Berita

Antisipasi Banjir Besar, Dompet Dhuafa Siagakan Relawan Dan Perahu Karet

SELASA, 08 MARET 2016 | 22:02 WIB | LAPORAN: ZULHIDAYAT SIREGAR

Tim Dompet Dhuafa sudah mengantisipasi kalau Jakarta dilanda banjir besar.

Disaster Management Center (DMC) Dompet Dhuafa sudah menyiagakan personel di beberapa wilayah DKI Jakarta yang rawan banjir. Bahkan perahu karet pun sudah disiapkan untuk membantu evakuasi bila banjir terjadi.

"Kita sudah siapkan 25 tim inti dan 80 relawan yang siap digerakan bila Jakarta mengalami musibah banjir serta tiga perahu karet untuk proses evakuasi. Namun tetap berharap semoga banjir Jakarta tidak terjadi," ungkap Direktur DMC Dompet Dhuafa, Asep Beny, Selasa (8/3).


Asep menjelaskan, sejauh ini tim DMC Dompet Dhuafa juga sudah berkordinasi dengan relawan lokal di titik titik langganan banjir, juga kordinasi dengan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) DKI Jakarta.

Dalam persiapannya, ada satu titik wilayah yang sudah diisi oleh para personil DMC Dompet Dhuafa, yakni Cawang. Di wilayah Jakarta Timur, tim evakuasi terjun di wilayah Kelurahan Cawang, Kecamatan Kramat Jati, dengan jumlah 3 personel dilengkapi perahu karet.

"Dini hari (Selasa) tadi tim DMC sudah merapat di Cawang," ujar Asep.

Lebih lanjut, penambahan perahu telah siap dkirimkan ke beberapa wilayah yang berada di sekitar Kali Ciliwung. Kenaikan ketinggian di pintu air Katulampa, Bogor pada level siaga 1 pada hari Senin (07/3) malam, membuat warga DKI Jakarta dan wilayah hilir Ciliwung diimbau mewaspadai banjir.

Tak hanya mengancam kawasan di Jakarta, kondisi Ciliwung siaga 1 senin kemarin, juga merendam puluhan rumah di sekitar Kedungbadak dan Kedunghalang, Bogor Utara. [zul]

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

UPDATE

Saham-saham AS Bergerak Variatif Pantau Perkembangan Negosiasi

Sabtu, 11 April 2026 | 08:20

Mali Cabut Pengakuan Negara Buatan Polisario, Dukung Otonomi Sahara di Bawah Maroko

Sabtu, 11 April 2026 | 08:10

Dorong Pivot Bisnis, KADIN Sebut MBG Berkah bagi Petani dan Peternak

Sabtu, 11 April 2026 | 08:02

BI Ungkap Konsumen Tetap Pede, Ekonomi Dinilai Baik hingga Akhir Tahun

Sabtu, 11 April 2026 | 07:47

Kenya Dukung Otonomi Sahara di Bawah Kedaulatan Maroko

Sabtu, 11 April 2026 | 07:27

Harapan Damai Picu Penguatan Pasar Eropa di Akhir Pekan

Sabtu, 11 April 2026 | 07:18

Drama Diplomasi Dimulai: Iran-AS Adu Kuat di Islamabad

Sabtu, 11 April 2026 | 07:04

Kepsek SMK jadi Otak Pengoplosan Gas LPG 3 Kg di Brebes

Sabtu, 11 April 2026 | 06:46

Prabowo Tetap Waras soal Demokrasi, Tidak Seperti Jokowi

Sabtu, 11 April 2026 | 06:20

Soemitronomics dan Kedaulatan Ekonomi

Sabtu, 11 April 2026 | 05:59

Selengkapnya