Berita

Sambut GMT, Citilink Siapkan Paket Khusus Ke Bengkulu

SENIN, 29 FEBRUARI 2016 | 01:38 WIB | LAPORAN: ZULHIDAYAT SIREGAR

Maskapai penerbangan Citilink menyiapkan paket khusus menyambut Gerhana Matahari Total (GMT) pada 9 Maret mendatang.

Yaitu, perjalanan Jakarta-Bengkulu pulang pergi bagi masyarakat yang ingin menyaksikan GMT di bumi Rafflesia tersebut.  Anak perusahaan Garuda Indonesia itu juga juga mengeluarkan promo shuttle bus dan Citilink car untuk paket tersebut.

Dari 3 hari 2 malam, wisatawan diberikan waktu bebas di sebagian hari pertama, setelah dibawa dalam welcoming session ke Jembatan Batu Rusa, Banau Biru, Puri Tri Agung, Bukit Mahayana, dan Pantai Matras. Pada hari kedua menuju Pantai Penyak, tempat di mana anda akan melihat GMT.


Tak perlu takut penuh dan membeludak, walaupun beberapa tour kehabisan hotel, dan menggunakan camping ground. Namun di sini, Pantai Penyak hanya diperuntukan untuk pengguna paket tersebut, alias dipesan seluruhnya.  Cukup nyaman untuk melihat GMT yang tiba pada pukul 06.20 di lokasi tersebut.

Sementara itu, Palangkaraya juga siap menyambut GMT. Walikota Palangkaraya HM Riban Satia memastikan bahwa Cafe Terapung yang direnovasi akan rampung pada saat GMT terjadi di daerahnya. "Cafe ini kami perbaiki setelah kandas, berbentuk Perahu. Kami perbaiki karena memang disiapkan untuk para wisatawan menyaksikan GMT dengan nyaman, karena kami buat strukturnya lebih kokoh sekarang," ujar Riban.

Cafe itu terletak di Sungai Kahayan, kawasan Flamboyan Bawah, Palangkaraya.

Selain itu pemerintah kota juga juga menyiapkan transportasi susur sungai bagi para wisatawan yang hendak menikmati keindahan alam serta sungai di Kota Cantik.

"Alhamdulillah water boat dan kapal wisata sudah siap. Regulasi untuk penggunaannya pun sudah kita siapkan, sehingga pada tanggal 7-9 Maret mendatang agenda rampung semua disusun untuk menyambut tamu,” tukasnya. [zul]

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

UPDATE

Saham-saham AS Bergerak Variatif Pantau Perkembangan Negosiasi

Sabtu, 11 April 2026 | 08:20

Mali Cabut Pengakuan Negara Buatan Polisario, Dukung Otonomi Sahara di Bawah Maroko

Sabtu, 11 April 2026 | 08:10

Dorong Pivot Bisnis, KADIN Sebut MBG Berkah bagi Petani dan Peternak

Sabtu, 11 April 2026 | 08:02

BI Ungkap Konsumen Tetap Pede, Ekonomi Dinilai Baik hingga Akhir Tahun

Sabtu, 11 April 2026 | 07:47

Kenya Dukung Otonomi Sahara di Bawah Kedaulatan Maroko

Sabtu, 11 April 2026 | 07:27

Harapan Damai Picu Penguatan Pasar Eropa di Akhir Pekan

Sabtu, 11 April 2026 | 07:18

Drama Diplomasi Dimulai: Iran-AS Adu Kuat di Islamabad

Sabtu, 11 April 2026 | 07:04

Kepsek SMK jadi Otak Pengoplosan Gas LPG 3 Kg di Brebes

Sabtu, 11 April 2026 | 06:46

Prabowo Tetap Waras soal Demokrasi, Tidak Seperti Jokowi

Sabtu, 11 April 2026 | 06:20

Soemitronomics dan Kedaulatan Ekonomi

Sabtu, 11 April 2026 | 05:59

Selengkapnya