Berita

andi arief

Eks Istana: Kita Lihat Saja Sesumbar Ahok Tidak Butuh Partai

SENIN, 29 FEBRUARI 2016 | 00:44 WIB | LAPORAN: ZULHIDAYAT SIREGAR

Penilaian bahwa Basuki T. Purnama akan menang mudah melawan siapapun pada Pemilihan Gubernur Jakarta 2017 mendatang dianggap sebagai klaim semata.

Tapi klaim tersebut sengaja dibesar-besarkan untuk tetap menjaga nama Gubernur DKI Jakarta tersebut.

"Yang salah itu hegemonik dalam alam bawah sadar bawah Ahok pasti menang meski melawan sepatu sekalipun. Ini pengaruh media," jelas mantan Staf Khusus Presiden, Andi Arief, lewat akun Twitternya (Minggu, 28/2).


Karena, sambung mantan aktivis pergerakan ini, masih banyak kemungkinan yang akan terjadi.

Termasuk kemungkinan Ahok tidak bisa ikut Pilkada karena tidak mengantongi persyaratan untuk maju sebagai calon independen seperti yang digembar-gemborkannya selama ini.

"Pilgub DKI masih banyak kemungkinan terjadi, termasuk KTP yang dikumpulkan Ahok mayoritas bodong," sambung mantan Ketua SMID ini.

Menurutnya, Ahok sendiri sudah mulai tidak percaya diri. Mantan Bupati Belitung Timur ini bimbang apakah akan tetap maju lewat jalur independen atau ikut tawaran partai.

"Kita lihat saja sesumbar Ahok tidak butuh partai, mulutmu harimaumu," tukas Andi Arief.

KTP yang dikumpulkan para relawan Ahok tersebut sebagai syarat agar mantan Bupati Belitung Timur tersebut bisa maju pada Pilgub DKI 2017 mendatang lewat jalur independen. Disebut-sebut dukungan sudah sampai 700 ribu KTP. Mereka terus mengumpulkan KTP dengan target 1 juta KTP.

Namun, KTP-KTP yang dikumpulkan itu terancam sia-sia. Karena seperti disampaikan pakar hukum tata negara yang juga sudah menyatakan siap untuk maju, Yusril Ihza Mahendra, persyaratan KTP dukungan tersebut harus diberikan kepada calon gubernur dan calon wakil gubernur. Sementara sejauh ini, Ahok belum mempunyai pasangan calon wakil gubernur.

Karena itu muncul dugaan bahwa pengumpulan KTP tersebut diduga hanya untuk menaikkan posisi tawar Gubernur DKI Jakarta itu di mata partai politik.

"Jadi Teman Ahok yang bergerilya mendukung Ahok dengan mengumpulkan KTP, sebenarnya buat Ahok hanya posisi tawar ke parpol untuk mendapatkan tiket dukungan," kata Wakil Ketua DPW PKB DKI Heriandi Lim, yang juga mengaku partainya terbuka untuk Ahok.

Beberapa partai memang sudah ada yang menyatakan akan mendukung Ahok, seperti Partai Nasdem. Bahkan Ahok mengaku sudah mendapat restu dari Ketua Umum DPP PDIP Megawati Soekarnoputri. Namun yang jelas, dia meminta partai yang akan mengusungnya harus izin Teman Ahok. Karena relawannya tersebut sudah berjuang mengumpulkan KTP. [zul]

Populer

KSAD Maruli: Saya Minta Maaf dan Bertanggung Jawab

Jumat, 04 September 2026 | 20:28

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Masa Jabatan Gibran Tinggal Hitungan Hari

Kamis, 03 September 2026 | 14:46

Muhadjir Terbitkan Surat Pengalihan Kuota Haji Usai Konsultasi ke Jokowi

Selasa, 01 September 2026 | 15:17

KPK Periksa Karyawan PT SCGU

Selasa, 08 September 2026 | 15:34

MAKI Puji Kerja Senyap Jampidsus Kuntadi Fokus Rampas Aset

Selasa, 01 September 2026 | 01:59

Purbaya Bantah Terima Suap untuk Pertahankan Pejabat Bea Cukai

Sabtu, 05 September 2026 | 16:59

UPDATE

Terbuka Peluang Duetkan Pramono-AHY di 2029

Jumat, 11 September 2026 | 06:21

Komnas Palestina Salurkan 300.000 Liter Air Bersih ke Gaza

Jumat, 11 September 2026 | 06:08

Buku 'Islam Ala Prabowo' Bukan Produk MUI

Jumat, 11 September 2026 | 05:31

Tak Ada Alasan MK Menolak Gugatan Denny Indrayana Cs

Jumat, 11 September 2026 | 05:14

Kemenhaj Tutup Celah Jual Beli Antrean Haji Khusus

Jumat, 11 September 2026 | 05:04

Tiket Termurah Persija vs Persib Rp150 Ribu, Termahal Rp1,5 Juta

Jumat, 11 September 2026 | 04:24

Pansus Papua DPD RI Harus Bongkar Akar Konflik

Jumat, 11 September 2026 | 04:00

Perampasan Aset: Keharusan Hukum vs Kecemasan Publik

Jumat, 11 September 2026 | 03:39

Kudu Yakin Persib Libas Persija 2-0

Jumat, 11 September 2026 | 03:18

Terima Aspirasi Buruh

Jumat, 11 September 2026 | 03:00

Selengkapnya