Berita

mendes serahkan buku

Saatnya Desa Bicara, Buku "Kebangkitan Desa" Diluncurkan

KAMIS, 25 FEBRUARI 2016 | 22:52 WIB | LAPORAN: ZULHIDAYAT SIREGAR

Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi (Kemendesa PDTT) meluncurkan buku "Kebangkitan Desa". Buku tersebut mencoba memotret perjalanan Kementerian Desa PDTT yang menjalankan tugas dengan spirit membangun Indonesia melalui desa.

"Buku ini adalah cerminan dari kementerian ini (Kemendesa PDTT)," jelas Anwar Sanusi, Sekjend Kemendesa PDTT pada peluncuran buku "Kebangkitan Desa" di Jakarta, Kamis (25/2).

"Kita melihat desa dari potret yang utuh. Ada budayawan, akademisi, musisi, kiyai dan semua elemen masyarakat. Kita perjuangkan, bagaimana desa kita letakkan pada maqom yang setinggi-tingginya," sambungnya.


Buku dengan 500 halaman tersebut juga mengupas UU 6/2015 tentang Desa. "Dengan demikian desa semakin kuat, desa diharapkan mampu menhadi posisi terbesar di negeri ini," ujarnya.

Dia berharap peluncuran buku tersebut akan menjadi awal baru untuk bersama-sama melihat desa yang akan tumbuh berkembang. "Sudah saatnya desa turut serta dan bicara," tandasnya.

Sementara itu Menteri Desa PDTT, Marwan Jafar mengatakan, hadirnya Kemendesa PDTT adalah gagasan, terobosan dan gerakan baru untuk membangun Indonesia dari pinggiran. Sebagai pimpinan dari kementerian baru, Menteri Marwan berkomitmen untuk memperjuangkan desa dengan penuh kerja keras.

"Buku ini adalah potret dari kementerian yang baru, yakni gabungan dari 3 kementerian. Alhamdulillah, bisa kita lewati dengan baik," tandasnya. [zul]

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

UPDATE

Saham-saham AS Bergerak Variatif Pantau Perkembangan Negosiasi

Sabtu, 11 April 2026 | 08:20

Mali Cabut Pengakuan Negara Buatan Polisario, Dukung Otonomi Sahara di Bawah Maroko

Sabtu, 11 April 2026 | 08:10

Dorong Pivot Bisnis, KADIN Sebut MBG Berkah bagi Petani dan Peternak

Sabtu, 11 April 2026 | 08:02

BI Ungkap Konsumen Tetap Pede, Ekonomi Dinilai Baik hingga Akhir Tahun

Sabtu, 11 April 2026 | 07:47

Kenya Dukung Otonomi Sahara di Bawah Kedaulatan Maroko

Sabtu, 11 April 2026 | 07:27

Harapan Damai Picu Penguatan Pasar Eropa di Akhir Pekan

Sabtu, 11 April 2026 | 07:18

Drama Diplomasi Dimulai: Iran-AS Adu Kuat di Islamabad

Sabtu, 11 April 2026 | 07:04

Kepsek SMK jadi Otak Pengoplosan Gas LPG 3 Kg di Brebes

Sabtu, 11 April 2026 | 06:46

Prabowo Tetap Waras soal Demokrasi, Tidak Seperti Jokowi

Sabtu, 11 April 2026 | 06:20

Soemitronomics dan Kedaulatan Ekonomi

Sabtu, 11 April 2026 | 05:59

Selengkapnya