Berita

Nusantara

Sambut GMT, Kalsel Siapkan Acara Religi, Tradisi Hingga Kuliner

KAMIS, 25 FEBRUARI 2016 | 21:38 WIB | LAPORAN: ZULHIDAYAT SIREGAR

Kalimantan Selatan merupakan satu dari 12 provinsi di Indonesia yang akan dilewati Gerhana Matahari Total (GMT) pada 9 Maret 2016 mendatang. Pemerintah Provinsi Kalsel pun sudah menyiapkan sejumlah acara khusus menyambut fenomena alam yang hadir sekali dalam 350 tahun tersebut.

Kegiatan mulai dari religi sampai tradisi tersebut akan digelar di 5 kabupaten/kota. Yaitu Banjarmasin, Banjarbaru, Tabalong, Amuntai dan Balangan.  

"Akan kami kombinasikan antara event dan religi, menjadi sebuah atraksi yang menarik. Kami akan Shalat Gerhana di Banjarmasin, karena itu disunnahkan. Lalu disambung dengan musikalisasi puisi dan teater. Di situlah kami menyambut hadirnya GMT yang melintasi Kalimantan Selatan," jelas Kepala Dinas Pariwisata Kalsesl, Mohandas Herno Hendrawan, dalam keterangannya (Kamis, 25/2).


Selain itu, pihaknya juga akan memamerkan semua keunggulan kuliner di hari GMT tersebut dalam acara Food Festival yang dikombinasikan dengan musik jalanan dan seni tari. "Tentunya, musik daerah dengan lagu-lagu daerah hingga musik Jazz dan Pop modern. Semua kami laksanakan di Siring Sungai Martapura Menara Pandang," katanya.

Sementara untuk di kota Banjarbaru, atraksi yang akan disiapkan adalah semua kegiatan yang mengedepankan interaksi dengan masyarakat. "Kita siapkan paket city tour gratis dan lomba fhoto gerhana dan potensi Pariwisata lainnya akan kami buka dan kami siapkan," tandasnya.

Untuk posisi posisi GMT di 3 Kabupaten adalah Kabupaten Tabalong 115 22.00 BT/2 10.00 LS dengan durasi totalitas 2 menit 28 detik, sementara Kabupaten Amuntai  di posisi 115 14.00 BT/2 25 LS dengan durasi 1 menit 50 detik  dan yang ketiga adalah  Kabupaten Balangan 115 25 BT/2 19 LS dengan durasi 2 menit 8 detik. ”Kita mentargetkan sekitar 5000 wisatawan masuk Kalsel saat GMT mendatangi kami," tandasnya. [zul]

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

UPDATE

Saham-saham AS Bergerak Variatif Pantau Perkembangan Negosiasi

Sabtu, 11 April 2026 | 08:20

Mali Cabut Pengakuan Negara Buatan Polisario, Dukung Otonomi Sahara di Bawah Maroko

Sabtu, 11 April 2026 | 08:10

Dorong Pivot Bisnis, KADIN Sebut MBG Berkah bagi Petani dan Peternak

Sabtu, 11 April 2026 | 08:02

BI Ungkap Konsumen Tetap Pede, Ekonomi Dinilai Baik hingga Akhir Tahun

Sabtu, 11 April 2026 | 07:47

Kenya Dukung Otonomi Sahara di Bawah Kedaulatan Maroko

Sabtu, 11 April 2026 | 07:27

Harapan Damai Picu Penguatan Pasar Eropa di Akhir Pekan

Sabtu, 11 April 2026 | 07:18

Drama Diplomasi Dimulai: Iran-AS Adu Kuat di Islamabad

Sabtu, 11 April 2026 | 07:04

Kepsek SMK jadi Otak Pengoplosan Gas LPG 3 Kg di Brebes

Sabtu, 11 April 2026 | 06:46

Prabowo Tetap Waras soal Demokrasi, Tidak Seperti Jokowi

Sabtu, 11 April 2026 | 06:20

Soemitronomics dan Kedaulatan Ekonomi

Sabtu, 11 April 2026 | 05:59

Selengkapnya