Berita

menkop Puspayoga

Menkop Apresiasi Kinerja KUR BRI Mataram

SENIN, 08 FEBRUARI 2016 | 13:42 WIB | LAPORAN: DEDE ZAKI MUBAROK

. Bank Rakyat Indonesia (BRI) Cabang Kota Mataram yakin target penyaluran Kredit Usaha Rakyat (KUR) di wilayah Kota Mataram dan Lombok Barat sebesar Rp 300 miliar‎ akan terealisasi pada Juli 2016.

"Hitungannya, hingga 30 Januari 2016 saja sudah tersalur lebih dari Rp 100 miliar dengan jumlah debitur 5.000 pedagang. Artinya, dalam sebulan penyaluran KUR di atas rata-rata, yaitu sebesar 20 persen," kata Pimpinan Bank BRI Cabang Kota Mataram M Taufik Anwar di acara akselerasi percepatan KUR 2016 yang dihadiri Menteri Koperasi dan UKM AAGN Puspayoga, di Kantor Unit Bank BRI Pasar Kebon Roek, Kota Mataram, NTB, Senin (8/2).

‎Taufik menjelaskan, pencapaian hasil tersebut karena Bank BRI menambah tenaga marketing penyalur KUR dari 29 orang menjadi 115 orang. Selain itu, Bank BRI juga melayani KUR di Sabtu dan Minggu lewat program 'Gerebeg Pasar'.


"Di Pasar Roek saja ada tercatat resmi pedagang pasar sebanyak 1.060 pedagang, dan 414 diantaranya merupakan nasabah KUR Bank BRI," kata Taufik lagi.

Tak hanya itu, lanjut Taufik, Bank BRI juga mengembangkan tenaga marketing dalam BRILink yang salah satu tugasnya adalah menyalurkan KUR di wilayahnya.

"Jadi, bukan tanpa alasan bila kami yakin target penyaluran‎ KUR bisa tercapai pada Juli 2016," tandas Taufik.

Dalam sambutannya, Menkop Puspayoga memberikan apresiasi atas kinerja KUR Bank BRI, khususnya wilayah Mataram dan NTB.

"Jadi, sudah terbukti dari program akselerasi percepatan KUR 2016 ini. Di NTB, dari target Rp1,1 triliun setahun, baru sebulan sudah terealisasi sebesar 20 persen. Saya meyakini dalam hitungan bulan ke depan, belum setahun, target KUR di NTB bisa tercapai," kata Puspayoga.

Menkop menambahkan, pertumbuhan ekonomi NTB sebesar 6,2 persen diiringi dengan menurunnya tingkat kesenjangan pendapatan di masyarakat, dari Gini Ratio 0,36 menjadi 0,29 di akhir 2015 lalu.

"Itu semua tidak bisa lepas dari peranan Bank BRI dan keberadaan pengusaha ‎mikro dan kecil. Karena, dengan bunga KUR 9 persen diharapkan terjadi pemerataan ekonomi di seluruh Indonesia," papar Puspayoga seraya menyebutkan bahwa kesejahteraan itu harus dinikmati oleh seluruh rakyat Indonesia, bukan hanya dinikmati segelintir orang saja.

Sementara itu, Deputi Bidang Pembiayaan Kemenkop dan UKM Braman Setyo mengatakan, bila target penyaluran KUR Bank BRI bisa cepat tercapai, maka kuotanya bisa ditambah.

"Bisa saja bila target tercapai, maka Komite Kebijakan dalam evaluasi tiga bulanan bisa merevisi target Bank BRI dalam penyaluran KUR. Merevisi dalam arti menambah jumlah KUR yang bisa disalurkan Bank BRI," pungkas Braman. [rus]

Populer

10.060 Jemaah Umrah Telah Kembali ke Tanah Air

Kamis, 05 Maret 2026 | 09:09

Rumah Bersejarah di Menteng Berubah Wujud

Sabtu, 07 Maret 2026 | 22:49

Pengacara Terkenal yang Menyita Perhatian Publik

Minggu, 08 Maret 2026 | 11:44

KPK Dikabarkan Gelar OTT di Cilacap Jawa Tengah

Jumat, 13 Maret 2026 | 14:54

Siapa Berbohong, Fadia Arafiq atau Ahmad Luthfi?

Sabtu, 07 Maret 2026 | 06:42

Bangsa Tak Akan Maju Tanpa Makzulkan Gibran dan Adili Jokowi

Senin, 09 Maret 2026 | 00:13

Prabowo Berpeluang Digeruduk Demo Besar Usai Lebaran

Rabu, 11 Maret 2026 | 06:46

UPDATE

Fasilitas Server Diserang, AS-Israel Makin Kewalahan Hadapi Iran

Senin, 16 Maret 2026 | 01:30

Kecelakaan Beruntun di Tol Semarang-Batang Nihil Korban Jiwa

Senin, 16 Maret 2026 | 01:09

Port Visit di Cape Town

Senin, 16 Maret 2026 | 00:50

Program MBG Bisa Lebih Kuat jika Didesain secara Otonom

Senin, 16 Maret 2026 | 00:30

Persib dan Borneo FC Puas Berbagi Poin

Senin, 16 Maret 2026 | 00:01

Liberalisasi Informasi dan Kebutuhan Koordinasi

Minggu, 15 Maret 2026 | 23:42

Polri Buka Posko Pengaduan Khusus Kasus Andrie Yunus

Minggu, 15 Maret 2026 | 23:17

Ketika Jiwa Bangsa Menjawab Arogansi Teknologi

Minggu, 15 Maret 2026 | 23:14

Teror Air Keras dalam Dialektika Habermasian

Minggu, 15 Maret 2026 | 22:45

Yuddy Chrisnandi: Visi Menteri dan Presiden Harus Selaras

Minggu, 15 Maret 2026 | 22:32

Selengkapnya