Berita

ilustrasi/net

Kesehatan

Kemenkes Galakan Kesadaran Cuci Tangan Pakai Sabun

KAMIS, 15 OKTOBER 2015 | 22:51 WIB

RMOL. Kementrian Kesehatan menggelar temu media sekaligus memperkenalkan 5 orang Duta Lingkungan Sehat (STBM) Sanitasi Total Berbasis Masyarakat, dalam mempringati Hari Cuci Tangan Sedunia di gedung Kemenkes Jakarta, Kamis, (15/10).

Pada tahun ini Kemenkes menyongsong tema "Tangan Bersih, Pangkal Sehat”. Direktur Penyehatan Lingkungan Kemenkes, dr. Imran Agus Nurali mengatakan, tema ini mengemukakan pentingnya kebersihan tangan untuk menciptakan kehidupan yang sehat. Gerakan ini mengajak semua masyarakat, terutamanya anak-anak kelompok usia sekolah dalam menyebarluaskan pentingnya Cuci Tangan Pakai Sabun atau CTPS.

Hari Cuci Tangan Pakai Sabun Sedunia merupakan sebuah kampanye global yang dicanangkan oleh PBB bekerjasama dengan organisasi-organisasi lainnya baik pihak pemerintah maupun swasta. Hari Cuci Tangan Sedunia di peringati setiap tanggal 15 Oktober.


Acara ini  bertujuan untuk menggalakkan perilaku mencuci tangan dengan sabun oleh masyarakat sebagai upaya untuk menurunkan tingkat kematian balita dan pencegahan terhadap penyakit yang dapat berdampak pada penurunan kualitas hidup manusia. Apalagi, tangan merupakan media perpindahan kuman yang paling sering, dan dengan mencuci tangan rantai infeksi dapat diputus.

Pengumuman penunjukkan Hari Mencuci Tangan Pakai Sabun Sedunia pada 15 Oktober dilakukan pada Pertemuan Tahunan Air Sedunia (Annual World Water Week) yang berlangsung pada 17-23 Agustus, 2008 di Stockholm.

Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) tidak hanya menjadi gaya hidup, namun juga menghindari diri dari penyakit yang cepat menular dari tangan kotor. Menurut dr. Imran Agus Nurali banyak manfaat dari cuci tangan pakai sabun.

"Salah satunya adalah melindungi kesehatan keluarga dan dapat menurunkan kasus diare hingga 47 persen, ISPA dan Flu Burung hingga 50 persen. Kemudian, direkomendasikan untuk pencegahan Flu H1N1. Itu adalah perilaku sederhana, mudah, dan terjangkau, namun banyak yang masih lupa dan sulit melakukan,” jelas Imran.

Imran menambahkan, tidak perlu banyak air asalkan jernih dari tempat aman serta menggunakan sabun apa saja.

"Mendidik anggota keluarga untuk berperilaku bersih sangat penting. Kegiatan ini sangat menyenangkan keluarga terlebih untuk anak - anak karena bisa dilakukan sambil bermain,” tandas dia. [sam]

Populer

Malaysia Jadi Negara Pertama yang Keluar dari Perjanjian Dagang AS

Selasa, 17 Maret 2026 | 12:18

Dicurigai Ada Peran Mossad di Balik Pengalihan Tahanan Yaqut

Senin, 23 Maret 2026 | 01:38

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

TNI Tegas dalam Kasus Andrie Yunus, Beda dengan Polri

Sabtu, 21 Maret 2026 | 05:03

Polisi Diminta Profesional Tangani Kasus VCS Bupati Lima Puluh Kota

Jumat, 20 Maret 2026 | 00:50

Pertemuan Megawati-Prabowo Menjungkirbalikkan Banyak Prediksi

Sabtu, 21 Maret 2026 | 04:12

Senator Apresiasi Program Kolaborasi Bedah Rumah di Jakarta

Selasa, 17 Maret 2026 | 18:32

UPDATE

Prabowo Harus Siapkan Langkah Antisipatif Ketahanan Energi

Sabtu, 28 Maret 2026 | 03:59

Beckham Jawab Keraguan dengan Tampil Trengginas di GBK

Sabtu, 28 Maret 2026 | 03:48

Daftar 97 Pinjol yang Didenda KPPU Imbas Praktik Kartel Suku Bunga

Sabtu, 28 Maret 2026 | 03:28

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

Wejangan Ray Dalio

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:45

Ketua DPD Dorong Pembangunan Fondasi Sepak Bola Lewat Kompetisi

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:29

KPPU Denda 97 Pinjol Buntut Praktik Kartel Suku Bunga

Sabtu, 28 Maret 2026 | 01:59

Purbaya Disentil Anas Urbaningrum Usai Nyemprot Ekonom Kritis

Sabtu, 28 Maret 2026 | 01:33

Serius Bahas PP Tunas

Sabtu, 28 Maret 2026 | 01:18

Polri Didesak Audit Dugaan Aliran Dana Asing ke LSM

Sabtu, 28 Maret 2026 | 00:59

Selengkapnya