Berita

Pertahanan

Kemenhan Akan Didik Bela Negara 100 Juta Rakyat

KAMIS, 08 OKTOBER 2015 | 04:39 WIB | LAPORAN:

Kepala Badan Pendidikan Kementrian Pertahanan (Kabadiklat Kemenhan), Mayjend TNI Hartind Asrin mengatakan, bela negara merupakan amanat Pasal 27 Ayat 3 UUD 45. Karena itu, setiap warga negara mempunyai hak serta kewajiban membela negara Indonesia.

"Itulah kewajiban kita sebagai warga negara. Jadi bukan kewajiban TNI Polri saja, tapi kewajiban seluruh warga negara. Itu amanat konstitusi kita," terangnya di Ruang Ki Hajar Dewantara, Badiklat Kemhan, Salemba, Jakarta Pusat, Rabu (7/10).

Namun demikian, menurutnya, Presiden Joko Widodo melihat ada degradasi mental dalam kehidupan berbangsa dan bernegara. Karena itu, Jokowi dalam Nawacitanya menggagas ide Revolusi Mental.

Menyikapi itu, sejak dilantik Oktober lalu, Menteri Pertahanan Juwono Sudarsono Kemudian mencanangkan kegiatan bela negara sebagai icon Kementrian yang di bawahinya.

"Beliau sudah katakan adalah icon Kemenhan adalah bela negara," ungkap Hartind.

"Grand desain hidup dari bela negara ini sudah diluncurkan, sekarang sudah mau tandatangan Presiden, tetapi sudah disosialisasikan (terlebih dahulu kepada masyarakat),  dimana kita akan merambah keseluruh warga negara," lanjutnya.

Untuk target awal, dalam sepuluh tahun kedepan akan di didik 100 juta rakyat yang akan dimulai dari tanggal 1 Januari 2016 di 820 Diklat Kemhan yang ada di seluruh Indonesia. Dalam kegiatan ini, Badiklat Kemhan akan berikan pengetahuan tentang bela negara, cinta tanah air, pengetahuan tentang nilai-nilai dasar 4 pilar negara dan sistem pertahanan semesta. [sam]

Populer

KSAD Maruli: Saya Minta Maaf dan Bertanggung Jawab

Jumat, 04 September 2026 | 20:28

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Mengenal Pantas Sutardja, Orang Super Kaya AS Berdarah Indonesia

Kamis, 10 September 2026 | 05:04

Masa Jabatan Gibran Tinggal Hitungan Hari

Kamis, 03 September 2026 | 14:46

KPK Periksa Karyawan PT SCGU

Selasa, 08 September 2026 | 15:34

Purbaya Bantah Terima Suap untuk Pertahankan Pejabat Bea Cukai

Sabtu, 05 September 2026 | 16:59

Usai Dimaafkan Jusuf Hamka, KAKI Dorong Polri Buka Kembali Kasus NCD Unibank

Sabtu, 05 September 2026 | 19:53

UPDATE

Perdana sebagai Anggota Penuh, Prabowo Hadiri KTT BRICS di India

Sabtu, 12 September 2026 | 12:20

Serda Ahmad Muzammil Tewas, POMAU Periksa 4 Personel

Sabtu, 12 September 2026 | 12:06

Menteri Imipas Penuhi Janji, 82 WNI Dipulangkan dari Malaysia

Sabtu, 12 September 2026 | 11:52

Kemendikdasmen Prioritaskan Revitalisasi Ribuan Sekolah, Ini Kategorinya

Sabtu, 12 September 2026 | 11:37

Pertamina Patra Niaga Tingkatkan Pasokan BBM ke SPBU Sulsel

Sabtu, 12 September 2026 | 11:28

Soal Life Jacket yang Ditemukan, Pemilik Kapal Buka Suara

Sabtu, 12 September 2026 | 11:10

Hari Pelanggan, Manfaat Perlindungan Kesehatan Tembus Rp1,1 Triliun

Sabtu, 12 September 2026 | 11:01

LRT Jabodebek Beroperasi Normal Usai Gempa M5,9 Guncang Jakarta

Sabtu, 12 September 2026 | 10:50

Emas Antam Naik di Akhir Pekan, Satu Gram Jadi Segini

Sabtu, 12 September 2026 | 10:45

DPR Desak Usut Tuntas Penembakan Tiga Pegawai Pertanian Jayawijaya

Sabtu, 12 September 2026 | 10:28

Selengkapnya