Berita

ilustrasi/net

Kesehatan

Kemenkes Target Indonesia Bebas Kaki Gajah Tahun 2020

RABU, 30 SEPTEMBER 2015 | 19:03 WIB

 Dirjen Pengendalian Penyakit dan Penyehatan Lingkungan Kementerian Kesehatan dr Mohamad Subuh, MPPM mengemukakan Indonesia ditargetkan menjadi negara yang bebas penyakit kaki gajah atau filariasis pada tahun 2020.

"Target bebas penyakit itu dicapai melalui pelaksanaan Bulan Eliminasi Kaki Gajah (Belkaga) setiap Oktober selama lima tahun mulai 2015," katanya di Jakarta, Rabu (30/9).

‎Subuh menjelaskan, program itu menjadi legasi bagi Pemerintahan Jokowi-Jusuf Kalla karena penyakit ini mengancam 105 juta penduduk Indonesia di 195 kabupaten dan kota. Program Belkaga itu akan dicanangkan Presiden Joko Widodo pada 1 Oktober 2015 di Cibinong, Jawa Barat, dan juga dilakukan gubernur di setiap provinsi.


‎"Indonesia menjadi negara dengan penderita kaki gajah terbesar kedua di dunia setelah India. India sudah melakukan eliminasi sejak tahun 2000, dan penderitanya semakin berkurang. Jangan sampai kita menjadi yang nomor satu," katanya.

Subuh menjelaskan, pengendalian kaki gajah sebenarnya sudah dimulai sejak tahun 1970 dan angka prevalensinya di tahun 1980 tercatat 19,5 persen dan terus menurun sampai tahun 2014 tercatat 4,7 persen.

Program elinimasi filarliasis juga pernah dilakukan saat era Menteri Kesehatan Sujudi di tahun 2002, namun hanya menjangkau 46 kabupaten/kota dari 241 kabupaten/kota yang endemis. "Sisanya yaitu 195 kabupaten kota akan menjadi sasaran program bulan eliminasi kaki gajah tahun ini sampai tahun 2020," kata Subuh.

‎Ia mengimbau pemerintah kabupaten/kota yang menjadi sasaran pelaksanaan Belkaga untuk terus melakukan sosialisasi bahwa pengobatan itu penting untuk memutus mata rantai penyebaran penyakit yang ditularkan melalui semua jenis nyamuk.

‎"Masyarakat usia diminta meminum obat pencegahannya yaitu dua kapsul sekali minum dalam setahun pada Oktober 2015. Tidak ada efek samping obat itu, tetapi mampu menangkal penyebaran penyakit kaki gajah," katanya.

‎‎Ia juga meminta masyarakat tidak mengucilkan penderita kaki gajah karena penyakit itu bisa dicegah yaitu melalui minum obat dan memelihara kesehatan lingkungan seperti memberantas sarang-sarang nyamuk. "Semua jenis nyamuk berpotensi menyebarkan cacing filaria melalui gigitannya," tandas Subuh. [sam]‎

Populer

Jaksa Belum Yakin Hasil Forensik Ijazah Jokowi

Rabu, 06 Mei 2026 | 18:31

Indonesia Menuju Gelap

Minggu, 03 Mei 2026 | 06:50

Sikap Dudung Pasang Badan Bela Seskab Teddy Berlebihan

Rabu, 06 Mei 2026 | 03:39

Nama Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terseret di Dakwaan Bos Blueray Cargo

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:16

Sikap Adem Ayem Seskab Teddy Mencurigakan

Selasa, 05 Mei 2026 | 02:06

KPK Dalami Peran Haji Her dan Suryo di Skandal Cukai Rokok

Jumat, 01 Mei 2026 | 20:51

Omongan Amien Rais Dibenarkan Publik selama Tak Dibantah Teddy

Kamis, 07 Mei 2026 | 02:15

UPDATE

Lurah Cengkareng Barat Dilaporkan ke Polisi Buntut Putusan KIP

Minggu, 10 Mei 2026 | 21:36

Menteri Pigai Sebut Penyelesaian Konflik Papua Butuh Keputusan Nasional

Minggu, 10 Mei 2026 | 21:25

Prabowo Diminta Segera Bentuk Satgas Penyelundupan BBL

Minggu, 10 Mei 2026 | 20:56

Segera Dibentuk Satgas Anti-Kekerasan Pesantren

Minggu, 10 Mei 2026 | 20:35

Tata Kelola SDA Era Prabowo Disebut Berpihak ke Rakyat

Minggu, 10 Mei 2026 | 20:10

Ribuan Bobotoh Turun ke Jalan, Purwakarta Berubah Jadi Lautan Biru

Minggu, 10 Mei 2026 | 19:42

Lonjakan Gila Minyakita Rapor Merah Zulkifli Hasan

Minggu, 10 Mei 2026 | 19:12

PKS Ingin Cetak Pemimpin Berbasis Iman, Bukan Sekadar Kejar Kursi

Minggu, 10 Mei 2026 | 18:32

Dalam Lindungan Aktor Digital

Minggu, 10 Mei 2026 | 17:59

BNI dan Kementerian PKP Sosialisasi Kresit Perumahan di Brebes

Minggu, 10 Mei 2026 | 17:34

Selengkapnya