Berita

ilustrasi/net

BPK Harus Audit Investigatif Mengapa Pertamina Bisa Rugi

SENIN, 28 SEPTEMBER 2015 | 06:17 WIB | LAPORAN: YAYAN SOPYANI AL HADI

. Sebagai tulang punggung perekonomian nasional, Pertamina malah mengalami kerugian yang sangat besar, dan disebutkan mencapai Rp 15,2 triliun. Padahal, harga jual bahan bakar minyak (BBM) bersubsidi juga dinaikkan di tengah merosotnya harga minyak dunia.

"Seharusnya Pertamina mendapatkan keuntungan bukan kerugian. Kami menduga ada kelalaian dan buruknya managerial perusahaan yang dipimpin Dwi Soetjipto," kata penasihat Indonesia Energy Watch (IEW), M. Ahmadi, dalam keterangan beberapa saat lalu (Senin, 28/9).

Ahmadi menilai, Dwi Soetjipto seperti tidak memahami bisnis Migas dan tidak cakap dalam mengelola perusahaan sebesar Pertamina. Dan tentu saja, bila hal ini didiamkan maka Pertamina bisa ambruk alias bangkrut jika tetap dipimpin Dwi Soetjipto.


"Maka dengan itu sebaiknya Pimpinan Komisi VI DPR segera memanggil Dwi Soetjipto untuk diminta klarifikasi dan pertanggungjawabannya atas kerugian tersebut. Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) juga harus segera melakukan audit investigatif mengapa Pertamina bisa mengalami kerugiaan sebesar itu," demikian Ahmadi. [ysa]

Populer

Putusan Eksepsi Dokter Tifa Berujung Antiklimaks

Minggu, 02 Agustus 2026 | 05:20

Oknum Brimob Jadi Tersangka, KPK Pastikan Sanksi Pidana hingga Etik Menanti

Jumat, 31 Juli 2026 | 13:44

MA Koreksi Kerugian Negara Kasus Korupsi Timah, Bukan Rp300 Triliun

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 22:36

KPK Konstruksikan Dugaan Fee Rp3,5 Miliar dari Waskita untuk Eks Ketum HIPMI

Minggu, 02 Agustus 2026 | 14:18

Giliran Kepemimpinan TNI Kembali Diberikan kepada Matra Laut

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 06:27

Terkejut Mantan Ajudan Jadi Tersangka KPK, Alexander Marwata Kenang Kinerja Dias

Kamis, 30 Juli 2026 | 11:52

Kerumunan Massa saat Jokowi ke NTT Direkayasa

Senin, 03 Agustus 2026 | 13:39

UPDATE

Polri Didesak Usut Donatur Penyebar Hoaks Kerusuhan Agustus

Minggu, 09 Agustus 2026 | 17:47

Zelensky Klaim 50 Ribu Tentara Korut Sedang Dalam Perjalanan ke Rusia

Minggu, 09 Agustus 2026 | 17:24

Ekonomi Indonesia Mustahil Saingi Vietnam jika Abaikan Sektor Luar Negeri

Minggu, 09 Agustus 2026 | 17:23

Rezim Hubungan Industrial Maritim Indonesia Belum Terintegrasi

Minggu, 09 Agustus 2026 | 17:14

KPK Kuliti Ahmad Dedi Usut Dugaan Pengaturan Jalur Merah-Hijau Impor Blueray

Minggu, 09 Agustus 2026 | 16:51

Iran Waspadai Pakta Pertahanan Mekkah Bentukan Turki, Saudi, dan Pakistan

Minggu, 09 Agustus 2026 | 16:29

Kejari Tanjung Perak Bantah Isu Pemerasan 6 Eks Pejabat Pelindo dan APBS

Minggu, 09 Agustus 2026 | 15:36

Penguatan Kopdes Merah Putih Kunci Kemandirian Ekonomi Papua

Minggu, 09 Agustus 2026 | 15:08

Turki Tegaskan Pakta Pertahanan Mekkah Dibentuk Bukan untuk Hadapi Iran

Minggu, 09 Agustus 2026 | 14:53

Usai Putusan MK, Siaga 98 Dorong Penataan BGN Lewat Perpres Baru

Minggu, 09 Agustus 2026 | 14:36

Selengkapnya