Berita

misbakhun/net

Misbakhun: BI Gagal Bangun Kepercayaan Pasar Hingga Rupiah Tembus Rp 14.700 per Dolar AS

KAMIS, 24 SEPTEMBER 2015 | 02:13 WIB | LAPORAN: YAYAN SOPYANI AL HADI

. Nilai tukar rupiah sempat melewati angka Rp14.700 per dolar AS. Ironisnya hal ini terjadi justru di saat sehari setelah Pemerintah bersama DPR menetapkan angka nilai tukar rupiah sebesar Rp 13.900 per dolar pada indikator asumsi makro ekonomi pada RAPBN 2016.

Menurut Anggota Komisi XI DPR RI, M.Misbakhun, volatilitas nilai rupiah pada hari kemarin menunjukkan reaksi pasar yang negatif terhadap patokan nilai tukar rupiah sebesar Rp13.900.

"Hal ini sekaligus bukti kegagalan Bank Indonesia membangun kepercayaan para pelaku pasar. Respon pasar yang negatif terhadap Bank Indonesia ini, resikonya harus diterima oleh seluruh bangsa Indonesia karena nilai rupiah sudah undervalued," tegas Misbakhun, Rabu malam (23/9).


Dia menjelaskan, industri di Indonesia banyak ditopang oleh bahan baku dari impor, yang dibeli dengan dolar AS. Maka, dengan BI tak bisa menjaga kurs rupiah terhadap dolar AS, maka tekanan terhadap pertumbuhan ekonomi juga akan makin berat pada 2016 nanti.

Selaku anggota Komisi XI DPR RI, sejak awal Misbakhun selalu mengingatkan kepada Bank Indonesia untuk lebih rasional, lebih cermat, dan lebih realistis dalam menetapkan angka nilai tukar rupiah itu. Diharapkan angka patokan tersebut bisa diterima pasar dan membangun kepercayaan pasar dan dunia usaha.

"Ternyata angka patokan rupiah yang dibuat Bank Indonesia sebesar Rp13.900 direspon negatif oleh pasar sehingga nilai rupiah makin terpuruk," tegas Sekretaris Panja Penerimaan Negara DPR RI itu..

Dia menilai instrumen kebijakan moneter Bank Indonesia untuk menjaga stabilitas nilai tukar rupiah sangat konvensional, feodal, tidak transparan, dan dijalankan tanpa menerapkan prinsip governence.

"Jadi sangat wajar apabila Bank Indonesia gagal menjalankan tugas utamanya untuk menjaga stabilitas nilai rupiah," kata dia.

Diapun mendesak Pimpinan DPR RI untuk segera berkirim surat kepada Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) RI supaya segera melakukan audit atas kebijakan moneter Bank Indonesia dalam menjaga nilai tukar rupiah. Baginya, audit investigatif BPK atas BI patut dilaksanakan demi mengetahui kesungguhan BI mengawal sektor moneter Indonesia, plus menyelidiki kemungkinan conflict of interest di internal BI.

"Saya sangat khawatir cadangan devisa kita akan habis digunakan oleh Bank Indonesia hanya untuk melakukan intervensi pasar tapi tidak membuahkan hasil apapun. Rupiah makin terpuruk. Cadangan devisa negara tergerus. Tapi pendapatan Bank Indonesia dari valas makin bertambah dan bertumpuk. Sebuah ironi yang harus disadari oleh seluruh elemen bangsa," paparnya. [ysa]

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Purbaya Kecewa Banyak Pegawai Kemenkeu Tak Jalankan Tugas: Digeser Baru Nangis

Kamis, 23 April 2026 | 01:30

Jusuf Hamka Sujud Syukur Menang Gugatan Lawan Hary Tanoe

Kamis, 23 April 2026 | 12:34

Drone Emprit Temukan Manipulasi Konteks dalam Penyebaran Video Ceramah JK

Sabtu, 25 April 2026 | 02:37

UPDATE

DPR Minta Evaluasi Perlintasan Usai Insiden Tabrakan Argo Bromo-KRL

Selasa, 28 April 2026 | 00:15

KRL Sempat Menabrak Taksi Sebelum Diseruduk KA Argo Bromo

Selasa, 28 April 2026 | 00:04

Kedaulatan Data RI jadi Sorotan di Tengah Gejolak Geopolitik

Senin, 27 April 2026 | 23:46

Tim SAR Berjibaku Evakuasi Korban Tabrakan Kereta di Bekasi Timur

Senin, 27 April 2026 | 23:24

Kereta Argo Bromo Tabrak KRL di Bekasi Timur, KAI Masih Investigasi

Senin, 27 April 2026 | 23:10

Heboh Anggaran Baju Dinas Pemprov Sumsel Tembus Rp3 Miliar

Senin, 27 April 2026 | 22:30

Kuasa Hukum Thio: Jangan Korbankan Terdakwa Atas Kesalahan Negara

Senin, 27 April 2026 | 22:28

Rocky Terkekeh Dengar Candaan Prabowo Soal “Disiden” di Istana

Senin, 27 April 2026 | 22:11

Kejati Sumut Geledah Kantor Satker Perumahan Usut Dugaan Korupsi Proyek Rusun

Senin, 27 April 2026 | 22:11

KAI Fokus Evakuasi Penumpang di Stasiun Bekasi Timur

Senin, 27 April 2026 | 22:06

Selengkapnya