Berita

rizal ramli/net

Kantor Rizal Ramli akan Umumkan Perkembangan Penurunan Dwelling Time Siang Nanti

RABU, 23 SEPTEMBER 2015 | 02:15 WIB | LAPORAN: YAYAN SOPYANI AL HADI

. Kantor kementerian Koordinator Maritim dan Sumber Daya Rizal Ramli akan mengumumkan kepada publik perkembangan penuruan dwelling time di Pelabuhan Tanjung Priok.

Pengumuman ini akan disampaikan dalam jumpa pers di Kementerian Maritim dan Sumber Daya di Gedung BPPT, Jalan MH Thamrin, Jakarta Pusat, Rabu siang (23/9).

Setelah diberi amanah menjabat menteri, Rizal Ramli mendapat tugas khusus dari Presiden Joko Widodo. Rizal diminta Jokowi untuk menyelematkan BUMN yang selama ini diduga menjadi bancakan orang-orang di sekitar kekuasaan, serta harus memperpendek dwelling time menjadi 3-4 hari.


Terkait dengan dwelling time, Rizal mengatakan bahwa ia sudah memiliki lima jurus. Pertama, memperbanyak importir di jalur hijau sebab pemeriksaan di jalur merah memakan waktu lama, padahal sudah banyak importir yang punya rekam jejak baik.

Kedua meminta biaya penyimpanan kontainer di Pelabuhan Tanjung Pripk dinaikan hingga lebih mahal daripada biaya penyimpanan di gudang. Dengan begitu, para importir tidak akan berlama-lama menyimpan kontainer di pelabuhan, sehingga kontainer tak menumpuk.

Ketiga, Rizal mengusulkan agar dibangun jalur kereta api langsung ke tempat bongkar muat barang untuk mengurangi kepadatan antrian truk di Pelabuhan Tanjung Priuk. Keempat, membangun sistem ICT yang lebih praktis dan modern untuk mempermudah pengusaha mengambil kontainer miliknya.

Kelima, Rizal berjanji akan menghabisi 'mafia' yang sengaja membuat proses bongkar muat (dwelling time) di Pelabuhan Tanjung Priok menjadi sedemikian rumit. [ysa]

Populer

Putusan Eksepsi Dokter Tifa Berujung Antiklimaks

Minggu, 02 Agustus 2026 | 05:20

Oknum Brimob Jadi Tersangka, KPK Pastikan Sanksi Pidana hingga Etik Menanti

Jumat, 31 Juli 2026 | 13:44

MA Koreksi Kerugian Negara Kasus Korupsi Timah, Bukan Rp300 Triliun

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 22:36

KPK Konstruksikan Dugaan Fee Rp3,5 Miliar dari Waskita untuk Eks Ketum HIPMI

Minggu, 02 Agustus 2026 | 14:18

Giliran Kepemimpinan TNI Kembali Diberikan kepada Matra Laut

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 06:27

Terkejut Mantan Ajudan Jadi Tersangka KPK, Alexander Marwata Kenang Kinerja Dias

Kamis, 30 Juli 2026 | 11:52

Kerumunan Massa saat Jokowi ke NTT Direkayasa

Senin, 03 Agustus 2026 | 13:39

UPDATE

Polri Didesak Usut Donatur Penyebar Hoaks Kerusuhan Agustus

Minggu, 09 Agustus 2026 | 17:47

Zelensky Klaim 50 Ribu Tentara Korut Sedang Dalam Perjalanan ke Rusia

Minggu, 09 Agustus 2026 | 17:24

Ekonomi Indonesia Mustahil Saingi Vietnam jika Abaikan Sektor Luar Negeri

Minggu, 09 Agustus 2026 | 17:23

Rezim Hubungan Industrial Maritim Indonesia Belum Terintegrasi

Minggu, 09 Agustus 2026 | 17:14

KPK Kuliti Ahmad Dedi Usut Dugaan Pengaturan Jalur Merah-Hijau Impor Blueray

Minggu, 09 Agustus 2026 | 16:51

Iran Waspadai Pakta Pertahanan Mekkah Bentukan Turki, Saudi, dan Pakistan

Minggu, 09 Agustus 2026 | 16:29

Kejari Tanjung Perak Bantah Isu Pemerasan 6 Eks Pejabat Pelindo dan APBS

Minggu, 09 Agustus 2026 | 15:36

Penguatan Kopdes Merah Putih Kunci Kemandirian Ekonomi Papua

Minggu, 09 Agustus 2026 | 15:08

Turki Tegaskan Pakta Pertahanan Mekkah Dibentuk Bukan untuk Hadapi Iran

Minggu, 09 Agustus 2026 | 14:53

Usai Putusan MK, Siaga 98 Dorong Penataan BGN Lewat Perpres Baru

Minggu, 09 Agustus 2026 | 14:36

Selengkapnya