Berita

puan maharani/net

Politik

Menteri Puan: Sail Itu Wujud Penguatan Strategi Pembangunan Maritim

SABTU, 19 SEPTEMBER 2015 | 15:54 WIB | LAPORAN: YAYAN SOPYANI AL HADI

Sail Tomini 2015 merupakan Sail yang ke-7, yang telah dilaksanakan, sejak tahun 2009. Kegiatan sail ini telah memberikan dampak kepada daerah dalam percepatan pembangunan daerah kepulauan dan daerah tertinggal, dengan cara menggalang keterpaduan dan sinergi program lintas Kementerian, lembaga dan daerah guna mewujudkan kesejahteraan rakyat.

"Pemerintah telah menetapkan bahwa arah pembangunan nasional kedepan adalah Memperkuat Jatidiri Sebagai Negara Maritim," kata Menteri Koordinator Pembangunan Manusia dan Kebudayaan, Puan Maharani, saat menyampaikan sambutan dalam acara puncak Sail Tomini di pantai Kayu Bura, Parigi Moutong, Sulawesi Tengah (Sabtu, 18/9).
 
Penguatan tersebut, jelas Puan, tidak hanya dalam dimensi menjaga kedaulatan dan integritas wilayah Negara Kesatuan Republik Indonesia, akan tetapi juga melakukan penguatan atas strategi pembangunan kelautan dan maritim yang diarahkan untuk dapat menguasai dan mengelola sumber daya kelautan dan maritim bagi kesejahteraan rakyat.


Sehingga ke depan kebijakan dan program pemerintah akan difokuskan kepada upaya percepatan peningkatan produksi perikanan, pengembangan energi dan mineral kelautan, pengembangan kawasan wisata bahari, dan kemampuan industri maritim dan perkapalan.

"Prioritas khusus akan diberikan pada peningkatan fungsi dan peran perhubungan laut untuk mewujudkan poros maritim dunia. Penyelenggaraan sail merupakan salah satu upaya pemerintah dalam mewujudkan penguatan strategi pembangunan kelautan dan maritim tersebut," ungkap Puan.

Sail Tomini ini, lanjut Puan, adalah bentuk dari praktek gotong royong yang dilaksanakan oleh kementerian, lembaga, pemeritah daerah, dunia usaha dan masyarakat untuk ikut serta, ikut bekerja, dan ikut menanggung beban dalam mewujudkan "Pembangunan Indonesia sebagai Negara Maritim yang Maju dan Mandiri".

Tujuan utama Sail Tomini 2015 adalah mendorong percepatan pembangunan, yang dilaksanakan dengan cara menselaraskan program dan kegiatan yang dimiliki oleh berbagai kementerian dan lembaga pusat, provinsi, kabupaten/kota, swasta dan masyarakat BUMN melalui program Corporate Sosial Responsibility (CSR), yang diarahkan dalam membangun sarana dan prasarana yang diperlukan dalam percepatan pembangunan.

"Melalui keterpaduan program kegiatan tersebut diharapkan agar potensi daerah dapat segera dikembangkan untuk meningkatkan kesejahteraan rakyat setempat secara berkelanjutan," jelas Puan.

Menurut Puan, sentuhan program Sail Tomini ini juga dilakukan secara komprehensif dan tidak hanya pembangunan fisik tetapi juga mencakup pembangunan manusia dan kebudayaan termasuk membangun kesadaran sebagai bangsa bahari dan maritim. Di samping itu Sail Tomini merupakan model percepatan pembangunan daerah kepulauan dan daerah tertinggal yang pada umum berada di pesisir. [ian]

Populer

Putusan Eksepsi Dokter Tifa Berujung Antiklimaks

Minggu, 02 Agustus 2026 | 05:20

Oknum Brimob Jadi Tersangka, KPK Pastikan Sanksi Pidana hingga Etik Menanti

Jumat, 31 Juli 2026 | 13:44

MA Koreksi Kerugian Negara Kasus Korupsi Timah, Bukan Rp300 Triliun

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 22:36

KPK Konstruksikan Dugaan Fee Rp3,5 Miliar dari Waskita untuk Eks Ketum HIPMI

Minggu, 02 Agustus 2026 | 14:18

Giliran Kepemimpinan TNI Kembali Diberikan kepada Matra Laut

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 06:27

Terkejut Mantan Ajudan Jadi Tersangka KPK, Alexander Marwata Kenang Kinerja Dias

Kamis, 30 Juli 2026 | 11:52

Kerumunan Massa saat Jokowi ke NTT Direkayasa

Senin, 03 Agustus 2026 | 13:39

UPDATE

Polri Didesak Usut Donatur Penyebar Hoaks Kerusuhan Agustus

Minggu, 09 Agustus 2026 | 17:47

Zelensky Klaim 50 Ribu Tentara Korut Sedang Dalam Perjalanan ke Rusia

Minggu, 09 Agustus 2026 | 17:24

Ekonomi Indonesia Mustahil Saingi Vietnam jika Abaikan Sektor Luar Negeri

Minggu, 09 Agustus 2026 | 17:23

Rezim Hubungan Industrial Maritim Indonesia Belum Terintegrasi

Minggu, 09 Agustus 2026 | 17:14

KPK Kuliti Ahmad Dedi Usut Dugaan Pengaturan Jalur Merah-Hijau Impor Blueray

Minggu, 09 Agustus 2026 | 16:51

Iran Waspadai Pakta Pertahanan Mekkah Bentukan Turki, Saudi, dan Pakistan

Minggu, 09 Agustus 2026 | 16:29

Kejari Tanjung Perak Bantah Isu Pemerasan 6 Eks Pejabat Pelindo dan APBS

Minggu, 09 Agustus 2026 | 15:36

Penguatan Kopdes Merah Putih Kunci Kemandirian Ekonomi Papua

Minggu, 09 Agustus 2026 | 15:08

Turki Tegaskan Pakta Pertahanan Mekkah Dibentuk Bukan untuk Hadapi Iran

Minggu, 09 Agustus 2026 | 14:53

Usai Putusan MK, Siaga 98 Dorong Penataan BGN Lewat Perpres Baru

Minggu, 09 Agustus 2026 | 14:36

Selengkapnya