Berita

Baskara/net

Ketua Umum PA GMNI Mendapat Award KAHMI

JUMAT, 18 SEPTEMBER 2015 | 16:42 WIB | LAPORAN: YAYAN SOPYANI AL HADI

. Puncak peringatan Hari Ulang Tahun Korps Alumni Himpunan Mahasiswa Islam (KAHMI) ke 49 yang diselenggarakan pada 17 September 2015 di Jakarta dihadiri oleh sejumlah tokoh nasional alumni HMI seperti Akbar Tanjung, Fahmi Idris, Yudi Crisnandi, Ferry Mursidan Baldan, Mahfud MD, Husni Kamil, dan lainnya.‎

Dalam kesempatan tersebut, Majelis Nasional KAHMI  menganugerahkan penghargaan kepada sejumlah tokoh atas peran dan jasanya bagi pembangunan bangsa di berbagai bidang.  Salah satu tokoh yang menerima penghargaan adalah Ahmad Basarah yang baru saja terpilih sebagai Ketua Umum DPP PA GMNI. 

‎Basarah dinilai berperan besar dalam pengembangan demokrasi melalui penguatan peran organisasi kemasyarakatan.  Baskara, demikian ia disapa, dan kini menjabat posisi sebagai Ketua Fraksi PDIP di MPR dan Wasekjen DPP PDIP, semasa mahasiswa merupakan tokoh pergerakan yang aktif di GMNI dan menduduki jabatan sebagai Sekretaris Jenderal Presidium GMNI periode 1996-1999.  Semasa periode itu, Baskara telah memainkan peranan dalam aksi-aksi reformasi bersama-sama dengan aktivis dari kelompok Cipayung seperti HMI, PMII. GMKI, PMKRI  dan lainnya. 

‎Pengalaman berkecimpung dalam GMNI inilah yang membentuk karakter politik dan komitmen Baskara untuk mengembangkan peranan organisasi kemasyarakatan sebagai pilar penting civil society  dalam perjuangan demokrasi di Indonesia. 

‎Peringatan HUT KAHMI juga diisi oleh pidato politik dari sejumlah tokoh KAHMI.  Akbar Tanjung menyampaikan bahwa kekuatan alumni HMI tersebar di segala bidang dan selayaknya jika alumni HMI dapat mempersiapkan diri guna menempatkan kadernya sebagai calon Presiden masa depan.  Sementara itu, Prof. Mahfud MD yang merupakan ketua Majelis Nasional KAHMI menyatakan keprihatinannya atas terjadinya dominasi asing di berbagai sektor strategis.  Lanjutnya, hukum harus ditata untuk melindungi kedaulatan dan membangun kesejahteraan rakyat.‎ [ysa]

Populer

Putusan Eksepsi Dokter Tifa Berujung Antiklimaks

Minggu, 02 Agustus 2026 | 05:20

Oknum Brimob Jadi Tersangka, KPK Pastikan Sanksi Pidana hingga Etik Menanti

Jumat, 31 Juli 2026 | 13:44

MA Koreksi Kerugian Negara Kasus Korupsi Timah, Bukan Rp300 Triliun

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 22:36

KPK Konstruksikan Dugaan Fee Rp3,5 Miliar dari Waskita untuk Eks Ketum HIPMI

Minggu, 02 Agustus 2026 | 14:18

Giliran Kepemimpinan TNI Kembali Diberikan kepada Matra Laut

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 06:27

Terkejut Mantan Ajudan Jadi Tersangka KPK, Alexander Marwata Kenang Kinerja Dias

Kamis, 30 Juli 2026 | 11:52

Kerumunan Massa saat Jokowi ke NTT Direkayasa

Senin, 03 Agustus 2026 | 13:39

UPDATE

Polri Didesak Usut Donatur Penyebar Hoaks Kerusuhan Agustus

Minggu, 09 Agustus 2026 | 17:47

Zelensky Klaim 50 Ribu Tentara Korut Sedang Dalam Perjalanan ke Rusia

Minggu, 09 Agustus 2026 | 17:24

Ekonomi Indonesia Mustahil Saingi Vietnam jika Abaikan Sektor Luar Negeri

Minggu, 09 Agustus 2026 | 17:23

Rezim Hubungan Industrial Maritim Indonesia Belum Terintegrasi

Minggu, 09 Agustus 2026 | 17:14

KPK Kuliti Ahmad Dedi Usut Dugaan Pengaturan Jalur Merah-Hijau Impor Blueray

Minggu, 09 Agustus 2026 | 16:51

Iran Waspadai Pakta Pertahanan Mekkah Bentukan Turki, Saudi, dan Pakistan

Minggu, 09 Agustus 2026 | 16:29

Kejari Tanjung Perak Bantah Isu Pemerasan 6 Eks Pejabat Pelindo dan APBS

Minggu, 09 Agustus 2026 | 15:36

Penguatan Kopdes Merah Putih Kunci Kemandirian Ekonomi Papua

Minggu, 09 Agustus 2026 | 15:08

Turki Tegaskan Pakta Pertahanan Mekkah Dibentuk Bukan untuk Hadapi Iran

Minggu, 09 Agustus 2026 | 14:53

Usai Putusan MK, Siaga 98 Dorong Penataan BGN Lewat Perpres Baru

Minggu, 09 Agustus 2026 | 14:36

Selengkapnya