Berita

skk migas/net

IBC Desak SKK Migas Tindak MMB yang Lalai dari Kewajiban

RABU, 16 SEPTEMBER 2015 | 14:10 WIB | LAPORAN: YAYAN SOPYANI AL HADI

. Negara hidup dari sektor pajak dan migas. Karena itu, pemasukan dari sektor migas dan pajak harus teratur dan taat azas.

Dalam hal ini, Direktur Eksekutif Indonesia Budget Control, Akhmad Suhaimi menegaskan bahwa Satuan Kerja Khusus Pelaksana Kegiatan Usaha Hulu Minyak dan Gas Bumi (SKK Migas) sebagai kepanjangan pemerintah dalam mengadakan kontrak kerja dengan pihak ketiga dalam eksplorasi dan eksploitasi migas harus tegas pada segenap mitra dan perusahaan yang mengambil migas di tanah air.

"Apabila ada perusahaan yang lalai dalam memenuhi kewajibannya, maka SKK Migas harus tegas dan bahkan harus berani putus kontrak," kata Suhaimi dalam keterangan beberapa saat lalu (Rabu, 16/9).


Jika pun ada kontraktor yang membandel, lanjut Suhaimi, maka SKK Migas harus mengambil inisiatif dengan legowo bekerja sama dengan penegak hukum untuk ditindaklanjuti. Kini, salah satu mitra kontraktor yang membandel dan lalai dalam kewajibannya adalah PT Mandiri Madura Barat (MMB).

"PT. MMB belum melunasi kewajiban Corporate and Dividen Tax Tahun 2013 plus dendanya sebesar 2.247.568,82 dolar AS. PT. MMB adalah mitra Kontraktor Kontrak Kerja Sama (KKKS) PT Pertamina Hulu Energi West Madura Offshore ( PHE-WMO) bersama Kodeco yang sejak bulan Mei tahun 2011 mendapat jatah migas di wilayah Kerja perairan pulau Madura, dengan pembagian PHE-WMO 80 persen, Kodeco 10 persen dan MMB 10 persen," jelas Suhaimi.

Menurut Suhaimi, bila mitra tidak mengindahkan maka SKK Migas harus berani putus kontrak dan atas kerugian dilaporkan pada penegak hukum. [ysa]

Populer

Putusan Eksepsi Dokter Tifa Berujung Antiklimaks

Minggu, 02 Agustus 2026 | 05:20

Oknum Brimob Jadi Tersangka, KPK Pastikan Sanksi Pidana hingga Etik Menanti

Jumat, 31 Juli 2026 | 13:44

MA Koreksi Kerugian Negara Kasus Korupsi Timah, Bukan Rp300 Triliun

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 22:36

KPK Konstruksikan Dugaan Fee Rp3,5 Miliar dari Waskita untuk Eks Ketum HIPMI

Minggu, 02 Agustus 2026 | 14:18

Giliran Kepemimpinan TNI Kembali Diberikan kepada Matra Laut

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 06:27

Terkejut Mantan Ajudan Jadi Tersangka KPK, Alexander Marwata Kenang Kinerja Dias

Kamis, 30 Juli 2026 | 11:52

Kerumunan Massa saat Jokowi ke NTT Direkayasa

Senin, 03 Agustus 2026 | 13:39

UPDATE

Polri Didesak Usut Donatur Penyebar Hoaks Kerusuhan Agustus

Minggu, 09 Agustus 2026 | 17:47

Zelensky Klaim 50 Ribu Tentara Korut Sedang Dalam Perjalanan ke Rusia

Minggu, 09 Agustus 2026 | 17:24

Ekonomi Indonesia Mustahil Saingi Vietnam jika Abaikan Sektor Luar Negeri

Minggu, 09 Agustus 2026 | 17:23

Rezim Hubungan Industrial Maritim Indonesia Belum Terintegrasi

Minggu, 09 Agustus 2026 | 17:14

KPK Kuliti Ahmad Dedi Usut Dugaan Pengaturan Jalur Merah-Hijau Impor Blueray

Minggu, 09 Agustus 2026 | 16:51

Iran Waspadai Pakta Pertahanan Mekkah Bentukan Turki, Saudi, dan Pakistan

Minggu, 09 Agustus 2026 | 16:29

Kejari Tanjung Perak Bantah Isu Pemerasan 6 Eks Pejabat Pelindo dan APBS

Minggu, 09 Agustus 2026 | 15:36

Penguatan Kopdes Merah Putih Kunci Kemandirian Ekonomi Papua

Minggu, 09 Agustus 2026 | 15:08

Turki Tegaskan Pakta Pertahanan Mekkah Dibentuk Bukan untuk Hadapi Iran

Minggu, 09 Agustus 2026 | 14:53

Usai Putusan MK, Siaga 98 Dorong Penataan BGN Lewat Perpres Baru

Minggu, 09 Agustus 2026 | 14:36

Selengkapnya