Berita

foto:dok dpr

Politik

Setnov dan Fadli Temui Ketua DPR AS dan Kunjungi Perpustakaan Kongres

SABTU, 12 SEPTEMBER 2015 | 07:46 WIB | LAPORAN: YAYAN SOPYANI AL HADI

Selain berdikusi dengan US-ASEAN Business Council dan bertemu dengan Presiden Tempore Senat AS, Orrin Hatch, di Capitol, Washington DC, delegasi DPR juga bertemu dengan Ketua DPR Amerika Serikat, John Boehner di gedung Kongres AS.

Kujungan Setya Novanto dan Fadli Zon ke Kongres AS ini diapresiasi John Boehner karena akan memperkuat hubungan AS dan Indonesia. Boehner melihat Indonesia sebagai negara yang penting bagi AS dan kerja sama di berbagai bidang perlu diperkuat. Boehner pun menanyakan beberapa industri strategis yang menjadi prioritas Indonesia saat ini.

Dalam pertemuan Kamis waktu setempat ini (Kamis, 10/9), Setya Novanto meminta Kongres AS untuk mendukung berbagai kesepakatan kerja sama kedua negara. Peran Indonesia sebagai negara dengan mayoritas muslim terbesar dan berdemokrasi menjadi penting untuk menghambat gerakan radikal. Boehner pun sepakat bila kawasan laut China Selatan merupakan kawasan yanh harus dijaga stabilitasnya sehingga tetap kondusif bagi perdamaian.


Dalam kesempatan ini, Fadli Zon menyampaikan usulan peningkatan program kerja sama dengan Kongres AS terkait peningkatan kapasitas SDM parlemen, khususnya untuk peningkatan kapasitas peneliti dan pustakawan DPR melalui pelatihan di Congressional Reasearch Service dan Library Kongres. Boehner sangat mendukung usulan ini dan meminta kepada stafnya untuk menindaklanjuti proposal DPR.

Usai bertemu dengan Boehner, delegasi DPR pun mendatangi Perpustakaan Kongres AS dalam rangka mengetahui peran perpustakaan dan pelayan riset bagi anggota parlemen. Perpustakaan ini memiliki kolekasi 162 juta benda, antara lain buku sekitar 40 juta judul. Ada 3.200 pegawai perpustakaan, serta 600 peneliti dari berbagai bidang.

Dengan perpustakaan ini maka anggota parlemen dapat mengakses semua informasi, termasuk layanan untuk penelitian, baik diminta atau tidak. Di perpustakaan yang juga bisa diakses publik ini bahkan ada koleksi tentang Asia, dan puluhan ribu buku tentang Indonesia.‎ Dalam kesempatan ini, Setya Novanto dan Fadli Zon menyampaikan perlunya kerjasama dan dukungan Perpustakaan Kongres untuk DPR RI. Pihak Library Congress pun siap memfasilitasi para pustakawan dan peneliti untuk magang disini.

Sebagaimana keterangan kepada redaksi (Sabtu, 12/9), delegasi DPR menilai Perpustakaan Kongres bisa dijadikan contoh dan rujukan untuk merevitalisasi perpustakaan DPR yang ada sekarang. Di masa depan, DPR juga perlu memiliki perpustakaan yang yang representatif dan menjadi tulang punggung peneliti, tenaga ahli, dan anggota DPR dalam menjalankan tugas legislatif.[wid] 

Populer

Putusan Eksepsi Dokter Tifa Berujung Antiklimaks

Minggu, 02 Agustus 2026 | 05:20

Oknum Brimob Jadi Tersangka, KPK Pastikan Sanksi Pidana hingga Etik Menanti

Jumat, 31 Juli 2026 | 13:44

MA Koreksi Kerugian Negara Kasus Korupsi Timah, Bukan Rp300 Triliun

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 22:36

KPK Konstruksikan Dugaan Fee Rp3,5 Miliar dari Waskita untuk Eks Ketum HIPMI

Minggu, 02 Agustus 2026 | 14:18

Giliran Kepemimpinan TNI Kembali Diberikan kepada Matra Laut

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 06:27

Terkejut Mantan Ajudan Jadi Tersangka KPK, Alexander Marwata Kenang Kinerja Dias

Kamis, 30 Juli 2026 | 11:52

Kerumunan Massa saat Jokowi ke NTT Direkayasa

Senin, 03 Agustus 2026 | 13:39

UPDATE

Polri Didesak Usut Donatur Penyebar Hoaks Kerusuhan Agustus

Minggu, 09 Agustus 2026 | 17:47

Zelensky Klaim 50 Ribu Tentara Korut Sedang Dalam Perjalanan ke Rusia

Minggu, 09 Agustus 2026 | 17:24

Ekonomi Indonesia Mustahil Saingi Vietnam jika Abaikan Sektor Luar Negeri

Minggu, 09 Agustus 2026 | 17:23

Rezim Hubungan Industrial Maritim Indonesia Belum Terintegrasi

Minggu, 09 Agustus 2026 | 17:14

KPK Kuliti Ahmad Dedi Usut Dugaan Pengaturan Jalur Merah-Hijau Impor Blueray

Minggu, 09 Agustus 2026 | 16:51

Iran Waspadai Pakta Pertahanan Mekkah Bentukan Turki, Saudi, dan Pakistan

Minggu, 09 Agustus 2026 | 16:29

Kejari Tanjung Perak Bantah Isu Pemerasan 6 Eks Pejabat Pelindo dan APBS

Minggu, 09 Agustus 2026 | 15:36

Penguatan Kopdes Merah Putih Kunci Kemandirian Ekonomi Papua

Minggu, 09 Agustus 2026 | 15:08

Turki Tegaskan Pakta Pertahanan Mekkah Dibentuk Bukan untuk Hadapi Iran

Minggu, 09 Agustus 2026 | 14:53

Usai Putusan MK, Siaga 98 Dorong Penataan BGN Lewat Perpres Baru

Minggu, 09 Agustus 2026 | 14:36

Selengkapnya