Berita

faisal basri/net

Lebih Baik Faisal Basri Segera Kembali ke Jalan yang Benar

JUMAT, 11 SEPTEMBER 2015 | 07:55 WIB | LAPORAN: YAYAN SOPYANI AL HADI

. Kritikan Faisal Basri terhadap Menko Maritim dan Sumber Daya Rizal Ramli soal hitung-hitungan pulsa listrik sungguh memprihatinkan. Sebab kalau Faisal Basri punya sedikit saja empati kepada penderitaan rakyat, pasti tidak akan mengatakan hal semacam itu.

"Karena kalau toh benar ada sedikit kekeliruan dari perhitungan Rizal Ramli, hal itu toh tidak merugikan rakyat barang satu rupiah pun. Tapi kesalahan hitung-hitungan manajemen PLN, bersama provider yang setengah mafioso itu, sudah terbukti merugikan rakyat. Dan itu sudah berjalan bertahun-tahun," kata Koordinator Gerakan Indonesia Bersih (GIB), Adhie M Massardi, dalam keterangan beberapa saat lalu (Jumat, 11/9).

"Makanya kepada FB dan orang-orang yang masih mau pasang badan untuk para mafioso, lebih baik segera kembali ke jalan yang benar," sambung Adhie lagi.


Adhie menekankan bahwa bangsa Indonesia, yang sudah menderita akibat kebijakan yang menghisap darah rakyat selama 10 tahun pemerintahan SBY, memerlukan orang-orang yg ikhlas untuk menolongnya. Dan apalagi, ilmu ekonomi yang Tuhan anugerahkan kepada mereka, khusunya Faisal Basri, akan lebih bermanfaat bagi kemaslahatan rakyat bila dipakai untuk membantu PLN menentukan tarif tolen listrik yang benar dan tidak koruptif.

"Mari kita hentikan kebiasaan para penyelenggara negara di masa Soeharto dan SBY dalam membuat kebijakan untuk rakyat yang tidak cermat. Akibat semangat manipulasi dan korupsi lebih mendominasi," demikian Adhie. [ysa]

Populer

Putusan Eksepsi Dokter Tifa Berujung Antiklimaks

Minggu, 02 Agustus 2026 | 05:20

Oknum Brimob Jadi Tersangka, KPK Pastikan Sanksi Pidana hingga Etik Menanti

Jumat, 31 Juli 2026 | 13:44

MA Koreksi Kerugian Negara Kasus Korupsi Timah, Bukan Rp300 Triliun

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 22:36

KPK Konstruksikan Dugaan Fee Rp3,5 Miliar dari Waskita untuk Eks Ketum HIPMI

Minggu, 02 Agustus 2026 | 14:18

Giliran Kepemimpinan TNI Kembali Diberikan kepada Matra Laut

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 06:27

Terkejut Mantan Ajudan Jadi Tersangka KPK, Alexander Marwata Kenang Kinerja Dias

Kamis, 30 Juli 2026 | 11:52

Kerumunan Massa saat Jokowi ke NTT Direkayasa

Senin, 03 Agustus 2026 | 13:39

UPDATE

Polri Didesak Usut Donatur Penyebar Hoaks Kerusuhan Agustus

Minggu, 09 Agustus 2026 | 17:47

Zelensky Klaim 50 Ribu Tentara Korut Sedang Dalam Perjalanan ke Rusia

Minggu, 09 Agustus 2026 | 17:24

Ekonomi Indonesia Mustahil Saingi Vietnam jika Abaikan Sektor Luar Negeri

Minggu, 09 Agustus 2026 | 17:23

Rezim Hubungan Industrial Maritim Indonesia Belum Terintegrasi

Minggu, 09 Agustus 2026 | 17:14

KPK Kuliti Ahmad Dedi Usut Dugaan Pengaturan Jalur Merah-Hijau Impor Blueray

Minggu, 09 Agustus 2026 | 16:51

Iran Waspadai Pakta Pertahanan Mekkah Bentukan Turki, Saudi, dan Pakistan

Minggu, 09 Agustus 2026 | 16:29

Kejari Tanjung Perak Bantah Isu Pemerasan 6 Eks Pejabat Pelindo dan APBS

Minggu, 09 Agustus 2026 | 15:36

Penguatan Kopdes Merah Putih Kunci Kemandirian Ekonomi Papua

Minggu, 09 Agustus 2026 | 15:08

Turki Tegaskan Pakta Pertahanan Mekkah Dibentuk Bukan untuk Hadapi Iran

Minggu, 09 Agustus 2026 | 14:53

Usai Putusan MK, Siaga 98 Dorong Penataan BGN Lewat Perpres Baru

Minggu, 09 Agustus 2026 | 14:36

Selengkapnya