Berita

ilustrasi/net

KP LPI Dukung Pansus Pelindo II Singkirkan Para Pangobral Aset Bangsa

RABU, 09 SEPTEMBER 2015 | 07:15 WIB | LAPORAN: YAYAN SOPYANI AL HADI

. Langkah Komisi III DPR membentuk Pansus Pelindo II untuk membuka berbagai kecurigaan yang berkembang di publik atas berbagai persoalan yang terjadi patut diapresiasi.

Demikian disampaikan Wakil Ketua Komite Persiapan-Liga Pemuda Indonesia (KP-LPI)‎, Lamen Handra Saputra. Lebih-lebih, lanjut Lamen, Pelindo II, yang mencakup 12 pelabuhan di 10 provinsi itu, harus menjadi gerbang ekonomi nasional.

"Menurut informasi di situs indonesiaport.co.id, Pelindo II menangani 30 persebn lebih komoditi non migas dan menangani 50 persen lebih dari seluruh arus keluar masuk barang yang ada di negeri yang memiliki penduduk terbesar ke 4 di dunia ini," kata Lamen dalam keterangan beberapa saat lalu (Rabu, 9/9).


Menurut Lamen, terbongkarnya korupsi di Pelindo II nyata telah membuka pandangan publik bahwa di dalam pengelolaan Pelindo II nyata adanya praktek KKN yang menjadi musuh besar bagi terwujudnya program Nawacita Pemerintah. Di sisi yang lain, beriringan dengan terbongkarnya korupsi yang ada di Pelindo II, publik juga dikejutkan dengan perpanjangan konsesi JICT di Pelindo 2 hingga 2039. Padahal menurut SP JICT, jika JICT dikelola oleh anak-anak bangsa sendiri sangat mungkin.  

"Berangkat dari sikap mendukung cita-cita Trisakti dan Nawacita, yang diantaranya memberantas KKN, kami mengajak saudara-saudara untuk bersilaturahmi guna merapatkan barisan untuk singkirkan pengobral aset strategis bangsa dan perampok uang negara," demikian Lamen. [ysa]

Populer

Putusan Eksepsi Dokter Tifa Berujung Antiklimaks

Minggu, 02 Agustus 2026 | 05:20

Oknum Brimob Jadi Tersangka, KPK Pastikan Sanksi Pidana hingga Etik Menanti

Jumat, 31 Juli 2026 | 13:44

MA Koreksi Kerugian Negara Kasus Korupsi Timah, Bukan Rp300 Triliun

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 22:36

KPK Konstruksikan Dugaan Fee Rp3,5 Miliar dari Waskita untuk Eks Ketum HIPMI

Minggu, 02 Agustus 2026 | 14:18

Giliran Kepemimpinan TNI Kembali Diberikan kepada Matra Laut

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 06:27

Terkejut Mantan Ajudan Jadi Tersangka KPK, Alexander Marwata Kenang Kinerja Dias

Kamis, 30 Juli 2026 | 11:52

Kerumunan Massa saat Jokowi ke NTT Direkayasa

Senin, 03 Agustus 2026 | 13:39

UPDATE

Polri Didesak Usut Donatur Penyebar Hoaks Kerusuhan Agustus

Minggu, 09 Agustus 2026 | 17:47

Zelensky Klaim 50 Ribu Tentara Korut Sedang Dalam Perjalanan ke Rusia

Minggu, 09 Agustus 2026 | 17:24

Ekonomi Indonesia Mustahil Saingi Vietnam jika Abaikan Sektor Luar Negeri

Minggu, 09 Agustus 2026 | 17:23

Rezim Hubungan Industrial Maritim Indonesia Belum Terintegrasi

Minggu, 09 Agustus 2026 | 17:14

KPK Kuliti Ahmad Dedi Usut Dugaan Pengaturan Jalur Merah-Hijau Impor Blueray

Minggu, 09 Agustus 2026 | 16:51

Iran Waspadai Pakta Pertahanan Mekkah Bentukan Turki, Saudi, dan Pakistan

Minggu, 09 Agustus 2026 | 16:29

Kejari Tanjung Perak Bantah Isu Pemerasan 6 Eks Pejabat Pelindo dan APBS

Minggu, 09 Agustus 2026 | 15:36

Penguatan Kopdes Merah Putih Kunci Kemandirian Ekonomi Papua

Minggu, 09 Agustus 2026 | 15:08

Turki Tegaskan Pakta Pertahanan Mekkah Dibentuk Bukan untuk Hadapi Iran

Minggu, 09 Agustus 2026 | 14:53

Usai Putusan MK, Siaga 98 Dorong Penataan BGN Lewat Perpres Baru

Minggu, 09 Agustus 2026 | 14:36

Selengkapnya