Berita

Olahraga

Triyaningsih Sumbang Emas untuk DKI di Kejurnas Atletik 2015

SABTU, 05 SEPTEMBER 2015 | 09:01 WIB

Pelari nasional Triyaningsih yang tampil mewakili DKI Jakarta meraih medali emas pada nomor lari 10.000 meter putri dalam Kejuaraan Nasional Atletik sekaligus kualifikasi Pekan Olahraga Nasional (PON) XIX yang berlangsung di Stadion Atletik Rawamangun, Jakarta, Sabtu (5/9).

Selalu memimpin sejak start, Triyaningsih berhasil mengungguli 11 peserta lainnya dengan catatan waktu 36 menit 43 detik.

"Kendalanya tidak ada sih, hari ini saya ingin lolos limit PON saja dan alhamdulillah bisa," ujar Triyaningsih.


Mengaku menjadikan PON 2016 sebagai target antara, atlet berusia 28 tahun itu justru ingin fokus berlatih untuk kualifikasi Olimpiade yang akan berlangsung pada tahun yang sama di Rio de Janeiro, Brazil.

"Untuk Olimpiade saya harus cari limit maraton, 'try in' mungkin dilakukan akhir 2015 atau awal 2016 tapi tempatnya belum ditentukan," ujar pelari asal Semarang, Jawa Tengah itu seperti dilansir Antaranews.

Pemenang dua medali emas pada nomor 5.000 meter dan 10.000 meter dalam SEA Games yang berlangsung Juni lalu di Singapura itu juga sedang mengikuti pelatnas dimana target utamanya adalah SEA Games 2017 di Kuala Lumpur, Malaysia.

"Insya Allah bisa menang lagi. Semuanya Allah yang menentukan, saya fokus berusaha yang terbaik," tutur pelari yang memiliki catatan waktu terbaik yakni 32 menit 49,47 detik pada nomor 10.000 meter SEA Games 2009 itu.

Sementara itu, medali perak nomor lari 10.000 meter putri Kejurnas Atletik 2015 diraih oleh atlet Jawa Timur Yulianingsih dengan catatan waktu 37 menit 55 detik. Sedangkan medali perunggu didapatkan atlet putri Sumatera Barat Bayu Trianata Sari dengan catatan waktu 38 menit 15 detik.

Triyaningsih, Yulianingsih, Bayu, dan dua atlet lain yaitu Odekta Vina dari DKI Jakarta serta Nyai Prima Agita dari Sumatera Utara berhasil lolos kualifikasi PON 2016 dengan limit yang ditetapkan 39 menit.[wid]

Populer

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Kekesalan JK Dipicu Sikap Gibran dan Serangan Termul

Senin, 20 April 2026 | 12:50

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

UPDATE

Khalid Basalamah Ngaku Hanya jadi Korban di Kasus Yaqut

Kamis, 23 April 2026 | 20:16

Laba BCA Tembus Rp14,7 Triliun

Kamis, 23 April 2026 | 20:10

Singapura Masih jadi Investor Terbesar RI, Suntik Rp79 Triliun di Awal 2026

Kamis, 23 April 2026 | 20:04

TNI-Polri Buru Anggota OPM Penembak ASN di Yahukimo

Kamis, 23 April 2026 | 19:43

Hilirisasi Sumbang Rp147,5 Triliun Investasi di Triwulan I 2026

Kamis, 23 April 2026 | 19:26

Bareskrim Gandeng FBI Buru Ribuan Pembeli Alat Phising Ilegal

Kamis, 23 April 2026 | 19:17

Jemaah Haji Terima Uang Saku 750 Riyal dari BPKH

Kamis, 23 April 2026 | 19:15

Data Rosan Ungkap Investasi RI Lepas dari Cengkeraman Jawa-Sentris

Kamis, 23 April 2026 | 19:02

PLN Pastikan Listrik Jakarta Sudah Pulih 100 Persen

Kamis, 23 April 2026 | 18:56

Idrus Marham Sindir JK: Jangan Klaim Jasa, Biarlah Sejarah Menilai

Kamis, 23 April 2026 | 18:41

Selengkapnya