Berita

budi waseso/net

Politikus PDIP Juga Curiga Isu Pencopotan Budi Waseso karena Ungkap Dugaan Korupsi di BUMN

KAMIS, 03 SEPTEMBER 2015 | 05:24 WIB | LAPORAN: YAYAN SOPYANI AL HADI

. Selama ini, Budi Waseso merupakan salah satu pimpinan Polri yang getol mengungkap kasus-kasus korupsi. Karena itu, cukup mengejutkan jika ada pihak-pihak yang menghembuskan pencopotan Budi Waseso sebagai Kabareskrim

"Adalah hal yang menggelikan jika kemudian dikembangkan isu bahwa Buwas harus diganti karena dianggap mengganggu stabilitas ekonomi. Apa hubungannya tindakan Buwas mengungkap kasus-kasus korupsi dengan ketidakstabilan ekonomi yang sedang terjadi sekarang," kata politikus PDI Perjuanga, Rieke Diah Pitaloka, dalam keterangan beberapa saat lalu (Kamis, 3/9).

Jika alasan itu benar, kata Rieke, mungkin tidak ada salahnya mendengarkan tuntutan buruh pada aksi 1 September 2015 yang lalu,  yang lebih terang menjelaskan apa yang mengganggu stabilitas ekonomi negara dan menciptakan ketidakpastian ekonomi bagi rakyat.


"Jangan-jangan isu pencopotan Buwas memang dikembangkan oleh segelintir orang dan kelompoknya yang merasa stabilitas ekonominya terganggu karena sepak terjang Buwas yang buas mengungkap kasus korupsi, termasuk yang terjadi di BUMN, PT Pelindo II," tegas Rieke.

Rieke pun berharap Presiden Jokowi mendukung kepolisian untuk lebih agresif dalam pemberantasan korupsi, tidak mudah terpengaruh dan lebih arif dalam memutuskan.

"Semoga saja isu pencopotan Buwas hanya sekedar isu dan bukan untuk alihkan opini dari tuntutan buruh dan pekerja Indonesia," demikian Rieke. [ysa]

Populer

Putusan Eksepsi Dokter Tifa Berujung Antiklimaks

Minggu, 02 Agustus 2026 | 05:20

Oknum Brimob Jadi Tersangka, KPK Pastikan Sanksi Pidana hingga Etik Menanti

Jumat, 31 Juli 2026 | 13:44

MA Koreksi Kerugian Negara Kasus Korupsi Timah, Bukan Rp300 Triliun

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 22:36

KPK Konstruksikan Dugaan Fee Rp3,5 Miliar dari Waskita untuk Eks Ketum HIPMI

Minggu, 02 Agustus 2026 | 14:18

Giliran Kepemimpinan TNI Kembali Diberikan kepada Matra Laut

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 06:27

Terkejut Mantan Ajudan Jadi Tersangka KPK, Alexander Marwata Kenang Kinerja Dias

Kamis, 30 Juli 2026 | 11:52

Kerumunan Massa saat Jokowi ke NTT Direkayasa

Senin, 03 Agustus 2026 | 13:39

UPDATE

Polri Didesak Usut Donatur Penyebar Hoaks Kerusuhan Agustus

Minggu, 09 Agustus 2026 | 17:47

Zelensky Klaim 50 Ribu Tentara Korut Sedang Dalam Perjalanan ke Rusia

Minggu, 09 Agustus 2026 | 17:24

Ekonomi Indonesia Mustahil Saingi Vietnam jika Abaikan Sektor Luar Negeri

Minggu, 09 Agustus 2026 | 17:23

Rezim Hubungan Industrial Maritim Indonesia Belum Terintegrasi

Minggu, 09 Agustus 2026 | 17:14

KPK Kuliti Ahmad Dedi Usut Dugaan Pengaturan Jalur Merah-Hijau Impor Blueray

Minggu, 09 Agustus 2026 | 16:51

Iran Waspadai Pakta Pertahanan Mekkah Bentukan Turki, Saudi, dan Pakistan

Minggu, 09 Agustus 2026 | 16:29

Kejari Tanjung Perak Bantah Isu Pemerasan 6 Eks Pejabat Pelindo dan APBS

Minggu, 09 Agustus 2026 | 15:36

Penguatan Kopdes Merah Putih Kunci Kemandirian Ekonomi Papua

Minggu, 09 Agustus 2026 | 15:08

Turki Tegaskan Pakta Pertahanan Mekkah Dibentuk Bukan untuk Hadapi Iran

Minggu, 09 Agustus 2026 | 14:53

Usai Putusan MK, Siaga 98 Dorong Penataan BGN Lewat Perpres Baru

Minggu, 09 Agustus 2026 | 14:36

Selengkapnya