Berita

Pertahanan

Armabar Tangkap Kapal Ilegal Berbendera Mongolia

SELASA, 11 AGUSTUS 2015 | 12:30 WIB | LAPORAN: ALDI GULTOM

Komando Armada RI Kawasan Barat (Armabar) kembali menangkap kapal ilegal di kawasan perairan Indonesia.

Di bawah Gugus Tempur Laut Komando Armada RI Kawasan Barat (Guspurlabar), KRI Silas Papare (SRE) beroperasi dan menangkap serta memeriksa kapal dengan bendera Mongolia, MT Mascot II dari arah wilayah Vietnam.

Demikian informasi yang didapatkan redaksi dari Kepala Dinas Penerangan AL, Laksamana Pertama TNI M. Zainudin, via pesan singkat beberapa saat lalu.  


"KRI SRE operasi di bawah guspurlabar laksanakan pemeriksaan terhadap MT Mascot II, bendera Mongolia dari Vietnam ke OPL muat BB kurang lebih 250 ton tanpa dilengkapi dokumen yang sah," jelas Kadispenal.

Posisi pemeriksaan sekitar 140 nautical mile barat Ranai, ibukota Kabupaten Natuna di kepulauan Natuna, Provinsi Kepulauan Riau.

Dalam rilisnya disebut juga bahwa kapal tersebut mengangkut sembilan anak buah kapal berkebangsaan Indonesia.

"Kami mencurigai, kegiatan ini ada kaitannya dengan kejadian-kejadian yang belakangan ini terjadi. Saat ini kapal sasaran sedang dikawal menuju Lanal Ranai," terang Kadispenal. [ald]

Populer

PIK-2 dan Ancaman Kedaulatan Negara

Rabu, 19 Agustus 2026 | 04:42

Keluarga Eks Pangkostrad Kemal Idris Akhirnya Raih Keadilan

Senin, 10 Agustus 2026 | 23:00

Satlap Tri Cakti Diduga Hadang Polisi di Belitung, IPW Desak Ada Tindak lanjut

Senin, 17 Agustus 2026 | 14:30

Febrie Bisa Diamuk Koruptor Lain Jika Ditahan di Rutan Kejaksaan

Selasa, 11 Agustus 2026 | 11:18

Mendadak Berubah, Jaksa Agung Lantik Saiful Bahri jadi Dirdik Jampidsus

Selasa, 11 Agustus 2026 | 20:21

Rismon Sianipar Bisa Menangkan Sayembara Rp100 Juta dari Denny Indrayana

Rabu, 12 Agustus 2026 | 05:19

Jokowi Masih Berperilaku seperti Penguasa RI

Senin, 10 Agustus 2026 | 03:00

UPDATE

Istana Merdeka Menjelma jadi Pusat Pesta Rakyat dan Surga Kuliner UMKM

Jumat, 21 Agustus 2026 | 00:09

Mirza Fakhrul Islam Alamgir Terpilih Jadi Presiden Baru Bangladesh

Kamis, 20 Agustus 2026 | 23:52

Penanganan Bencana NTT Tidak Boleh Ada Kendala Anggaran!

Kamis, 20 Agustus 2026 | 23:38

Penumpang Bus NPM Pembawa Ratusan Vape Etomidate Diringkus Polisi

Kamis, 20 Agustus 2026 | 23:18

PDIP Lepas Kapal RS Apung Laksamana Malahayati ke Lokasi Gempa NTT

Kamis, 20 Agustus 2026 | 22:26

Purbaya Siapkan Rp3 Triliun Insentif untuk Satu Juta Motor Listrik

Kamis, 20 Agustus 2026 | 22:15

DPO Narkoba Club Malam Batam Diringkus saat Mau Kabur ke Malaysia

Kamis, 20 Agustus 2026 | 22:01

Dewan Adat Bamus Betawi Minta Warga Pati Tak Demo di Jakarta

Kamis, 20 Agustus 2026 | 21:30

Gibran Minta Maaf ke Pengungsi Gempa NTT

Kamis, 20 Agustus 2026 | 21:06

Sayembara Ijazah SMA Gibran Tak Mengubah Standar Pembuktian Hukum

Kamis, 20 Agustus 2026 | 21:02

Selengkapnya