FOTO:HUMAS PUSPEN PENUM TNI
FOTO:HUMAS PUSPEN PENUM TNI
Untuk itu, dalam rangka menghadapi rencana Pemilu yang akan dilaksanakan pada Desember 2015 nanti, pemerintah beserta misi PBB (Perserikatan Bangsa Bangsa) di CAR, MINUSCA (United Nations Multidimensional Integrated Stabilization Mission in Central African Republic) melakukan operasi pelucutan senjata atau DDR (Disarmament Demobilization Reintegration) untuk memastikan Pemilu dapat berjalan damai nantinya.
Seperti dikutip dari rilis Perwira Penerangan Konga XXXVII-A/Minusca, Mayor Kav Eddy Wijaya yang diterima redaksi (Selasa, 7/7), disebutkan bahwa saat ini masih banyak senjata serta munisi dan bahan peledak yangdipegang oleh milisi maupun masyarakat sipil. Kondisi ini menjadi perhatian khusus PBB, sehingga dilakukan proses DDR kemudian akan ditindaklanjuti dengan proses disposal (pemusnahan). Proses tersebut melibatkan pasukan Zeni yang memiliki kemampuan pendeteksian bahan peledak, termasuk pasukan perdamaian Indonesia.
Populer
Jumat, 04 September 2026 | 20:28
Rabu, 09 September 2026 | 01:15
Kamis, 10 September 2026 | 05:04
Kamis, 03 September 2026 | 14:46
Selasa, 08 September 2026 | 15:34
Sabtu, 05 September 2026 | 16:59
Sabtu, 05 September 2026 | 19:53
UPDATE
Sabtu, 12 September 2026 | 12:20
Sabtu, 12 September 2026 | 12:06
Sabtu, 12 September 2026 | 11:52
Sabtu, 12 September 2026 | 11:37
Sabtu, 12 September 2026 | 11:28
Sabtu, 12 September 2026 | 11:10
Sabtu, 12 September 2026 | 11:01
Sabtu, 12 September 2026 | 10:50
Sabtu, 12 September 2026 | 10:45
Sabtu, 12 September 2026 | 10:28