Berita

bambang soesatyo/net

Politik

Kubu Ical Desak Menkumham Tidak Ajukan Banding

SENIN, 18 MEI 2015 | 15:45 WIB | LAPORAN: WIDIAN VEBRIYANTO

Putusan akhir Pengadilan Tata Usaha Negara (PTUN) telah memenangkan gugatan kubu Aburizal Bakrie dalam sengketa SK Menteri Hukum dan HAM untuk kepengurusan Partai Golkar. Dalam putusan itu, SK Menkumham dibatalkan.

Atas putusan itu, Ketua Fraksi Golkar Ade Komaruddin meminta kubu Agung Laksono untuk tidak melanjutkan proses hukum dengan menggugat putusan PTUN tersebut. Ia meminta kubu Agung untuk bersatu padu membesarkan partai. Terlebih, partai berlambang beringin ini akan menghadapi pilkada serentak akhir 2015 nanti.

"Kami mengimbau utk tidak melanjutkan ke langkah berikutnya. Sebaiknya bersatu padu membesarkan partai. Ini demi kemajuan kita semua," imbaunya dalam konferensi pers fraksi Golkar yang digelar di gedung DPR, Senayan, Jakarta (Senin, 18/5).


Senada dengan hal itu, Sekretaris Fraksi Golkar Bambang Soesatyo juga meminta rekannya di kubu Agung legowo. Selain itu, ia meminta kepada Menkumham Yasonna Laoly untuk tidak banding.

"Kami meminta Menkumham untuk tidak banding sebagaimana dilakukan ke PPP," ujar anggota Komisi III DPR itu.

Bamsoet, begitu ia disapa, juga meminta kubu Agung untuk bersabar dalam mencari jabatan pemerintah.

"Untuk teman-teman, bersabarlah, kalau ada sahwat menteri bersabarlah. Jangan menjilat. Mari bersatu dan nanti kita menang," tandasnya.[wid]

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

UPDATE

Saham-saham AS Bergerak Variatif Pantau Perkembangan Negosiasi

Sabtu, 11 April 2026 | 08:20

Mali Cabut Pengakuan Negara Buatan Polisario, Dukung Otonomi Sahara di Bawah Maroko

Sabtu, 11 April 2026 | 08:10

Dorong Pivot Bisnis, KADIN Sebut MBG Berkah bagi Petani dan Peternak

Sabtu, 11 April 2026 | 08:02

BI Ungkap Konsumen Tetap Pede, Ekonomi Dinilai Baik hingga Akhir Tahun

Sabtu, 11 April 2026 | 07:47

Kenya Dukung Otonomi Sahara di Bawah Kedaulatan Maroko

Sabtu, 11 April 2026 | 07:27

Harapan Damai Picu Penguatan Pasar Eropa di Akhir Pekan

Sabtu, 11 April 2026 | 07:18

Drama Diplomasi Dimulai: Iran-AS Adu Kuat di Islamabad

Sabtu, 11 April 2026 | 07:04

Kepsek SMK jadi Otak Pengoplosan Gas LPG 3 Kg di Brebes

Sabtu, 11 April 2026 | 06:46

Prabowo Tetap Waras soal Demokrasi, Tidak Seperti Jokowi

Sabtu, 11 April 2026 | 06:20

Soemitronomics dan Kedaulatan Ekonomi

Sabtu, 11 April 2026 | 05:59

Selengkapnya