Berita

ruhut sitompul/net

Ruhut Sitompul Desak Jokowi Pikirkan Nasib Imigran Rohingya

SENIN, 18 MEI 2015 | 15:03 WIB | LAPORAN: WIDIAN VEBRIYANTO

. Presiden Jokowi didesak untuk mau memikirkan nasib imigran Rohingya yang kini terkatung-katung di Aceh. Anggota DPR RI dari Fraksi Demokrat Ruhut Sitompul bahkan meminta pimpinan DPR untuk menyampaikan langsung desakkan itu kepada presiden.

"Siang nanti bapak pimpinan DPR akan bertemu dengan Presiden, tolong sampaikan Pak Presiden harus memikirkan nasib para imigran Rohingya ini. Indonesia sebagai negara muslim terbesar, seharusnya menolong sesama muslim. Tolong sampaikan kepada presiden agar memikirkan nyawa mereka," kata Ruhut dalam rapat paripurna sidang ke-IV di gedung DPR, Senayan, Jakarta, (Senin, 18/5).

Anggota Komisi III DPR itu berharap, Indonesia memiliki hati dan melihat sisi HAM terhadap nasib ratusan imigran etnis Rohingya tersebut, serta tidak meniru sikap penolakan yang ditunjukkan oleh Malaysia dan Thailand.


"Mereka ditolak oleh Malaysia dan Thailand hingga terombang-ambing di tengah laut. Ini manusia lho! Kita harus melihat sisi HAM, tolong jangan sampai ditolak menolong orang," sambungnya.

Presiden Jokowi, lanjutnya, harus menginstruksikan kepada TNI yang berada di perbatasan untuk tidak menolak kehadiran imigran etnis Rohingya.

"Ini soal kemanusiaan, kita tolong dulu baru kita pikirkan langkah selanjutnya. Yang penting tolong dulu," tandas Ruhut. [ysa]

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

UPDATE

Saham-saham AS Bergerak Variatif Pantau Perkembangan Negosiasi

Sabtu, 11 April 2026 | 08:20

Mali Cabut Pengakuan Negara Buatan Polisario, Dukung Otonomi Sahara di Bawah Maroko

Sabtu, 11 April 2026 | 08:10

Dorong Pivot Bisnis, KADIN Sebut MBG Berkah bagi Petani dan Peternak

Sabtu, 11 April 2026 | 08:02

BI Ungkap Konsumen Tetap Pede, Ekonomi Dinilai Baik hingga Akhir Tahun

Sabtu, 11 April 2026 | 07:47

Kenya Dukung Otonomi Sahara di Bawah Kedaulatan Maroko

Sabtu, 11 April 2026 | 07:27

Harapan Damai Picu Penguatan Pasar Eropa di Akhir Pekan

Sabtu, 11 April 2026 | 07:18

Drama Diplomasi Dimulai: Iran-AS Adu Kuat di Islamabad

Sabtu, 11 April 2026 | 07:04

Kepsek SMK jadi Otak Pengoplosan Gas LPG 3 Kg di Brebes

Sabtu, 11 April 2026 | 06:46

Prabowo Tetap Waras soal Demokrasi, Tidak Seperti Jokowi

Sabtu, 11 April 2026 | 06:20

Soemitronomics dan Kedaulatan Ekonomi

Sabtu, 11 April 2026 | 05:59

Selengkapnya