Berita

ksal ade supandi

Laksamana TNI Ade Supandi Sambut Kedatangan KRI Rigel 933 Besok Pagi

KAMIS, 14 MEI 2015 | 21:06 WIB | LAPORAN:

Kepala Staf TNI Angkatan Laut Laksamana TNI Ade Supandi besok pagi (Jumat, 15/5) akan menyambut secara langsung kedatangan satu alutsista terbaru TNI AL yang dibeli dari Prancis di Dermaga ICT Tanjung Priok, Jakarta. Alutsista tersebut adalah kapal perang jenis hidro-oceanografi, KRI Rigel dengan nomor lambung 933.

Kapal survei dan riset bawah laut itu dibuat di galangan kapal OCEA Les Sables d’Olonne, Prancis merupakan salah satu dari dua kapal yang dipesan untuk memperkuat jajaran Dinas Hidro-Oseanografi TNI-AL. Berdasarkan kontrak pengadaan kapal, proses perampungan kapal kedua diperkirakan akan selesai September 2015 mendatang.

KRI Rigel 933 yang diawaki 40 personel itu terbuat dari aluminium dengan bobot 515 ton, dengan dimensi panjang 60,1 meter dan lebar 11,3 meter. Kapal BHO produksi OCEA ini merupakan kapal survei dan pemetaan yang canggih karena dilengkapi dengan peralatan survei hidro-oseanografi terbaru, yang dapat digunakan untuk pengumpulan data sampai dengan laut dalam (deep water).


Selain itu, kapal juga dilengkapi dengan ROV (Remotely Operated Vehicle), robot bawah air yang dilengkapi kamera bawah air, sehingga dapat memberikan informasi visual kondisi di dalam laut, serta mampu mengambil contoh material dasar laut sebagai bahan penelitian, dengan kemampuan sampai dengan kedalaman 1000 meter.

Dalam melaksanakan manuver, kapal ini dilengkapi dengan Dynamic Position, Auto Pilot 70 dan stabilitas kapal menggunakan Anti Rolling Tank. Sebelum hadirnya KRI Rigel 933, andalan Dinas Hidro-Oseanografi TNI AL adalah KRI Dewa Kembar 932 untuk misi pemetaan bawah laut.

Nama Rigel sendiri adalah nama bintang paling terang dalam rasi bintang Orion (orang Jawa menyebutnya Lintang Waluku) dan bintang ini paling terang urutan ke tujuh di antara bintang-bintang di langit.

Kapal canggih KRI Rigel 933 ini dilengkapi dengan peralatan scientific (ilmiah), antara lain "drone selam" dengan side scan sonar (sonar pemindai samping) yang disebut Autonomous Underwarter Vehicle (AUV) buatan Kongsberg (Norwegia).

KRI Rigel 933 juga memiliki kemampuan untuk melakukan berbagai pengukuran, termasuk temperatur, densitas, dan konduktivitas air. Kapal ini juga dilengkapi kemampuan mengumpulkan data di sepanjang pantai, di kawasan dangkal.

Selanjutnya semua data yang terhimpun dikelola dalam suatu ruang yang dilengkapi banyak komputer dengan software pemrosesan signal dan pemetaan. Di samping itu juga ada laboratorium, kering dan basah, untuk meneliti berbagai sampel penelitian, misalnya air, sedimen, bahkan ikan.

Untuk meningkatkan stabilitas platform selama operasi, kapal ini dilengkapi FLUME, yakni sistem stabilisasi pasif. Alat ini berisi tanki longitudinal untuk mengimbangi gerakan platform. Ujicoba KRI Rigel 933 menunjukkan hasil sangat meyakinkan, efek kapal bergoyang berkurang sampai 70 persen.

Untuk dapat mengumpulkan data akurat dan bisa dibaca, khususnya dalam hal sonar, maka sangat esensial kapal harus hening. Itulah mengapa KRI Rigel 933 menggunakan baling-baling fixed pitch, dengan dua mesin diesel-electric propulsion, yang mengurangi vibrasi dan meningkatkan kualitas pengukuran.

Untuk kecepatan lebih tinggi sampai 14 knot, KRI Rigel 933 menggunakan dua mesin disel MTU 8V4000M53 dengan kapasitas masing-masing 920 kilowat dan tiga generator masing-masing berdaya 250 KW. KRI Rigel 933 juga memiliki dua busur pendorong Hydro Armor dan sistem penempatan dinamis buatan Navis.

Hasilnya, kapal ini mampu mencapai kecepatan maksimum kapal 14 knot, dengan kapasitas perbekalan BBM diesel sebesar 135.000 liter. Sedangkan kapasitas untuk perbekalan air sebanyak 35.000 liter.

Ruang pengendalian KRI Rigel 933 memiliki pemandangan 360 derajat, di mana tidak hanya mampu visualisasi sekeliling kapal, tetapi juga dapat mengawasi operasi di quarterdeck, yang biasanya tidak terlihat. Ruang ini juga dilengkapi pemantauan radar navigasi dan kamera sensor panas (thermal).

Selain itu interior KRI Rigel 933 juga sangat nyaman dengan 20 kabin untuk akomodasi bagi 51 awak kapal. Kabin VIP individual untuk komandan kapal, wakilnya dan kepala mekanik, sedangkan selebihnya untuk personel lainnya. [zul]

Populer

Jaksa Belum Yakin Hasil Forensik Ijazah Jokowi

Rabu, 06 Mei 2026 | 18:31

Indonesia Menuju Gelap

Minggu, 03 Mei 2026 | 06:50

Sikap Dudung Pasang Badan Bela Seskab Teddy Berlebihan

Rabu, 06 Mei 2026 | 03:39

Nama Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terseret di Dakwaan Bos Blueray Cargo

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:16

Sikap Adem Ayem Seskab Teddy Mencurigakan

Selasa, 05 Mei 2026 | 02:06

KPK Dalami Peran Haji Her dan Suryo di Skandal Cukai Rokok

Jumat, 01 Mei 2026 | 20:51

Omongan Amien Rais Dibenarkan Publik selama Tak Dibantah Teddy

Kamis, 07 Mei 2026 | 02:15

UPDATE

Lurah Cengkareng Barat Dilaporkan ke Polisi Buntut Putusan KIP

Minggu, 10 Mei 2026 | 21:36

Menteri Pigai Sebut Penyelesaian Konflik Papua Butuh Keputusan Nasional

Minggu, 10 Mei 2026 | 21:25

Prabowo Diminta Segera Bentuk Satgas Penyelundupan BBL

Minggu, 10 Mei 2026 | 20:56

Segera Dibentuk Satgas Anti-Kekerasan Pesantren

Minggu, 10 Mei 2026 | 20:35

Tata Kelola SDA Era Prabowo Disebut Berpihak ke Rakyat

Minggu, 10 Mei 2026 | 20:10

Ribuan Bobotoh Turun ke Jalan, Purwakarta Berubah Jadi Lautan Biru

Minggu, 10 Mei 2026 | 19:42

Lonjakan Gila Minyakita Rapor Merah Zulkifli Hasan

Minggu, 10 Mei 2026 | 19:12

PKS Ingin Cetak Pemimpin Berbasis Iman, Bukan Sekadar Kejar Kursi

Minggu, 10 Mei 2026 | 18:32

Dalam Lindungan Aktor Digital

Minggu, 10 Mei 2026 | 17:59

BNI dan Kementerian PKP Sosialisasi Kresit Perumahan di Brebes

Minggu, 10 Mei 2026 | 17:34

Selengkapnya