Berita

jokowi/net

Politik

Apa Pantas Presiden Dipanggil sebagai Petugas Partai?

SENIN, 13 APRIL 2015 | 19:08 WIB | LAPORAN: ADE MULYANA

Ketua Umum PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri mengatakan bahwa seluruh kader PDIP adalah petugas partai, tak terkecuali Presiden Joko Widodo. Seruan itu disampaikan Mega saat memberikan kata sambutan di Kongres IV PDI Perjuangan di Sanur, Bali.

Direktur Gaspol Indonesia Virgandhi Prayudantoro menilai seruan Megawati itu sebagai intervensi terhadap Presiden Jokowi yang notabene sebagai pemimpin rakyat Indonesia.

"Apa pantas Presiden dipanggil sebagai petugas partai? Walaupun kita tahu Jokowi menjadi Presiden diusung dari PDIP tetapi beliau sekarang adalah pemimpin rakyat Indonesia yang harus kita hormati dan kita banggakan di atas kepentingan kelompok yang ada," ujar dia kepada redaksi, Senin (13/4).


Virgandhi menyayangkan perlakukan atas rendahnya apresiasi terhadap Presiden Jokowi saat menghadiri  kongres. Jokowi yang datang ke Bali dengan menggunakan protokoler kepresidenan yang seharusnya diposisikan sebagai Kepala Negara dan Pemerintah, malah dianggap hanya sebagai petugas partai.

Bahkan dia arena kongres Jokowi sama sekali tidak diberi tempat untuk memberikan sekedar kata sambutan.

"Ini baru pertama kali terjadi bahwa Presiden Indonesia tidak memberikan sambutan dalam acara sebesar kongres yang diadakan. Kejadian seperti ini sangat membuat rakyat Indonesia kecewa," lkata Virgandhi.

"Apakah ini yang dimaksud dengan  revolusi mental yang digembor-gemborkan oleh Jokowi pada kampanye Pilpres yang lalu," sambung dia.[dem]

Populer

Putusan Eksepsi Dokter Tifa Berujung Antiklimaks

Minggu, 02 Agustus 2026 | 05:20

Oknum Brimob Jadi Tersangka, KPK Pastikan Sanksi Pidana hingga Etik Menanti

Jumat, 31 Juli 2026 | 13:44

MA Koreksi Kerugian Negara Kasus Korupsi Timah, Bukan Rp300 Triliun

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 22:36

KPK Konstruksikan Dugaan Fee Rp3,5 Miliar dari Waskita untuk Eks Ketum HIPMI

Minggu, 02 Agustus 2026 | 14:18

Giliran Kepemimpinan TNI Kembali Diberikan kepada Matra Laut

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 06:27

Terkejut Mantan Ajudan Jadi Tersangka KPK, Alexander Marwata Kenang Kinerja Dias

Kamis, 30 Juli 2026 | 11:52

Kerumunan Massa saat Jokowi ke NTT Direkayasa

Senin, 03 Agustus 2026 | 13:39

UPDATE

Polri Didesak Usut Donatur Penyebar Hoaks Kerusuhan Agustus

Minggu, 09 Agustus 2026 | 17:47

Zelensky Klaim 50 Ribu Tentara Korut Sedang Dalam Perjalanan ke Rusia

Minggu, 09 Agustus 2026 | 17:24

Ekonomi Indonesia Mustahil Saingi Vietnam jika Abaikan Sektor Luar Negeri

Minggu, 09 Agustus 2026 | 17:23

Rezim Hubungan Industrial Maritim Indonesia Belum Terintegrasi

Minggu, 09 Agustus 2026 | 17:14

KPK Kuliti Ahmad Dedi Usut Dugaan Pengaturan Jalur Merah-Hijau Impor Blueray

Minggu, 09 Agustus 2026 | 16:51

Iran Waspadai Pakta Pertahanan Mekkah Bentukan Turki, Saudi, dan Pakistan

Minggu, 09 Agustus 2026 | 16:29

Kejari Tanjung Perak Bantah Isu Pemerasan 6 Eks Pejabat Pelindo dan APBS

Minggu, 09 Agustus 2026 | 15:36

Penguatan Kopdes Merah Putih Kunci Kemandirian Ekonomi Papua

Minggu, 09 Agustus 2026 | 15:08

Turki Tegaskan Pakta Pertahanan Mekkah Dibentuk Bukan untuk Hadapi Iran

Minggu, 09 Agustus 2026 | 14:53

Usai Putusan MK, Siaga 98 Dorong Penataan BGN Lewat Perpres Baru

Minggu, 09 Agustus 2026 | 14:36

Selengkapnya