Berita

Maurizio Lupi/net

Dunia

Dituduh Korupsi, Menteri Transportasi Italia Pilih Mundur

SABTU, 21 MARET 2015 | 12:29 WIB | LAPORAN: SHOFFA A FAJRIYAH

Menteri Transportasi dan Infrastruktur Italia mengundurkan diri atas dugaan skandal korupsi yang melibatkan dirinya, Jumat (20/3). Padahal, hingga saat belum ada penyelidikan terhadap Maurizio Lupi.

"Aku berhenti dengan kepala terangkat tinggi. Saya di sini bukan untuk membela diri terhadap tuduhan atau meminta pembelaan hak-hak saya karena saya belum menerima pemberitahuan dari penyelidikan," kata Lupi, saat melaporkan pengunduran dirinya kepada Majelis Rendah Parlemen, seperti dimuat Xinhua.

Menurutnya, pengunduran dirinya tersebut sebagai tanggung jawab komitmen politiknya. Ia menyebut pengunduran dirinya adalah keputusan terbaik bagi pemerintahan Perdana Menteri Matteo Renzi, meski ia tetap tidak berniat untuk meninggalkan dunia politik.


Awal pekan ini empat orang ditangkap, termasuk seorang mantan pejabat di Kementerian yang dikepalai Lupi. Tidak hanya itu, 50 orang lainnya juga sedang dalam penyelidikan untuk membuktikan keterlibatannya.

Jaksa mengatakan, kontrak untuk Expo Milano 2015 dan proyek kereta api berkecepatan tinggi TAV antara Lyon dan Turin, serta sejumlah jalan raya dan rel kereta api di Italia menjadi sasaran ilegal.

Tuduhan ini muncul dari bukti penyadapan yang diterbitkan oleh sebuah media lokal bahwa seorang pengusaha berpengaruh di antara yang ditangkap memperoleh proyek tersebut dari anak Lupi, Luca, yang juga diduga menerima jam tangan Rolex senilai lebih dari 10 ribu Euro (atau senilai Rp. 128 juta) sebagai hadiah.[wid]

Populer

PIK-2 dan Ancaman Kedaulatan Negara

Rabu, 19 Agustus 2026 | 04:42

KPK Bakal Dalami Data Intelijen soal Dugaan Suap ke Purbaya dan Anggota Komisi XI DPR

Kamis, 27 Agustus 2026 | 02:24

KPK OTT Rektor Unsoed Prof Akhmad Sodiq

Jumat, 21 Agustus 2026 | 08:01

Dakwaan Lemah, Perkara Chromebook Murni Rekayasa

Kamis, 27 Agustus 2026 | 14:31

Profil Akhmad Sodiq, Rektor Unsoed yang Terjaring OTT KPK

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 09:02

Tidak Benar Menag Nasaruddin Umar Mundur

Rabu, 26 Agustus 2026 | 18:06

KPK Sebut Iptu Dias Tak Bisa Dijerat Dewas, Penanganan Etik Diserahkan ke Polri

Senin, 24 Agustus 2026 | 11:47

UPDATE

Jasa Kiai Kampung

Minggu, 30 Agustus 2026 | 04:26

Waketum MUI Usul Gaji Guru Pesantren di Atas UMR

Minggu, 30 Agustus 2026 | 04:16

Jangan Takut Kritik Pemerintah

Minggu, 30 Agustus 2026 | 04:04

Saham BYAN Mencuat, IAW Ingatkan soal Pengawasan Regulator

Minggu, 30 Agustus 2026 | 03:20

Melawan Amplop di Muktamar NU

Minggu, 30 Agustus 2026 | 03:08

Program Streamlining Danantara Tak Boleh Identik dengan PHK

Minggu, 30 Agustus 2026 | 02:38

Investor Diajak Terlibat 37 Proyek Investasi Strategis di Jakarta

Minggu, 30 Agustus 2026 | 02:17

Budi Arie Tolak Cabut Analisis Pemilu sebelum 2029

Minggu, 30 Agustus 2026 | 02:02

Jangan Berhenti pada Janji 15 Desember

Minggu, 30 Agustus 2026 | 01:35

Pajak Diduga Bocor Rp5 Triliun, Purbaya Kantongi 40 Nama Perusahaan Baja

Minggu, 30 Agustus 2026 | 01:21

Selengkapnya