Berita

Dunia

1 dari 10 Wanita Inggris Turun Jabatan Usai Cuti Melahirkan

MINGGU, 08 MARET 2015 | 10:07 WIB | LAPORAN: SHOFFA A FAJRIYAH

Hari ini (Minggu, 8/3) menandai Hari Perempuan Internasional, sebuah acara tahunan yang bertujuan merayakan prestasi perempuan dan mempromosikan kesetaraan gender global.

Tema tahun ini adalah mewujudkan dan mendorong tindakan efektif untuk memajukan dan mengakui perempuan, berfokus pada perempuan di sektor profesional yang berbeda; seni, bisnis, peran kepemimpinan, dan semua aspek lingkungan kerja di mana kesetaraan gender masih belum tercapai.

Dikutip dari Independent.co.uk, di Inggris kesenjangan gender masih berada di angka 17,5 persen.


Komisi Kesetaraan dan HAM Inggris memperkirakan butuh waktu 70 tahun lagi untuk melihat jabatan direktur wanita dan pria dengan jumlah setara.

Sayangnya, diskriminasi gender tidak berhenti di situ.

Wanita menghadapi tantangan yang lebih besar ketika kembali ke tempat kerja setelah cuti melahirkan.

Sebuah laporan pada Agustus 2014 ditemukan satu dari sepuluh dari mereka diturunkan jabatannya dan dibayar rendah ketika mereka kembali bekerja.[wid]

Populer

PIK-2 dan Ancaman Kedaulatan Negara

Rabu, 19 Agustus 2026 | 04:42

KPK Bakal Dalami Data Intelijen soal Dugaan Suap ke Purbaya dan Anggota Komisi XI DPR

Kamis, 27 Agustus 2026 | 02:24

KPK OTT Rektor Unsoed Prof Akhmad Sodiq

Jumat, 21 Agustus 2026 | 08:01

Dakwaan Lemah, Perkara Chromebook Murni Rekayasa

Kamis, 27 Agustus 2026 | 14:31

Profil Akhmad Sodiq, Rektor Unsoed yang Terjaring OTT KPK

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 09:02

Tidak Benar Menag Nasaruddin Umar Mundur

Rabu, 26 Agustus 2026 | 18:06

KPK Sebut Iptu Dias Tak Bisa Dijerat Dewas, Penanganan Etik Diserahkan ke Polri

Senin, 24 Agustus 2026 | 11:47

UPDATE

Jasa Kiai Kampung

Minggu, 30 Agustus 2026 | 04:26

Waketum MUI Usul Gaji Guru Pesantren di Atas UMR

Minggu, 30 Agustus 2026 | 04:16

Jangan Takut Kritik Pemerintah

Minggu, 30 Agustus 2026 | 04:04

Saham BYAN Mencuat, IAW Ingatkan soal Pengawasan Regulator

Minggu, 30 Agustus 2026 | 03:20

Melawan Amplop di Muktamar NU

Minggu, 30 Agustus 2026 | 03:08

Program Streamlining Danantara Tak Boleh Identik dengan PHK

Minggu, 30 Agustus 2026 | 02:38

Investor Diajak Terlibat 37 Proyek Investasi Strategis di Jakarta

Minggu, 30 Agustus 2026 | 02:17

Budi Arie Tolak Cabut Analisis Pemilu sebelum 2029

Minggu, 30 Agustus 2026 | 02:02

Jangan Berhenti pada Janji 15 Desember

Minggu, 30 Agustus 2026 | 01:35

Pajak Diduga Bocor Rp5 Triliun, Purbaya Kantongi 40 Nama Perusahaan Baja

Minggu, 30 Agustus 2026 | 01:21

Selengkapnya