Berita

marwan jafar

Perlu Upaya Antisipasi Efek Negatif Kemajuan Teknologi di Kalangan Pemuda

SELASA, 03 MARET 2015 | 02:21 WIB | LAPORAN: ZULHIDAYAT SIREGAR

Generasi muda perlu memiliki mental kepribadian yang kuat, bersemangat, ulet, pantang menyerah, disiplin, inovatif dan bekerja keras, untuk dapat menjadikan bangsanya menjadi bangsa yang memiliki daya saing tinggi, sehingga dapat berada sejajar dengan bangsa bangsa lain.

Sebab, generasi muda adalah komponen bangsa yang paling strategis posisinya dalam memainkan proses transformasi karakter dan tata nilaidi tengah-tengah derasnya liberalisasi informasi di era globalisasi.

Demikian disampaikan Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal danTransmigrasi, Marwan Jafar, dalam acara Mukernas III Gerakan MahasiswaBadan Eksekutif Mahasiswa Nasional, di UIN Raden Fatah Palembang, Senin (2/3).


Namun sayangnya, kemajuan teknologi informasi yang begitu deras disadari atau tidak telah mendegradasi mental kepribadian dan memberikan pengaruh pada rasa kebangsaan atau nasionalisme di kalangan generasi muda. Hal ini ditunjukkan dari semakin berkurangnya pemahaman generasi muda terhadap sejarah dan nilai nilai budaya bangsanya sendiri.

Oleh karena itu, seyogyanya ada upaya antisipasi untuk menyikapi kondisi tersebut. Pasalnya, jika generasi terus hanyut dalam arus kebebasan informasi tanpa memikirkan revitalisasi nilai-nilai kebangsaan, bukan tidak mungkin di masa depan bangsa ini akan menjadi bangsa yang berpendirian lemah  yang pada akhirnya akan mudah dikendalikan oleh bangsa lain.

Menurutnya, setidaknya, ada tiga peran penting yang dimiliki generasi muda dalam pembangunan karakter bangsa. "Diantaranya sebagai pembangun-kembalikarakter bangsa, pemberdaya karakter dan sebagai perekayasa karakter,"beber Marwan.

Lebih jauh, Marwan menguraikan, generasi muda harus mampu membangunkan kembali karakter bangsa di tengah derasnya arus globalisasi, terutama ketika erosi karakter positif bangsa dihadapkan pada gejala penguatan mentalitas negatif, seperti malas, koruptif dan sebagainya.

"Disamping itu, generasi muda saat ini juga dituntut untuk mengambil peran sebagai pemberdaya karakter dengan menjadi role model daripengembangan karakter bangsa yang positif. Tetapi, pengembangan karakter positif bangsa juga menuntut adanya modifikasi dan rekayasa yang tepat disesuaikan dengan perkembangan jaman," urainya.

Ia menyadari,tugas tersebut tidaklah mungkin dilakukan oleh generasi muda sebegai komponen anak bangsa. Sebab, pengembangan dana pembinaan karakter bangsa adalah menyangkut reformasi kolektif dari segenap komponenbangsa itu sendiri.

"Karena sifatnya yang kolektif, maka tentunya hal tersebut tidak mungkin menjadi tugas atau kewajiban dari komponan. Terutama pemerintah, harus sanggup memberikan fasilitasi yang paling idealdalam mengakselerasi proses pemahaman kolektif," tutup Marwan. [zul]

Populer

Duit Rp100 Miliar Hasil OTT KPK Dikabarkan Milik Nusron Wahid

Selasa, 15 September 2026 | 13:16

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Mengenal Pantas Sutardja, Orang Super Kaya AS Berdarah Indonesia

Kamis, 10 September 2026 | 05:04

KPK Belum Tutup Peluang Periksa Bos Rokok HS M Suryo

Sabtu, 12 September 2026 | 06:08

KPK Periksa Karyawan PT SCGU

Selasa, 08 September 2026 | 15:34

Pendatang Baru, Partai Gema Bangsa Siap Verifikasi Pemilu 2029

Minggu, 13 September 2026 | 17:39

KPK Dikabarkan Tetapkan Tangan Kanan Nusron Wahid Hingga Pihak Summarecon sebagai Tersangka

Selasa, 15 September 2026 | 09:40

UPDATE

Tak Pandang Bulu, Prabowo Akui Serahkan Dadan ke Kejaksaan

Kamis, 17 September 2026 | 12:29

MGBKI Soroti Isu Pendidikan Dokter Spesialis

Kamis, 17 September 2026 | 12:21

Prabowo Tugaskan Bahlil Bahas RUU Migas, SKK Migas Bisa Bubar!

Kamis, 17 September 2026 | 12:15

MNK Rokan Resmi Jadi Pionir Pengembanga Migas Nonkonvensional Indonesia

Kamis, 17 September 2026 | 12:13

Dasco Pastikan Seluruh Parpol Dilibatkan dalam Pembahasan Lanjutan RUU Pemilu

Kamis, 17 September 2026 | 12:00

Ternyata Prabowo Suka Evidence-Based

Kamis, 17 September 2026 | 12:00

SMEC Perluas Akses Layanan Kesehatan Mata

Kamis, 17 September 2026 | 11:50

Berjalan Beriringan, Operasi PLTP Tak Pengaruhi Situs Waruga di Tomohon

Kamis, 17 September 2026 | 11:43

Optimalisasi Sumur Sepinggan V-7: PHKT Genjot Produksi Migas Lampaui Target

Kamis, 17 September 2026 | 11:35

Prabowo Ungkap Bakal Ada Investasi Besar-besaran Masuk RI

Kamis, 17 September 2026 | 11:19

Selengkapnya