Berita

ilustrasi/net

Dunia

Turki Bangun Terowongan Hubungkan Asia dan Eropa

SABTU, 28 FEBRUARI 2015 | 10:37 WIB | LAPORAN: SHOFFA A FAJRIYAH

Turki serius dalam rencana membangun terowongan raksasa di sepanjang Selat Bosphorus, selat yang memisahkan Turki bagian Eropa dan bagian Asia.

Kota Istanbul sebagai kota terbesar dan bersejarah di Turki memang berada di dua benua tersebut.

"Istanbul adalah kota yang membentuk sejarah dan layak mendapatkan yang terbaik, termasuk mega proyek ini," kata Perdana Menteri Turki, Ahmet Davutoglu, Jumat waktu setempat, seperti dikabarkan Xinhua.


Terowongan tiga lantai ini akan dibangun di antara dua jembatan, Jembatan Selat Bosphorus dan Jembatan Fatih Sultan Mehmet, yang menghubungkan benua Asia dan Eropa.

"Terowongan akan terdiri dari dua jalan raya dan satu rel kereta api dan akan menjadi yang pertama di dunia," lanjut Davutoglu.

Diharapkan, proyek ini akan selesai sebelum 2020 dan diprediksi akan menghabiskan biaya 3,5 miliar dolar AS. Selain itu, terowongan sepanjang 6,5 kilometer ini akan mengintegrasikan tiga bandara.

Davutoglu mengklaim terowongan ini didesain dengan ramah lingkungan dan akan mengurangi gas rumah kaca sebesar 115.000 ton per tahun.

"Kehidupan di Istanbul akan berubah dengan mega proyek ini dan tulang punggung transportasi di kota ini akan berdiri," tambah Davutoglu. [ald]

Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Djaka Budhi Diuntungkan Berkat Menkeu Baru Suahasil Nazara

Minggu, 20 September 2026 | 14:18

Syukur Mandar Dicopot, Gerakan Oposisi Tegaskan Organisasi Bukan Milik Pribadi

Minggu, 20 September 2026 | 18:58

Serahkan Bukti Dugaan Politik Uang Muktamar ke-35 NU, KPK NU Desak KPK Usut Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:51

TNI Tegaskan Lahan Teuku Umar No. 2 Aset Negara

Jumat, 25 September 2026 | 22:39

Ahmad Dedi Dikabarkan Jadi Tersangka Baru Kasus Suap Bea Cukai

Senin, 21 September 2026 | 13:33

Gugatan Denny Indrayana Sia-sia, cuma Bikin Gaduh

Sabtu, 26 September 2026 | 02:36

UPDATE

Masuk Tahap Pembuktian, Denny Indrayana Minta MK Panggil Gibran

Senin, 28 September 2026 | 18:16

Bukan Sekadar Parlemen, MPR Penjaga Konstitusi dan Kebangsaan

Senin, 28 September 2026 | 18:09

Dari 49 Tahun, Antrean Faktual Haji Kini Jadi 14 Tahun

Senin, 28 September 2026 | 17:44

Prabowo Perintahkan Audit Forensik Tata Kelola Keuangan Haji

Senin, 28 September 2026 | 17:38

Warga Ngadu ke DPR Gegara Kasus Dugaan Mafia Tanah Disetop

Senin, 28 September 2026 | 17:33

Mengenal Megathrust, 14 Segmen Sumber Gempa di Indonesia dan Potensi Magnitudonya

Senin, 28 September 2026 | 17:25

Dirjenpas Janji Bongkar 13 Bangunan Lapas Cibinong

Senin, 28 September 2026 | 17:16

Apa Itu Fenomena Blue Fire di Gunung Papandayan? Ini Penjelasan Ahli

Senin, 28 September 2026 | 17:08

Kesaktian Silfester Mulai Berkurang

Senin, 28 September 2026 | 17:05

Harga BBM Pertamina 28 September 2026, Pertalite hingga Pertamax Masih Segini

Senin, 28 September 2026 | 16:59

Selengkapnya