Berita

ilustrasi/net

Dunia

Pimpin Upaya Perangi Penyelundupan Narkoba, Tiongkok Dipuji Selandia Baru

SABTU, 21 FEBRUARI 2015 | 12:14 WIB | LAPORAN: SHOFFA A FAJRIYAH

Selandia Baru memuji Tiongkok yang memimpin upaya memerangi penyelundupan narkoba internasional.

Hal itu dilakukan menyusul adanya operasi gabungan antara pihak kepabeanan Tiongkok, Hongkong, dan Australia yang berhasil menggagalkan penyelundupam narkoba seberat 106 kilogram dan menangkap tujuh orang sindikatnya.

Penyelidikan dimulai ketika bea cukai Selandia Baru menyampaikan informasi kepada negara-negara tetangganya menyusul penemuan bahwa cincin kejahatan internasional ini menggunakan pos kilat untuk mengirimkan narkoba ke Selandia Baru dan Australia.


Biro Anti Penyeludupan Tiongkok sendiri yang memimpin operasi anti penyelundupan narkoba bersama dengan pihak bea cukai Selandia Baru, Australia dan badan-badan lain yang turut bergabung dalam mengungkap sindikat ini.

"Operasi gabungan terbaru ini adalah contoh fantastis dari hasil yang kita lakukan atas kerjasama dengan otoritas Bea Cukai di seluruh dunia," kata Menteri Bea Cukai New Zealand, Nicky Wagner, Jumat (20/2), seperti dimuat Xinhua. [mel]

Populer

PIK-2 dan Ancaman Kedaulatan Negara

Rabu, 19 Agustus 2026 | 04:42

KPK Bakal Dalami Data Intelijen soal Dugaan Suap ke Purbaya dan Anggota Komisi XI DPR

Kamis, 27 Agustus 2026 | 02:24

KPK OTT Rektor Unsoed Prof Akhmad Sodiq

Jumat, 21 Agustus 2026 | 08:01

Dakwaan Lemah, Perkara Chromebook Murni Rekayasa

Kamis, 27 Agustus 2026 | 14:31

Profil Akhmad Sodiq, Rektor Unsoed yang Terjaring OTT KPK

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 09:02

Tidak Benar Menag Nasaruddin Umar Mundur

Rabu, 26 Agustus 2026 | 18:06

KPK Sebut Iptu Dias Tak Bisa Dijerat Dewas, Penanganan Etik Diserahkan ke Polri

Senin, 24 Agustus 2026 | 11:47

UPDATE

Jasa Kiai Kampung

Minggu, 30 Agustus 2026 | 04:26

Waketum MUI Usul Gaji Guru Pesantren di Atas UMR

Minggu, 30 Agustus 2026 | 04:16

Jangan Takut Kritik Pemerintah

Minggu, 30 Agustus 2026 | 04:04

Saham BYAN Mencuat, IAW Ingatkan soal Pengawasan Regulator

Minggu, 30 Agustus 2026 | 03:20

Melawan Amplop di Muktamar NU

Minggu, 30 Agustus 2026 | 03:08

Program Streamlining Danantara Tak Boleh Identik dengan PHK

Minggu, 30 Agustus 2026 | 02:38

Investor Diajak Terlibat 37 Proyek Investasi Strategis di Jakarta

Minggu, 30 Agustus 2026 | 02:17

Budi Arie Tolak Cabut Analisis Pemilu sebelum 2029

Minggu, 30 Agustus 2026 | 02:02

Jangan Berhenti pada Janji 15 Desember

Minggu, 30 Agustus 2026 | 01:35

Pajak Diduga Bocor Rp5 Triliun, Purbaya Kantongi 40 Nama Perusahaan Baja

Minggu, 30 Agustus 2026 | 01:21

Selengkapnya