Berita

Cita Citata

Blitz

Cita Citata, Lari ke Pintu Lift Saat Ditanya Pernah Aborsi

JUMAT, 20 FEBRUARI 2015 | 10:18 WIB | HARIAN RAKYAT MERDEKA

Manajemen tidak tahu kalau Cita pernah kumpul kebo dan aborsi. Herannya, kenapa Ijonk mau menikahi Cita yang aborsi anak dari pacar lamanya.

Cita Citata belum bisa bernafas lega. Usai meminta maaf perihal pernyataannya yang menghina warga Papua, Cita kembali dihajar isu baru. Kali ini lebih aib. Ped­angdut yang kini berpenghasilan miliaran rupiah ini disebut pernah kumpul kebo dan aborsi oleh sang suami, Galih Purnama (Ijonk). Diketahui, Ijonk mengajukan surat cerai ke Pengadilan Agama Kota Band­ung pada Desem­ber tahun lalu karena merasa tersinggung atas ucapan Cita di me­dia massa bahwa di­rinya masih lajang dan ingin me­nikah pada umur 25 tahun.

Usai meminta maaf terhadap DPR dan perwakilan warga Papua, Rabu lalu, Cita langsung menghin­dar ketika coba diklarifikasi ten­tang isu aborsi tersebut.


"Aku nggak mau komentar ka­lau soal itu, karena (sidang cerain­ya) sudah mau selesai," kata Cita sambil mencari pintu lift yang terbuka.

Ketika ditanyakan kepada mana­jernya, Sofwan Bombom, Cita juga mengelak. "Saya pernah ber­tanya mengenai hal itu pada Cita, dia menjawab tak pernah hamil," ujar Sofwan.

"Cita bilang, 'Cita tidak me­nikah karena insiden'. Kalau misalnya insiden, ada anak. Cita aborsi juga nggak bener."

Senada dengan Cita, Bombom juga mengaku bersyukur Ijonk telah secara resmi menggugat cerai Cita ke pengadilan agama.

Ijonk mengaku telah kumpul kebo dengan pelantun Sakit­nya Tuh Disini dan Goyang Dumang sebelum menikah. Benarkah?

"Kumpul kebo, aborsi, masalah itu kita sebagai tim manajemen pada dasarnya juga tidak tahu masa lalu­nya. Tapi kalau Ijonk menyatakan sudah kum­pul kebo, berarti sama suaminya. Lalu kalau dia aborsi, kenapa mau nikahi Cita?," kata Sofwan.

Sebelum­nya, Ijonk juga mengaku Cita dulunya berprofesi se­bagai mantan pendamping di tempat ka­raoke.

"Tidak ada rekayasa dan saksi pun membenarkan. Pada intinya Cita Citata memang pernah ting­gal di rumah Ijonk jauh sebelum menikah. Jadi sebelum menikah pada 28 Oktober 2011, Cita sudah pernah tinggal serumah bersama Ijonk dan tinggal di sana," un­gkap pengacara Ijonk, Rohman Hidayat, beberapa waktu lalu.

Adapun ibu kandung Ijonk, Yani Suryani membenarkan menantu­nya aborsi. Kejadian itu mulanya diketahui saat Cita sedang sakit sekitar Juli 2011.

"Awalnya ibu tahu Cita sakit. Cita datang ke rumah dalam keadaan sakit. Sebelumnya habis dirawat di rumah sakit," ujar Yani di Bandung, Selasa (17/2).

Saat itu, ia tidak curiga. Ia percaya begitu saja bahwa Cita sedang sakit maag. Singkat cerita, Cita pun akhirnya menikah dengan Galih. Yani pun setuju dengan pernikahan mereka.

Tapi kemudian Ijonk mengung­kap fakta lain. Ia menjelaskan bahwa Cita saat dulu dibawa dan tinggal di rumahnya bukan karena sakit maag. Setelah didesak, Yani pun mengungkapkan apa yang sebenarnya.

"Ibu baru tahu sekarang-seka­rang setelah Ijonk bilang ke ibu. Waktu pertama dulu dia bilangnya (Cita) sakit maag, tahu-tahu ibu sekarang dia aborsi," jelas Yani.

Jika tahu saat itu ia tahu Cita pernah aborsi, Yani mengaku tidak akan merestui pernikahannya dengan Galih. "Dari awal ibu ng­gak tahu. Kalau tahu dia kasusnya aborsi, ibu pasti ngelarang. Waktu itu memang nggak tahu, tahunya maag," tegasnya.

Senada Ijonk bercerita soal kisah awal kedatangan Cita ke rumahnya pada Juli 2011. Saat itu, Cita baru saja melakukan aborsi. Cita mengalami pendara­han hebat. Ijonk ke­mudian menolong­nya dan membole­hkan Cita tinggal di rumahnya selama masih sakit.

"Setahu saya waktu itu dia pen­darahan hebat. Saya tolong, kalau didi­amin bisa mening­gal," kata Galih.

Dia berdalih tidak membantu proses aborsi yang dilaku­kan Cita. Ia hanya menolong Cita yang sedang mengalami pendarahan.

Soal janin yang digugurkan Cita, Galih pun memban­tah itu hasil perbua­tannya. "Dia bilang (janin) karena pacar lamanya," ungkap­nya. ***

Populer

Kematian Penjaga Rumah Febrie Harus Diusut Tuntas

Senin, 27 Juli 2026 | 19:53

Jubir IKN Troy Pantouw Sempat Telepon Keluarga Sehari Sebelum Ditemukan Meninggal

Minggu, 26 Juli 2026 | 20:58

Putusan Eksepsi Dokter Tifa Berujung Antiklimaks

Minggu, 02 Agustus 2026 | 05:20

Oknum Brimob Jadi Tersangka, KPK Pastikan Sanksi Pidana hingga Etik Menanti

Jumat, 31 Juli 2026 | 13:44

15 Jeriken Bensin yang Menenggelamkan Jabatan Ayah

Senin, 27 Juli 2026 | 01:03

Dana Nasabah Rp2,58 Miliar Raib, BCA Digugat ke PN Jakpus

Selasa, 28 Juli 2026 | 16:02

KPK Konstruksikan Dugaan Fee Rp3,5 Miliar dari Waskita untuk Eks Ketum HIPMI

Minggu, 02 Agustus 2026 | 14:18

UPDATE

Prabowo Instruksikan Harga Minyak Nonsubsidi Turun Ikuti Harga ICP

Selasa, 04 Agustus 2026 | 17:57

Gerakan Koperasi Kerakyatan Soemitro Didorong Jadi Syarat Seleksi Manajerial KDMP

Selasa, 04 Agustus 2026 | 17:46

Merawat Konstitusi

Selasa, 04 Agustus 2026 | 17:42

DKI-Bali Perkuat Kerja Sama, Obligasi Daerah Jadi Bahasan Utama

Selasa, 04 Agustus 2026 | 17:34

Tak Benar soal Surpres Pergantian Kapolri

Selasa, 04 Agustus 2026 | 17:31

Gagah saat Malak, Mendadak Ingat Anak-Istri Waktu Mau Dipecat

Selasa, 04 Agustus 2026 | 17:25

Harus Ada Langkah Konkret Atasi Kerugian Peternak Ayam Akibat Pemadaman Listrik

Selasa, 04 Agustus 2026 | 17:23

Prabowo Lepas Kepulangan PM Tailan dari Lanud Halim

Selasa, 04 Agustus 2026 | 17:20

Jalur Wisata Bromo Ditutup Total Gegara Kebakaran Hutan di TNBTS

Selasa, 04 Agustus 2026 | 17:11

IHSG Terbang 1,37 Persen ke 6.319

Selasa, 04 Agustus 2026 | 16:44

Selengkapnya