Berita

Menperin Fasilitasi Pembangunan 14 Kawasan Industri

SELASA, 17 FEBRUARI 2015 | 14:57 WIB | LAPORAN: ZULHIDAYAT SIREGAR

Menteri Perindustrian Saleh Husin memimpin rapat koordinasi dengan pemerintah provinsi dan pemerintah kabupaten/kota wilayah III yang mencakup Papua, Maluku, Nusa Tenggara dan Sulawesi di Bandung (Selasa, 17/2).

Dalam keempatan tersebut, dia menegaskan, pihaknya akan memaksimalkan potensi industri di luar Pulau Jawa. Hal ini seiring kecenderungan sektor industri pengolahan non-migas mulai bergeser ke luar Pulau Jawa.

Pertumbuhan sektor industri non-migas di luar Pulau Jawa yang sebesar 6,56 persen lebih tinggi dari pertumbuhan di Pulau Jawa yang sebesar 5,99 persen,” ungkapnya.  Acara ini dihadiri antara lain oleh Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) dan Kepala Dinas Bidang Perindustrian.
 

 
Menteri Saleh juga memberi catatan, pengembangan industri itu harus disokong infrastruktur pendukung industri di luar Pulau Jawa. Jika tidak memadai, dia mengkhawatirkan penyebaran dan pemerataan industri relatif berjalan lambat.
 
Untuk hal tersebut, dukungan pemerintah provinsi dan kabupaten kota sangat penting seperti yang telah diamanatkan Pasal 10 dan 11 UU No 3 Tahun 2014 tentang Perindustrian,” ucapnya.

Undang-undang itu mengatur bahwa setiap gubernur dan bupati/walikota menyusun Rencana Pembangunan Industri Kabupaten/Kota yang mengacu kepada Rencana Induk Pembangunan Industri Nasional dan Kebijakan Industri Nasional.
 
Ini juga sesuai dengan arah kebijakan pembangunan industri nasional yang fokus pada pengembangan perwilayahan industri di luar Pulau Jawa,” ujar Menperin.

Pihaknya akan memfasilitasi pembangunan 14 kawasan industri di antaranya berada di Papua, Maluku dan Sulawesi. Selain membangun 22 sentra industri kecil dan menengah, pemerintah juga membidik populasi industri dengan target penambahan sebesar 9 ribu industri skala besar yang 50 persen berada di luar Jawa dan tumbuhnya 20 ribu industri kecil. [zul]

Populer

Duit Rp100 Miliar Hasil OTT KPK Dikabarkan Milik Nusron Wahid

Selasa, 15 September 2026 | 13:16

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Mengenal Pantas Sutardja, Orang Super Kaya AS Berdarah Indonesia

Kamis, 10 September 2026 | 05:04

KPK Belum Tutup Peluang Periksa Bos Rokok HS M Suryo

Sabtu, 12 September 2026 | 06:08

KPK Periksa Karyawan PT SCGU

Selasa, 08 September 2026 | 15:34

Pendatang Baru, Partai Gema Bangsa Siap Verifikasi Pemilu 2029

Minggu, 13 September 2026 | 17:39

KPK Dikabarkan Tetapkan Tangan Kanan Nusron Wahid Hingga Pihak Summarecon sebagai Tersangka

Selasa, 15 September 2026 | 09:40

UPDATE

Tak Pandang Bulu, Prabowo Akui Serahkan Dadan ke Kejaksaan

Kamis, 17 September 2026 | 12:29

MGBKI Soroti Isu Pendidikan Dokter Spesialis

Kamis, 17 September 2026 | 12:21

Prabowo Tugaskan Bahlil Bahas RUU Migas, SKK Migas Bisa Bubar!

Kamis, 17 September 2026 | 12:15

MNK Rokan Resmi Jadi Pionir Pengembanga Migas Nonkonvensional Indonesia

Kamis, 17 September 2026 | 12:13

Dasco Pastikan Seluruh Parpol Dilibatkan dalam Pembahasan Lanjutan RUU Pemilu

Kamis, 17 September 2026 | 12:00

Ternyata Prabowo Suka Evidence-Based

Kamis, 17 September 2026 | 12:00

SMEC Perluas Akses Layanan Kesehatan Mata

Kamis, 17 September 2026 | 11:50

Berjalan Beriringan, Operasi PLTP Tak Pengaruhi Situs Waruga di Tomohon

Kamis, 17 September 2026 | 11:43

Optimalisasi Sumur Sepinggan V-7: PHKT Genjot Produksi Migas Lampaui Target

Kamis, 17 September 2026 | 11:35

Prabowo Ungkap Bakal Ada Investasi Besar-besaran Masuk RI

Kamis, 17 September 2026 | 11:19

Selengkapnya