Berita

Dunia

Larks Vilks Terlihat Santai Saat Penembakan Terjadi

MINGGU, 15 FEBRUARI 2015 | 15:19 WIB | LAPORAN: SHOFFA A FAJRIYAH

Salah seorang penyelenggara acara di lokasi penembakan Copenhagen, Denmark juga menyakini bahwa Lars Vilks adalah sasaran yang dituju pelaku.

Saat penembakan terjadi, Helle Merete Brix dan Vilks segera bergegas lari ke sebuah ruangan untuk bersembunyi.

"Saya berada di sebuah ruangan dan terus memegang tangan Lars Vilks itu," kisah Brix, seperti dikabarkan New York Times.


Berbeda dengannya yang sangat ketakutan dengan peristiwa tersebut, Vilks malah terlihat santai.

"Dia sangat keren. Kami berdiri dan saling menceritakan lelucon buruk lainnya," lanjutnya.

Brix juga salut dengan para pengawal Vilks yang telah menyelamatkannya dari ancaman pembunuhan ini.

"Pengawal Vilks telah melakukan pekerjaan luar biasa. Ini adalah pengingat yang dramatis dan menyenangkan dari apa yang kita hadapi di masa ini," tambah Brix.

Hebatnya, dia mengatakan, acara bertajuk "Seni, Penghujatan dan Kebebasan Berekspresi" yang digelar di sebuah kafe di Copehagen, Denmark pada Sabtu sore (14/2), dilanjutkan setelah penembakan.[wid]

Populer

PIK-2 dan Ancaman Kedaulatan Negara

Rabu, 19 Agustus 2026 | 04:42

KPK Bakal Dalami Data Intelijen soal Dugaan Suap ke Purbaya dan Anggota Komisi XI DPR

Kamis, 27 Agustus 2026 | 02:24

KPK OTT Rektor Unsoed Prof Akhmad Sodiq

Jumat, 21 Agustus 2026 | 08:01

Dakwaan Lemah, Perkara Chromebook Murni Rekayasa

Kamis, 27 Agustus 2026 | 14:31

Profil Akhmad Sodiq, Rektor Unsoed yang Terjaring OTT KPK

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 09:02

Tidak Benar Menag Nasaruddin Umar Mundur

Rabu, 26 Agustus 2026 | 18:06

KPK Sebut Iptu Dias Tak Bisa Dijerat Dewas, Penanganan Etik Diserahkan ke Polri

Senin, 24 Agustus 2026 | 11:47

UPDATE

Jasa Kiai Kampung

Minggu, 30 Agustus 2026 | 04:26

Waketum MUI Usul Gaji Guru Pesantren di Atas UMR

Minggu, 30 Agustus 2026 | 04:16

Jangan Takut Kritik Pemerintah

Minggu, 30 Agustus 2026 | 04:04

Saham BYAN Mencuat, IAW Ingatkan soal Pengawasan Regulator

Minggu, 30 Agustus 2026 | 03:20

Melawan Amplop di Muktamar NU

Minggu, 30 Agustus 2026 | 03:08

Program Streamlining Danantara Tak Boleh Identik dengan PHK

Minggu, 30 Agustus 2026 | 02:38

Investor Diajak Terlibat 37 Proyek Investasi Strategis di Jakarta

Minggu, 30 Agustus 2026 | 02:17

Budi Arie Tolak Cabut Analisis Pemilu sebelum 2029

Minggu, 30 Agustus 2026 | 02:02

Jangan Berhenti pada Janji 15 Desember

Minggu, 30 Agustus 2026 | 01:35

Pajak Diduga Bocor Rp5 Triliun, Purbaya Kantongi 40 Nama Perusahaan Baja

Minggu, 30 Agustus 2026 | 01:21

Selengkapnya