Berita

Dunia

Palestina Tuntut Transparansi Penyelidikan 3 Mahasiswa Muslim yang Terbunuh

MINGGU, 15 FEBRUARI 2015 | 11:40 WIB | LAPORAN: SHOFFA A FAJRIYAH

Palestina menuntut Amerika Serikat menyelidiki pembunuhan tiga mahasiswa muslim di North Carolina secara transparan dan akurat.

"Kami sangat prihatin, terorisme ini yang menargetkan warga hanya karena latar belakang agama mereka," kata siaran pers Kementerian Luar Negeri Palestina (Sabtu, 14/2), seperti dimuat Xinhua.

Pernyataan tersebut juga memperingatkan bahwa kehidupan ratusan warga muslim Amerika berada dalam bahaya pasca tragedi tersebut.


"Penyelidikan harus mempertimbangkan ancaman pembunuhan Craig Stephen Hicks di halaman Facebook-nya," lanjutnya.

Perlu diketahui, di akun Facebooknya Hicks mendeklarasikan diri sebagai atheis dan menyatakan ingin mengenyahkan seluruh agama.

Para korban adalah sepasang pengantin baru Deah Shaddy Barakat (23) mahasiswa kedokteran gigi di University of North Carolina dan istrinya, Yusor Mohammad Abu Salha (21), juga adiknya Razan Mohammad Abu Salha (19) yang juga mahasiswa di University of North Carolina.

Mereka tewas dibunuh di kondominiumnya yang berjarak sekitar tiga km dari kampus mereka pada Selasa lalu (10/2).[wid]

Populer

PIK-2 dan Ancaman Kedaulatan Negara

Rabu, 19 Agustus 2026 | 04:42

KPK Bakal Dalami Data Intelijen soal Dugaan Suap ke Purbaya dan Anggota Komisi XI DPR

Kamis, 27 Agustus 2026 | 02:24

KPK OTT Rektor Unsoed Prof Akhmad Sodiq

Jumat, 21 Agustus 2026 | 08:01

Dakwaan Lemah, Perkara Chromebook Murni Rekayasa

Kamis, 27 Agustus 2026 | 14:31

Profil Akhmad Sodiq, Rektor Unsoed yang Terjaring OTT KPK

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 09:02

Tidak Benar Menag Nasaruddin Umar Mundur

Rabu, 26 Agustus 2026 | 18:06

KPK Sebut Iptu Dias Tak Bisa Dijerat Dewas, Penanganan Etik Diserahkan ke Polri

Senin, 24 Agustus 2026 | 11:47

UPDATE

Jasa Kiai Kampung

Minggu, 30 Agustus 2026 | 04:26

Waketum MUI Usul Gaji Guru Pesantren di Atas UMR

Minggu, 30 Agustus 2026 | 04:16

Jangan Takut Kritik Pemerintah

Minggu, 30 Agustus 2026 | 04:04

Saham BYAN Mencuat, IAW Ingatkan soal Pengawasan Regulator

Minggu, 30 Agustus 2026 | 03:20

Melawan Amplop di Muktamar NU

Minggu, 30 Agustus 2026 | 03:08

Program Streamlining Danantara Tak Boleh Identik dengan PHK

Minggu, 30 Agustus 2026 | 02:38

Investor Diajak Terlibat 37 Proyek Investasi Strategis di Jakarta

Minggu, 30 Agustus 2026 | 02:17

Budi Arie Tolak Cabut Analisis Pemilu sebelum 2029

Minggu, 30 Agustus 2026 | 02:02

Jangan Berhenti pada Janji 15 Desember

Minggu, 30 Agustus 2026 | 01:35

Pajak Diduga Bocor Rp5 Triliun, Purbaya Kantongi 40 Nama Perusahaan Baja

Minggu, 30 Agustus 2026 | 01:21

Selengkapnya