Berita

Cristina Kirchner/net

Dunia

Kunjungi Tingkok Presiden Argentina Tak Pakai Kursi Roda

MINGGU, 01 FEBRUARI 2015 | 20:53 WIB | LAPORAN: SHOFFA A FAJRIYAH

Presiden Argentina Cristina Kirchner kemungkinan sudah bisa berjalan tanpa menggunakan kursi roda dalam lawatan resminya ke Tiongkok pada Selasa 2 Februari mendatang.

Pada Natal akhir 2014 lalu, Kirchner mengalami cedera patah pergelangan kaki sehingga memaksanya untuk memakai kursi roda.

Dalam akun Twitter-nya pada Sabtu (31/1), Kirchner mengaku telah mampu berjalan dengan jarak pendek, sehingga dokternya mengatakan kemungkinan ia sudah bisa lepas dari kursi rodanya dalam kunjungan ke Tiongkok.


"Dokter merekomendasikan bahwa jika rute perjalanan sangat panjang saya harus menggunakan kursi roda. Kita lihat nanti. Bagaimanapun, pakai kursi roda atau tidak, Tiongkok menunggu kita, agenda lebih penting," kata Kirchner seperti dilansir AFP.

Pergelangan kaki yang patah adalah serangkaian kemunduran kesehatan terbaru Kirchner, sehingga memaksanya melewatkan beberapa perjalanan penting. Termasuk, menghadiri pertemuan G20 di Australia dan kunjungan ke Vatikan.

Kunjungan ke Tiongkok merupakan usaha Argentina untuk meningkatkan hubungan dengan memperluas kehadiran bisnis negeri Tirai Bambu tersebut di Amerika Latin.

Sejauh ini, Tiongkok memiliki total USD 23 miliyar yang diinvestasikan di Argentina. Terutama di bidang energi, pertambangan, sektor keuangan dan ekspor produk pertanian. [why] 

Populer

PIK-2 dan Ancaman Kedaulatan Negara

Rabu, 19 Agustus 2026 | 04:42

KPK Bakal Dalami Data Intelijen soal Dugaan Suap ke Purbaya dan Anggota Komisi XI DPR

Kamis, 27 Agustus 2026 | 02:24

KPK OTT Rektor Unsoed Prof Akhmad Sodiq

Jumat, 21 Agustus 2026 | 08:01

Dakwaan Lemah, Perkara Chromebook Murni Rekayasa

Kamis, 27 Agustus 2026 | 14:31

Profil Akhmad Sodiq, Rektor Unsoed yang Terjaring OTT KPK

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 09:02

Tidak Benar Menag Nasaruddin Umar Mundur

Rabu, 26 Agustus 2026 | 18:06

KPK Sebut Iptu Dias Tak Bisa Dijerat Dewas, Penanganan Etik Diserahkan ke Polri

Senin, 24 Agustus 2026 | 11:47

UPDATE

Jasa Kiai Kampung

Minggu, 30 Agustus 2026 | 04:26

Waketum MUI Usul Gaji Guru Pesantren di Atas UMR

Minggu, 30 Agustus 2026 | 04:16

Jangan Takut Kritik Pemerintah

Minggu, 30 Agustus 2026 | 04:04

Saham BYAN Mencuat, IAW Ingatkan soal Pengawasan Regulator

Minggu, 30 Agustus 2026 | 03:20

Melawan Amplop di Muktamar NU

Minggu, 30 Agustus 2026 | 03:08

Program Streamlining Danantara Tak Boleh Identik dengan PHK

Minggu, 30 Agustus 2026 | 02:38

Investor Diajak Terlibat 37 Proyek Investasi Strategis di Jakarta

Minggu, 30 Agustus 2026 | 02:17

Budi Arie Tolak Cabut Analisis Pemilu sebelum 2029

Minggu, 30 Agustus 2026 | 02:02

Jangan Berhenti pada Janji 15 Desember

Minggu, 30 Agustus 2026 | 01:35

Pajak Diduga Bocor Rp5 Triliun, Purbaya Kantongi 40 Nama Perusahaan Baja

Minggu, 30 Agustus 2026 | 01:21

Selengkapnya