Berita

Dunia

Serikat Guru Tagih Janji Pemerintah Naikkan 25 Persen Gaji

SABTU, 31 JANUARI 2015 | 14:23 WIB | LAPORAN: SHOFFA A FAJRIYAH

Serikat Guru Kosovo menyatukan suara dengan menggelar aksi mogok kerja demi menuntut kenaikan gaji pada Jumat (30/1).

Aksi ini terjadi sejak pukul 7 pagi waktu setempat dengan memberikan surat pemberitahuan yang ditempatkan hampir di seluruh sekolah-sekolah terlebih dahulu. Akibatnya, ribuan murid sekolah pun terpaksa diliburkan.

Kepala Serikat Guru Kosovo, Rrahman Jashari, mengatakan bahwa aksi tersebut merupakan konsekuensi dari kurangnya refleksi pemerintah.


Ia menegaskan jika tuntutannya diabaikan oleh pemerintah, mereka akan meresponnya dengan tindakan lain.

"Saya berharap bahwa setelah pemogokan ini pemerintah Kosovo akan duduk dengan serikat pekerja pendidikan untuk membahas masalah dan mencari solusinya," kata Jashari, seperti dimuat Xinhua.

Para guru SD, SMP, dan SMA ini meminta pemerintah memenuhi janjinya untuk meningkatkan kenaikan gaji sebesar 25 persen per Januari 2015.

Namun Perdana Menteri Isa Mustafa, yang baru terpilih pada Juni 2014 lalu, mengatakan bahwa hal tersebut tidak mungkin terjadi di tahun ini karena keterbatasan anggaran. [mel]

Populer

PIK-2 dan Ancaman Kedaulatan Negara

Rabu, 19 Agustus 2026 | 04:42

KPK Bakal Dalami Data Intelijen soal Dugaan Suap ke Purbaya dan Anggota Komisi XI DPR

Kamis, 27 Agustus 2026 | 02:24

KPK OTT Rektor Unsoed Prof Akhmad Sodiq

Jumat, 21 Agustus 2026 | 08:01

Dakwaan Lemah, Perkara Chromebook Murni Rekayasa

Kamis, 27 Agustus 2026 | 14:31

Profil Akhmad Sodiq, Rektor Unsoed yang Terjaring OTT KPK

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 09:02

Tidak Benar Menag Nasaruddin Umar Mundur

Rabu, 26 Agustus 2026 | 18:06

KPK Sebut Iptu Dias Tak Bisa Dijerat Dewas, Penanganan Etik Diserahkan ke Polri

Senin, 24 Agustus 2026 | 11:47

UPDATE

Jasa Kiai Kampung

Minggu, 30 Agustus 2026 | 04:26

Waketum MUI Usul Gaji Guru Pesantren di Atas UMR

Minggu, 30 Agustus 2026 | 04:16

Jangan Takut Kritik Pemerintah

Minggu, 30 Agustus 2026 | 04:04

Saham BYAN Mencuat, IAW Ingatkan soal Pengawasan Regulator

Minggu, 30 Agustus 2026 | 03:20

Melawan Amplop di Muktamar NU

Minggu, 30 Agustus 2026 | 03:08

Program Streamlining Danantara Tak Boleh Identik dengan PHK

Minggu, 30 Agustus 2026 | 02:38

Investor Diajak Terlibat 37 Proyek Investasi Strategis di Jakarta

Minggu, 30 Agustus 2026 | 02:17

Budi Arie Tolak Cabut Analisis Pemilu sebelum 2029

Minggu, 30 Agustus 2026 | 02:02

Jangan Berhenti pada Janji 15 Desember

Minggu, 30 Agustus 2026 | 01:35

Pajak Diduga Bocor Rp5 Triliun, Purbaya Kantongi 40 Nama Perusahaan Baja

Minggu, 30 Agustus 2026 | 01:21

Selengkapnya