Berita

Nusantara

Ridwan Kamil Rangkul Kader PMII dalam Program Desentralisasi Pembangunan

MINGGU, 25 JANUARI 2015 | 16:40 WIB | LAPORAN: SHOFFA A FAJRIYAH

Organsiasi kepemudaan diharapkan tidak hanya memiliki kegiatan positif di internalnya saja, tetapi juga bisa menjadi stake holder bagi Indonesia.

Hal ini disampaikan Walikota Bandung Ridwan Kamil saat menghadiri pelantikan Pengurus Cabang Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Kota Bandung 2014-2015 di Aula Universitas Islam Nusantara Jalan Soekarno-Hatta Kota Bandung siang tadi (Minggu, 25/1).

"Saya mengucapkan selamat mudah-mudahan bisa PC PMII Kota Bandung bisa mempunyai kegiatan yang positif kepada internal masyarakat Kota Bandung," ujar Ridwan.


Dalam kesempatan tersebut, Ridwan juga mengajak pengurus PMII untuk tidak hanya menjadi stake holder bagi masyarakat tetapi juga bisa mendorong Indonesia dari dalam.

Ridwan juga mengajak pengurus PMII Kota Bandung untuk terlibat dalam progam Pemkot Bandung yaitu Desentralisasi Pembangunan.

"Kami butuh keikhlasan warga Bandung untuk jadi tim pendamping program ini. Saya tidak percaya siapa-siapa. Saya percaya mahasiswa," tegasnya.

Pemerintah Kota Bandung akan mengucurkan dana masing-masing Rp. 100 juta untuk RT, RW dan Camat yang akan turun pada bulan Maret mendatang.

"Di Kota Bandung ada sekitar 50 kelurahan sehingga butuh 150 mahasiswa untuk mengawasi progam ini," lanjutnya

Oleh karena itu, Ketua PC PMII terpilih Ahmad Riyadi diminta untuk menyerahkan 150 kadernya dalam waktu tujuh hari mendatang.

Ridwan juga berpesan kepada kader-kader PMII agar terus membela cita-citanya dan membangun negeri ini, khususnya Bandung, menjadi baldatun toyyibatun warabbun ghafur.

"Kerja cerdas, kerja keras, kerja ikhlas, kerja tuntas sehingga kita buktikan Bandung menjadi baldatun toyyibatun warabbun ghafur seperti yang kita impikan," tandasnya.[wid

Populer

PIK-2 dan Ancaman Kedaulatan Negara

Rabu, 19 Agustus 2026 | 04:42

KPK Bakal Dalami Data Intelijen soal Dugaan Suap ke Purbaya dan Anggota Komisi XI DPR

Kamis, 27 Agustus 2026 | 02:24

KPK OTT Rektor Unsoed Prof Akhmad Sodiq

Jumat, 21 Agustus 2026 | 08:01

Dakwaan Lemah, Perkara Chromebook Murni Rekayasa

Kamis, 27 Agustus 2026 | 14:31

Profil Akhmad Sodiq, Rektor Unsoed yang Terjaring OTT KPK

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 09:02

Tidak Benar Menag Nasaruddin Umar Mundur

Rabu, 26 Agustus 2026 | 18:06

KPK Sebut Iptu Dias Tak Bisa Dijerat Dewas, Penanganan Etik Diserahkan ke Polri

Senin, 24 Agustus 2026 | 11:47

UPDATE

Jasa Kiai Kampung

Minggu, 30 Agustus 2026 | 04:26

Waketum MUI Usul Gaji Guru Pesantren di Atas UMR

Minggu, 30 Agustus 2026 | 04:16

Jangan Takut Kritik Pemerintah

Minggu, 30 Agustus 2026 | 04:04

Saham BYAN Mencuat, IAW Ingatkan soal Pengawasan Regulator

Minggu, 30 Agustus 2026 | 03:20

Melawan Amplop di Muktamar NU

Minggu, 30 Agustus 2026 | 03:08

Program Streamlining Danantara Tak Boleh Identik dengan PHK

Minggu, 30 Agustus 2026 | 02:38

Investor Diajak Terlibat 37 Proyek Investasi Strategis di Jakarta

Minggu, 30 Agustus 2026 | 02:17

Budi Arie Tolak Cabut Analisis Pemilu sebelum 2029

Minggu, 30 Agustus 2026 | 02:02

Jangan Berhenti pada Janji 15 Desember

Minggu, 30 Agustus 2026 | 01:35

Pajak Diduga Bocor Rp5 Triliun, Purbaya Kantongi 40 Nama Perusahaan Baja

Minggu, 30 Agustus 2026 | 01:21

Selengkapnya