Berita

Dunia

Paus Disambut Meriah Korban Topan Haiyan

SABTU, 17 JANUARI 2015 | 12:01 WIB | LAPORAN: SHOFFA A FAJRIYAH

Melanjutkan kunjungannya ke luar negeri sejak awal pekan ini, hari ini Paus Fransiskus akan mengunjungi sebuah kota di Filipina Tengah untuk bertemu para korban Topan Haiyan November 2013.

Paus pertama asal Amerika Selatan ini ini telah tiba di Manila kemarin (Jumat, 16/1), dalam kunjungan yang dijadwalkan berlangsung selama lima hari di negara Asia dengan penganut Katolik terbanyak itu.

Setibanya di Tacloban, salah satu kota paling parah terkena dampak Topan Haiyan, Paus langsung disambut puluhan ribu orang. Sebagian dari mereka yang menantinya bahkan sampai menginap di bandara Tacloban.


Di tengah gerimis dan cuaca berangin, lautan manusia itu menggunakan jas hujan kuning yang diberikan oleh pemerintah setempat seraya meneriakkan "Hidup Paus".

Sesaat setelah turun dari pesawat, Paus menjelaskan bahwa mengunjungi umatnya yang jadi korban Topan Haiyan menjadi prioritas utamanya.
 
"Kunjungan ini dimaksudkan untuk mengungkapkan kedekatan saya kepada saudara-saudara yang mengalami penderitaan, kerugian dan kehancuran yang disebabkan oleh Topan Yolanda (Haiyan)," kata Paus, seperti dimuat AFP.

Perlu diingat, Topan Haiyan yang terjadi pada November 2013 telah menyebabkan 7.350 orang tewas ataupun hilang. Terlebih, Haiyan juga telah menghilangkan pekerjaan para nelayan dan petani di Tacloban yang merupakan daerah termiskin di Filipina. [ald]

Populer

PIK-2 dan Ancaman Kedaulatan Negara

Rabu, 19 Agustus 2026 | 04:42

KPK Bakal Dalami Data Intelijen soal Dugaan Suap ke Purbaya dan Anggota Komisi XI DPR

Kamis, 27 Agustus 2026 | 02:24

KPK OTT Rektor Unsoed Prof Akhmad Sodiq

Jumat, 21 Agustus 2026 | 08:01

Dakwaan Lemah, Perkara Chromebook Murni Rekayasa

Kamis, 27 Agustus 2026 | 14:31

Profil Akhmad Sodiq, Rektor Unsoed yang Terjaring OTT KPK

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 09:02

Tidak Benar Menag Nasaruddin Umar Mundur

Rabu, 26 Agustus 2026 | 18:06

KPK Sebut Iptu Dias Tak Bisa Dijerat Dewas, Penanganan Etik Diserahkan ke Polri

Senin, 24 Agustus 2026 | 11:47

UPDATE

Jasa Kiai Kampung

Minggu, 30 Agustus 2026 | 04:26

Waketum MUI Usul Gaji Guru Pesantren di Atas UMR

Minggu, 30 Agustus 2026 | 04:16

Jangan Takut Kritik Pemerintah

Minggu, 30 Agustus 2026 | 04:04

Saham BYAN Mencuat, IAW Ingatkan soal Pengawasan Regulator

Minggu, 30 Agustus 2026 | 03:20

Melawan Amplop di Muktamar NU

Minggu, 30 Agustus 2026 | 03:08

Program Streamlining Danantara Tak Boleh Identik dengan PHK

Minggu, 30 Agustus 2026 | 02:38

Investor Diajak Terlibat 37 Proyek Investasi Strategis di Jakarta

Minggu, 30 Agustus 2026 | 02:17

Budi Arie Tolak Cabut Analisis Pemilu sebelum 2029

Minggu, 30 Agustus 2026 | 02:02

Jangan Berhenti pada Janji 15 Desember

Minggu, 30 Agustus 2026 | 01:35

Pajak Diduga Bocor Rp5 Triliun, Purbaya Kantongi 40 Nama Perusahaan Baja

Minggu, 30 Agustus 2026 | 01:21

Selengkapnya