Berita

presiden Sirisena/net

Presiden Kunjungi India, Nelayan Sri Lanka Dibebaskan

MINGGU, 11 JANUARI 2015 | 19:33 WIB | LAPORAN: SHOFFA A FAJRIYAH

Presiden Sri Lanka yang baru terpilih Maithripala Sirisena akan melakukan kunjungan resmi pertamanya ke India bulan depan.

Juru bicara kepresidenan Sri Lanka, Rajitha Seneratne, mengatakan bahwa kunjungan tersebut dilakukan untuk memperkuat hubungan bilateral kedua negara.

Kunjungan ini datang setelah Perdana Menteri India Narendra Modi menelepon dan mengucapkan selamat kepada Sirisena setelah ia dinyatakan sebagai pemenang dalam pemilihan presiden pada Kamis lalu (8/1). Pada kesempatan itu, Modi mengundang Sirisena datang ke negaranya.


"Modi mengundang Presiden Sirisena untuk mengunjungi India. Dia (Sirisena) akan melakukan itu (mengunjungi India) bulan depan. Kami percaya hubungan dengan India sangat penting dan kedua pemimpin tertarik untuk memiliki hubungan dekat," kata Seneratne hari ini seperti dilaporkan Xinhua, Minggu (11/1).

Selain itu, Senaratne yang juga merupakan mantan menteri perikanan, menegaskan bahwa Sri Lanka juga akan membebaskan nelayan India yang ditahan di negaranya sebagai langkah untuk meningkatkan hubungan ke dua negara. [why]

Populer

PIK-2 dan Ancaman Kedaulatan Negara

Rabu, 19 Agustus 2026 | 04:42

KPK Bakal Dalami Data Intelijen soal Dugaan Suap ke Purbaya dan Anggota Komisi XI DPR

Kamis, 27 Agustus 2026 | 02:24

KPK OTT Rektor Unsoed Prof Akhmad Sodiq

Jumat, 21 Agustus 2026 | 08:01

Dakwaan Lemah, Perkara Chromebook Murni Rekayasa

Kamis, 27 Agustus 2026 | 14:31

Profil Akhmad Sodiq, Rektor Unsoed yang Terjaring OTT KPK

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 09:02

Tidak Benar Menag Nasaruddin Umar Mundur

Rabu, 26 Agustus 2026 | 18:06

KPK Sebut Iptu Dias Tak Bisa Dijerat Dewas, Penanganan Etik Diserahkan ke Polri

Senin, 24 Agustus 2026 | 11:47

UPDATE

Jasa Kiai Kampung

Minggu, 30 Agustus 2026 | 04:26

Waketum MUI Usul Gaji Guru Pesantren di Atas UMR

Minggu, 30 Agustus 2026 | 04:16

Jangan Takut Kritik Pemerintah

Minggu, 30 Agustus 2026 | 04:04

Saham BYAN Mencuat, IAW Ingatkan soal Pengawasan Regulator

Minggu, 30 Agustus 2026 | 03:20

Melawan Amplop di Muktamar NU

Minggu, 30 Agustus 2026 | 03:08

Program Streamlining Danantara Tak Boleh Identik dengan PHK

Minggu, 30 Agustus 2026 | 02:38

Investor Diajak Terlibat 37 Proyek Investasi Strategis di Jakarta

Minggu, 30 Agustus 2026 | 02:17

Budi Arie Tolak Cabut Analisis Pemilu sebelum 2029

Minggu, 30 Agustus 2026 | 02:02

Jangan Berhenti pada Janji 15 Desember

Minggu, 30 Agustus 2026 | 01:35

Pajak Diduga Bocor Rp5 Triliun, Purbaya Kantongi 40 Nama Perusahaan Baja

Minggu, 30 Agustus 2026 | 01:21

Selengkapnya