Berita

foto: raja abdullah/net

Dunia

Infeksi Paru-paru, Raja Abdullah Gunakan Tabung Oksigen

SABTU, 03 JANUARI 2015 | 12:06 WIB | LAPORAN: SHOFFA A FAJRIYAH

Raja Arab Saudi Abdullah terpaksa menggunakan tabung oksigen selama menjalani pengobatan akibat infeksi paru-paru yang dideritanya

"Tabung oksigen digunakan untuk membantunya bernapas sementara setelah mengetahui Abdullah menderita infeksi paru-paru," begitu pernyataan dari Istana Arab Saudi tanpa memberikan rincian lebih lanjut, seperti dimuat Saudi Press Agency (Jumat, 2/1).

Raja Abdullah diketahui dirawat di sebuah Rumah Sakit Militer di Arab Saudi untuk menjalani pemerikasaan medis pad Rabu (31/12).


Dokter kemudian memintanya untuk menggunakan tabung oksigen setelah didiagnosa menderita infeksi paru-paru.

Kekhawatiran mengenai kondisi kesehatan Raja Abdullah ini telah meningkat dalam beberapa tahun terakhir, termasuk serangkaian operasi yang dijalaninya.

Bukan kali ini saja Raja Abdullah menggunakan tabung oksigen. Pada bulan Maret tahun lalu, Raja Abdullah juga mengenakan tabung oksigen dalam pertemuan dengan Presiden Obama di Riyadh. [mel]

Populer

PIK-2 dan Ancaman Kedaulatan Negara

Rabu, 19 Agustus 2026 | 04:42

KPK Bakal Dalami Data Intelijen soal Dugaan Suap ke Purbaya dan Anggota Komisi XI DPR

Kamis, 27 Agustus 2026 | 02:24

KPK OTT Rektor Unsoed Prof Akhmad Sodiq

Jumat, 21 Agustus 2026 | 08:01

Dakwaan Lemah, Perkara Chromebook Murni Rekayasa

Kamis, 27 Agustus 2026 | 14:31

Profil Akhmad Sodiq, Rektor Unsoed yang Terjaring OTT KPK

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 09:02

Tidak Benar Menag Nasaruddin Umar Mundur

Rabu, 26 Agustus 2026 | 18:06

KPK Sebut Iptu Dias Tak Bisa Dijerat Dewas, Penanganan Etik Diserahkan ke Polri

Senin, 24 Agustus 2026 | 11:47

UPDATE

Jasa Kiai Kampung

Minggu, 30 Agustus 2026 | 04:26

Waketum MUI Usul Gaji Guru Pesantren di Atas UMR

Minggu, 30 Agustus 2026 | 04:16

Jangan Takut Kritik Pemerintah

Minggu, 30 Agustus 2026 | 04:04

Saham BYAN Mencuat, IAW Ingatkan soal Pengawasan Regulator

Minggu, 30 Agustus 2026 | 03:20

Melawan Amplop di Muktamar NU

Minggu, 30 Agustus 2026 | 03:08

Program Streamlining Danantara Tak Boleh Identik dengan PHK

Minggu, 30 Agustus 2026 | 02:38

Investor Diajak Terlibat 37 Proyek Investasi Strategis di Jakarta

Minggu, 30 Agustus 2026 | 02:17

Budi Arie Tolak Cabut Analisis Pemilu sebelum 2029

Minggu, 30 Agustus 2026 | 02:02

Jangan Berhenti pada Janji 15 Desember

Minggu, 30 Agustus 2026 | 01:35

Pajak Diduga Bocor Rp5 Triliun, Purbaya Kantongi 40 Nama Perusahaan Baja

Minggu, 30 Agustus 2026 | 01:21

Selengkapnya