Berita

sby

Rakyat jangan Kecewa kalau Ternyata Marah SBY ke Golkar hanya Acting

SABTU, 06 DESEMBER 2014 | 14:00 WIB | LAPORAN: ZULHIDAYAT SIREGAR

Mantan Presiden SBY marah dan bereaksi keras atas sikap Partai Golkar yang mendukung pemilihan kepala daerah lewat DPRD. SBY pun mengaku dikhianati karena beringin sebelumnya sudah sepakat dengan Perppu Pilkada langsung.

Namun, sikap SBY tersebut dinilai hanya acting. SBY berbuat demikian agar punya alasan bahwa dia sudah berjuang keras kalau pada akhirnya Perppu tersebut ditolak DPR.

Demikian disampaikan pengamat politik Ray Rangkuti dalam diskusi "Jalan Berliku Perppu" yang disiarkan Radio Smart FM (Sabtu, 6/12).


Pasalnya, sambung Ray, SBY juga bersikap hal yang sama sebelumnya. Sebelum pengesahan revisi UU Pilkada, SBY berkoar-koar di Youtube bahwa dia akan berjuang sekeras mungkin agar hak rakyat memilih kepala daerah tetap dipertahankan. Namun, kenyataannya pada saat Rapat Paripurna DPR, Demokrat walkout sehingga opsi pilkada lewat DPRD menang.

"Sekarang muncul reaksi yang begitu luas. Tetap bagi saya, harus hati-hati atau melihat bahwa yang seperti ini juga terjadi sebelumnya. Sebelumnya SBY berpidato melalui Youtube akan perjuangkan pikada langsung, tapi tiba-tiba walkout," tegas Ray.

"Reaksi Pak SBY kelihatan heboh marah, merasa dicurangi, ada harapan Demokrat akan all out. Tapi kita harus siapkan hati yang lain agar tidak kecewa kalau tidak terjadi," demikian Ray Rangkuti yang juga Direktur Lingkar Madani Indonesia ini.[zul]

Populer

Duit Rp100 Miliar Hasil OTT KPK Dikabarkan Milik Nusron Wahid

Selasa, 15 September 2026 | 13:16

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Mengenal Pantas Sutardja, Orang Super Kaya AS Berdarah Indonesia

Kamis, 10 September 2026 | 05:04

KPK Belum Tutup Peluang Periksa Bos Rokok HS M Suryo

Sabtu, 12 September 2026 | 06:08

KPK Periksa Karyawan PT SCGU

Selasa, 08 September 2026 | 15:34

Pendatang Baru, Partai Gema Bangsa Siap Verifikasi Pemilu 2029

Minggu, 13 September 2026 | 17:39

KPK Dikabarkan Tetapkan Tangan Kanan Nusron Wahid Hingga Pihak Summarecon sebagai Tersangka

Selasa, 15 September 2026 | 09:40

UPDATE

Kodam XII/Tanjungpura Geser Pasukan Atasi Karhutla ke Selatan Kalbar

Sabtu, 19 September 2026 | 05:09

Ketika Politik Uang Dianggap Wajar

Sabtu, 19 September 2026 | 04:45

Profesor Webster University: Pimpinan Negara Barat Harus Contoh Prabowonomics

Sabtu, 19 September 2026 | 04:16

Ekosistem Pengolahan Ikan Skala Mikro dan Kecil Terus Diperkuat

Sabtu, 19 September 2026 | 03:45

Fapet IPB University Hasilkan Inovasi Songsong Komersialisasi Ayam Lokal

Sabtu, 19 September 2026 | 03:13

Kejati Sumut Didesak Usut Tuntas Kasus Lahan Tol Medan-Binjai

Sabtu, 19 September 2026 | 02:45

Ketika Polemik Ijazah Berubah jadi Komoditas Politik

Sabtu, 19 September 2026 | 02:17

Tim Hukum UIN Jakarta Datangi Kejati Banten Usut Korupsi Eks Rektor

Sabtu, 19 September 2026 | 01:50

Humanika Harus Bantu Presiden Bawa Keluar RI dari Middle Income Trap

Sabtu, 19 September 2026 | 01:26

Konstruksi Waktu Dugaan TPPU dan Pemerasan Kasus Febrie Tidak Sinkron

Sabtu, 19 September 2026 | 01:02

Selengkapnya