Berita

sby

SBY Tak Perlu Keluarkan Perppu Kalau Sejak Awal Konsisten

SABTU, 06 DESEMBER 2014 | 09:42 WIB | LAPORAN: ZULHIDAYAT SIREGAR

Polemik tentang pelaksanaan pemilihan kepala daerah secara langsung yang mengemuka hingga saat ini tidak lepas dari ketidakkonsistenan Presiden SBY saat masih menjabat.

Pasalnya, saat mengajukan revisi UU Pilkada pemerintah saat itu mengandalkan kalkulasi jangka pendek.

Demikian disampaikan pengamat politik dari Populi Center Nico Harjanto dalam diskusi "Jalan berliku Perppu" yang disiarkan Radio Smart FM pagi ini.


Nico menjelaskan, saat mengajukan revisi RUU Pilkada tahu lalu, pemerintah ngotot agar bupati dan walikota dipilih lewat DPRD. Namun setelah mendapat penolakan, mereka mengusulkan yang dipilih DPRD adalah gubernur mengingat gubernur perpanjangan tangan pemerintah pusat.

Namun, hal itu juga tetap ditolak masyarakat. Karena pemilihan secara langsung adalah kebijakan otonomi daerah dan amanat reformasi.

Nico menjelaskan, Demokrat mengusulkan demikian karena saat itu mengusai DPRD dan akan mendapatkan keuntungan. "Namun mereka lupa rakyat bisa mengkoreksi. Setelah pileg Demorkat terjun bebas. Mereka mulai berubah," ungkapnya.

Makanya, sambung Nico, muncul insiden Demokrat walk out pada saat Paripurna pengesahan RUU Pilkada. Pada saat yang sama, SBY sedang berada di luar negeri. "KMP (Koalisi Merah Putih) akhirnya bisa menggolkan revisi RUU Pilkada," tegasnya.

Menurutnya, SBY semestinya tidak perlu mengeluarkan Perppu Pilkada langsung kalau sejak awal konsisten ingin menjaga amanat reformasi tersebut. [zul]

Populer

Duit Rp100 Miliar Hasil OTT KPK Dikabarkan Milik Nusron Wahid

Selasa, 15 September 2026 | 13:16

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Mengenal Pantas Sutardja, Orang Super Kaya AS Berdarah Indonesia

Kamis, 10 September 2026 | 05:04

KPK Belum Tutup Peluang Periksa Bos Rokok HS M Suryo

Sabtu, 12 September 2026 | 06:08

KPK Periksa Karyawan PT SCGU

Selasa, 08 September 2026 | 15:34

Pendatang Baru, Partai Gema Bangsa Siap Verifikasi Pemilu 2029

Minggu, 13 September 2026 | 17:39

KPK Dikabarkan Tetapkan Tangan Kanan Nusron Wahid Hingga Pihak Summarecon sebagai Tersangka

Selasa, 15 September 2026 | 09:40

UPDATE

Kodam XII/Tanjungpura Geser Pasukan Atasi Karhutla ke Selatan Kalbar

Sabtu, 19 September 2026 | 05:09

Ketika Politik Uang Dianggap Wajar

Sabtu, 19 September 2026 | 04:45

Profesor Webster University: Pimpinan Negara Barat Harus Contoh Prabowonomics

Sabtu, 19 September 2026 | 04:16

Ekosistem Pengolahan Ikan Skala Mikro dan Kecil Terus Diperkuat

Sabtu, 19 September 2026 | 03:45

Fapet IPB University Hasilkan Inovasi Songsong Komersialisasi Ayam Lokal

Sabtu, 19 September 2026 | 03:13

Kejati Sumut Didesak Usut Tuntas Kasus Lahan Tol Medan-Binjai

Sabtu, 19 September 2026 | 02:45

Ketika Polemik Ijazah Berubah jadi Komoditas Politik

Sabtu, 19 September 2026 | 02:17

Tim Hukum UIN Jakarta Datangi Kejati Banten Usut Korupsi Eks Rektor

Sabtu, 19 September 2026 | 01:50

Humanika Harus Bantu Presiden Bawa Keluar RI dari Middle Income Trap

Sabtu, 19 September 2026 | 01:26

Konstruksi Waktu Dugaan TPPU dan Pemerasan Kasus Febrie Tidak Sinkron

Sabtu, 19 September 2026 | 01:02

Selengkapnya