Berita

Dunia

BNPB Memantau, BMKG Keluarkan Peringatan Dini Dampak Badai Hagupit

SABTU, 06 DESEMBER 2014 | 08:55 WIB | LAPORAN: ZULHIDAYAT SIREGAR

Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) terus memantau perkembangan siklon Hagupit dengan menggunakan sistem InAWARE (Indonesia All Hazard Warning Risk Evaluation) hasil kerjasama dengan Pacific Disaster Center.

Sementara Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) telah mengeluarkan peringatan dini dampak dari siklon Hagupit yang diperkirakan bakal menerjang Filipina besok (Minggu, 7/12).

"Masyarakat diimbau untuk selalu waspada," kata Kepala Pusat Data Informasi dan Humas BNPB, Sutopo Purwo Nugroho, pagi ini. (Baca: Filipina Bakal Diterjang Topan Hagupit, Ribuan Orang Diungsikan)


Saat ini, hujan ringan-sedang berpotensi di wilayah Kalimantan Barat bagian selatan, Kalimantan Tengah, Kalimantan Utara, Sulawesi Utara, Maluku Utara, dan Papua Barat. Sementara Gelombang laut dengan tinggi 2-3 meter terjadi di  Perairan Kepulangan. Sangihe, Laut Maluku bagian utara, Laut Halmahera, Perairan timur Halmahera, Perairan Raja Ampat, Perairan utara Papua Barat.

"Gelombang laut dengan tinggi 3-4 meter di Perairan Kep. Talaud, Perairan utara Halmahera, Samudera Pasifik utara Halmahera dan Papua," demikian Sutopo. [zul]

Populer

Duit Rp100 Miliar Hasil OTT KPK Dikabarkan Milik Nusron Wahid

Selasa, 15 September 2026 | 13:16

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Mengenal Pantas Sutardja, Orang Super Kaya AS Berdarah Indonesia

Kamis, 10 September 2026 | 05:04

KPK Belum Tutup Peluang Periksa Bos Rokok HS M Suryo

Sabtu, 12 September 2026 | 06:08

KPK Periksa Karyawan PT SCGU

Selasa, 08 September 2026 | 15:34

Pendatang Baru, Partai Gema Bangsa Siap Verifikasi Pemilu 2029

Minggu, 13 September 2026 | 17:39

KPK Dikabarkan Tetapkan Tangan Kanan Nusron Wahid Hingga Pihak Summarecon sebagai Tersangka

Selasa, 15 September 2026 | 09:40

UPDATE

Kodam XII/Tanjungpura Geser Pasukan Atasi Karhutla ke Selatan Kalbar

Sabtu, 19 September 2026 | 05:09

Ketika Politik Uang Dianggap Wajar

Sabtu, 19 September 2026 | 04:45

Profesor Webster University: Pimpinan Negara Barat Harus Contoh Prabowonomics

Sabtu, 19 September 2026 | 04:16

Ekosistem Pengolahan Ikan Skala Mikro dan Kecil Terus Diperkuat

Sabtu, 19 September 2026 | 03:45

Fapet IPB University Hasilkan Inovasi Songsong Komersialisasi Ayam Lokal

Sabtu, 19 September 2026 | 03:13

Kejati Sumut Didesak Usut Tuntas Kasus Lahan Tol Medan-Binjai

Sabtu, 19 September 2026 | 02:45

Ketika Polemik Ijazah Berubah jadi Komoditas Politik

Sabtu, 19 September 2026 | 02:17

Tim Hukum UIN Jakarta Datangi Kejati Banten Usut Korupsi Eks Rektor

Sabtu, 19 September 2026 | 01:50

Humanika Harus Bantu Presiden Bawa Keluar RI dari Middle Income Trap

Sabtu, 19 September 2026 | 01:26

Konstruksi Waktu Dugaan TPPU dan Pemerasan Kasus Febrie Tidak Sinkron

Sabtu, 19 September 2026 | 01:02

Selengkapnya