Berita

sby

Peduli Etnis Tionghoa, SBY Mendapat Award dari World Chinese Economic Forum

SABTU, 06 DESEMBER 2014 | 07:38 WIB | LAPORAN: ZULHIDAYAT SIREGAR

Presiden RI ke-6 Susilo Bambang Yudhoyono dianugerahi Special Benevolent Leadership Award oleh World Chinese Economic Forum (WCEF) di Chongqing, Tiongkok. Award ini bentuk apresiasi atas kontribusi SBY dalam mengembangkan peradaban dunia dan kepedulian kepada etnis Tionghoa.

Di hadapan 500 tokoh Tionghoa dari seluruh dunia saat menerima award tersebut, SBY berbagi cerita atas kontribusi masyarakat Indonesia keturunan Tionghoa dalam bangun Tanah Air.

SBY mengungkapkan, sejarah menunjukkan etnis Tionghoa di Indonesia pernah berjuang untuk mendapatkan kesetaraan hak sebagai WNI. Namun sekarang banyak etnis Tionghoa aktif berpartisipasi dalam Parlemen & Pemerintahan. Salah satunya Mari Pangestu yang menjabat Menteri Perdagangan dan Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif pada masa pemerintahan SBY.


Begitu juga juga dengan Ibukota Jakarta yang saat dipimpin Gubernur Basuki T. Purnama. "Terlepas dari etnis, agama ataupun gendernya, semua orang miliki kesempatan utk memimpin," demikian dikutip dari akun Twitter SBY pagi ini.

Tak hanya itu, saat ini Tahun Baru Cina telah dijadikan sebagai hari libur nasional & Konghucu telah menjadi agama yang dilindungi oleh negara. Sementara pada Agustus 2014, SBY meresmikan Museum Hakka di Taman Mini Indonesia Indah, Jakarta yang ditujukan untuk menampilkan nilai-nilai masyarakat Hakka sebagai inspirasi. [zul]

Populer

Duit Rp100 Miliar Hasil OTT KPK Dikabarkan Milik Nusron Wahid

Selasa, 15 September 2026 | 13:16

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Mengenal Pantas Sutardja, Orang Super Kaya AS Berdarah Indonesia

Kamis, 10 September 2026 | 05:04

KPK Belum Tutup Peluang Periksa Bos Rokok HS M Suryo

Sabtu, 12 September 2026 | 06:08

KPK Periksa Karyawan PT SCGU

Selasa, 08 September 2026 | 15:34

Pendatang Baru, Partai Gema Bangsa Siap Verifikasi Pemilu 2029

Minggu, 13 September 2026 | 17:39

KPK Dikabarkan Tetapkan Tangan Kanan Nusron Wahid Hingga Pihak Summarecon sebagai Tersangka

Selasa, 15 September 2026 | 09:40

UPDATE

Kodam XII/Tanjungpura Geser Pasukan Atasi Karhutla ke Selatan Kalbar

Sabtu, 19 September 2026 | 05:09

Ketika Politik Uang Dianggap Wajar

Sabtu, 19 September 2026 | 04:45

Profesor Webster University: Pimpinan Negara Barat Harus Contoh Prabowonomics

Sabtu, 19 September 2026 | 04:16

Ekosistem Pengolahan Ikan Skala Mikro dan Kecil Terus Diperkuat

Sabtu, 19 September 2026 | 03:45

Fapet IPB University Hasilkan Inovasi Songsong Komersialisasi Ayam Lokal

Sabtu, 19 September 2026 | 03:13

Kejati Sumut Didesak Usut Tuntas Kasus Lahan Tol Medan-Binjai

Sabtu, 19 September 2026 | 02:45

Ketika Polemik Ijazah Berubah jadi Komoditas Politik

Sabtu, 19 September 2026 | 02:17

Tim Hukum UIN Jakarta Datangi Kejati Banten Usut Korupsi Eks Rektor

Sabtu, 19 September 2026 | 01:50

Humanika Harus Bantu Presiden Bawa Keluar RI dari Middle Income Trap

Sabtu, 19 September 2026 | 01:26

Konstruksi Waktu Dugaan TPPU dan Pemerasan Kasus Febrie Tidak Sinkron

Sabtu, 19 September 2026 | 01:02

Selengkapnya