Berita

Andressa Urach

Blitz

Andressa Urach, Kritis Karena Operasi Di Paha

JUMAT, 05 DESEMBER 2014 | 09:26 WIB | HARIAN RAKYAT MERDEKA

Jika kebanyakan wanita tidak percaya diri dengan paha yang besar, berbeda dengan Andressa Urach yang terobsesi memiliki bentuk paha sintal. Sampai akhirnya, model dan bintang reality TV asal Brasil ini melakukan prosedur kecantikan pembesaran paha.

Sayangnya, prosedur tersebut malah berakhir menjadi benca­na. Wanita yang terkenal karena gosip hubungan gelapnya bersa­ma pesepakbola Cristiano Ro­naldo itu kini mengalami kritis setelah beberapa waktu lalu melakukan prosedur pembesaran paha.

Urach menjalani prosedur filler dengan menggunakan dua injeksi dengan cairan yang berbeda jenis, hydrogel dan PMMA (Polymethyl methacry­late). Cairan tersebut disuntik­kan di paha atas dan bawah. Rupanya, cairan tersebut memi­liki efek buruk pada tubuhnya.


Pada Juli lalu, wanita yang dinobatkan sebagai runner-up bokong terbaik di Brasil ini merasa kakinya sangat sakit. Prosedur tersebut ternyata mem­buat otot-otot kakinya mem­busuk. Saat masih bisa di­wa­wancarai, Urach mengatakan bahwa hydrogel tidak bisa diserap tubuhnya yang menye­babkan kakinya jadi sakit.

Aku juga mengetahui bah­wa PMMA sudah melekat di ototku yang membuat jaringan di dalam tubuhku jadi mem­busuk. Itu sebabnya aku merasa kesakitan. Aku minum morfin setiap empat jam sekali dan antibiotik untuk meringankan rasa sakit,” ungkap Urach kepada situs R7 beberapa waktu lalu.

Meski penyakitnya tersebut sudah ditangani, tapi tampak­nya cairan yang berbahaya ter­sebut sudah menyebar kemana-kemana. Pada Sabtu (29), Urach dilarikan ke Rumah Sakit Conceicao di Porto Alegre, Brasil dalam keadaan yang sudah kritis karena infeksi di kaki kirinya.

Menurut dokter, wanita yang dijuluki sebagai Miss Bum Bum itu mengalami kompli­kasi. Beberapa media memberi­takan bahwa kabarnya dua kaki Urach telah diamputasi untuk mencegah penyebaran ke selu­ruh tubuhnya.

Untuk informasi tersebut, pihak rumah sakit tidak mau berkomentar. Mereka hanya mengatakan bahwa tekanan darah Urach sangat rendah dan kini dalam penanganan yang serius. ***

Populer

PIK-2 dan Ancaman Kedaulatan Negara

Rabu, 19 Agustus 2026 | 04:42

KPK OTT Rektor Unsoed Prof Akhmad Sodiq

Jumat, 21 Agustus 2026 | 08:01

KPK Bakal Dalami Data Intelijen soal Dugaan Suap ke Purbaya dan Anggota Komisi XI DPR

Kamis, 27 Agustus 2026 | 02:24

Profil Akhmad Sodiq, Rektor Unsoed yang Terjaring OTT KPK

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 09:02

Tidak Benar Menag Nasaruddin Umar Mundur

Rabu, 26 Agustus 2026 | 18:06

KPK Sebut Iptu Dias Tak Bisa Dijerat Dewas, Penanganan Etik Diserahkan ke Polri

Senin, 24 Agustus 2026 | 11:47

Belasan Teman Jokowi Bagusnya Batal Jadi Saksi Sidang soal Ijazah

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 03:14

UPDATE

Rechta Institute: Muktamar NU Bersih Dari Politik Uang dan Balas Budi

Jumat, 28 Agustus 2026 | 12:16

Ucapan Budi Arie Soal Percepatan Pemilu 2029 Tak Bisa Dimaafkan

Jumat, 28 Agustus 2026 | 12:02

Nasaruddin Umar Pilih Jadi Menag Ketimbang Maju Ketum PBNU

Jumat, 28 Agustus 2026 | 12:01

PLN Siap Serap Listrik dari PSEL Bekasi, Capai 223.584 MWh per Tahun

Jumat, 28 Agustus 2026 | 11:51

Muktamar NU Turut Bahas RUU Perampasan Aset

Jumat, 28 Agustus 2026 | 11:40

Polisi Sebut Kelompok Perusuh Rusak Fasilitas Umum Usai Demo di Gedung DPR/MPR

Jumat, 28 Agustus 2026 | 11:34

Polda Metro Pastikan Aktivitas Warga Tetap Berjalan Pascademonstrasi

Jumat, 28 Agustus 2026 | 11:26

PLTS 100 GWp Diluncurkan, PLN Siap Percepat Swasembada Energi

Jumat, 28 Agustus 2026 | 11:11

Emas Antam Turun Lagi, Termurah Rp1,4 Juta

Jumat, 28 Agustus 2026 | 10:57

Legislator Aceh soal Blok Andaman: Rujukannya Harus Pasal 33 UUD 1945

Jumat, 28 Agustus 2026 | 10:40

Selengkapnya