Berita

Bella Shofie

Blitz

Bella Shofie, Kantongi Kocek Rp 120 Juta Per Bulan, Kok Masih Bingung

SELASA, 25 NOVEMBER 2014 | 10:04 WIB | HARIAN RAKYAT MERDEKA

Baru membintangi 4 film layar lebar horor esek-esek, 1 film komedi dan 8 judul FTV. Sukar dipercaya bisa kaya seperti Syahrini.

Bella Shofie sakit hati dan hancur dituduh sebagai wanita simpanan pejabat. Sangkalan ini berkali-kali dilontarkan setelah unit (apartemen) Casa Grande Casablanca, Jakarta yang ia sewa dari Udar Pristono, tersangka kasus korupsi Transjakarta, disita penyidik Kejaksaan, 12 November lalu.

Publik lantas meragukan sangkalan Bella. Pertama, unit yang diklaim disewa atas nama adik Bella itu harga sewanya hingga Rp 500 juta per tahun. Sesaat setelah disita, Bella mengaku bingung mencari tempat tinggal. Kok bisa sewa unit ratusan juta tapi susah cari rumah lain? Yang lain. Lewat Instagram dan pengakuannya di media, Bella seperti Syahrini, gemar pamer kemewahan. Bella memiliki puluhan koleksi sepatu Christian Louboutin dan tas dengan berbagai merk seperti Dior, Channel, Louis Vitton.


Belum lagi di garasi unitnya ada mobil sport Porsche. Publik pun bertanya, kok bisa Bella sekaya itu. Padahal, cewek 22 tahun asal Medan ini belum lama ngartis. Ramai diketahui, merintis karier dari model majalah pria dewasa, Bella baru membintangi 4 film layar lebar horor esek-esek, satu film komedi dan sejumlah FTV. Toh begitu, pihak Bella merasa memang sudah cukup mapan.

Bella itu pendapatannya ada di kisaran Rp 100 juta-Rp 120 juta per bulan. Dia kan main delapan sinetron FTV. Aku tau persis itu. Minggu ini aja dia lagi garap tiga film FTV. Jadi biaya sewa apartemen yang hanya Rp 400 juta per tahun bukan masalah,” ungkap Tata Liem, manajer Bella kepada Rakyat Merdeka, akhir pekan lalu.

Manajer kawakan ini menyayangkan angga­pan orang Bella itu simpanan-nya Udar. Me­nurut dia, adalah kebetulan Bella menyewa unit dari tersangka korupsi.

Kebetulan saja Bella tinggal di tempat Udar yang terbelit kasus. Kalau dia tahu bakalan gini, dia juga nggak akan ambil apartemen itu,” imbuh Tata.   

Sebelumnya, Kamis (20/11) Bella mengamini sering mendapat tawaran menjadi istri simpanan. Konon para pejabat itu juga memberi iming-iming kemewahan yang fantastis.

Aku memang dulu pernah bilang mau dijadikan istri simpanan pejabat. Diimingi apartemen Rp 15 miliar, mobil dan itu kejadiannya memang ada,” aku cewek yang pembawaannya centil dan heboh ini.

Kalau aku mau jadi istri simpanan udah dari kemarin-kemarin kali. Tapi aku ini aja apartemen masih sewa.”

Untuk menghindari penilaian negatif, Bella mengaku menerapkan standar ganda. Ia pun ingin lebih berhati-hati setiap mengambil tindakan.

Aku kalau ada makan malam, diundang pejabat itu bareng sama manajer dan tim. Kalau ada ajakan makan malamnya berdua, akan aku pikir seratus kali,” katanya.

Mantan pacar settingan” Adjie Pangestu ini menegaskan bukan cewek simpanan. Semua kemewahan yang ia miliki hasil dari keringat sendiri.

Ada cerita setiap beli tas. Beli satu tas nggak murah, aku harus nabung, kerja keras dan semua tas aku suka. Aku kalau ada tas model baru masuk, nggak gampang aku beli, aku lihat dulu modelnya,” tuturnya.

Meski berharga mahal, tas itu masih mampu dibelinya. Penghasilan dari bermain film dan menyanyi cukup untuk memenuhi keinginannya itu.

Ada juga sepatu, beli puluhan juta. Ada juga sih yang ratusan. Aku masih bisa beli, tapi kalau sudah Rp 500 juta ke atas, nggak kayaknya deh. Kalau tas ada puluhan, dari berbagai merek. Aku nabung dari kerja keras aku nyanyi,” imbuh Bella.

Secara jujur, ia mengakui memang tipe cewek matre. Kalau matre, cewek memang harus matre karena ke depannya cewek nggak mau susah. Apalagi perempuan cantik, itu harus matre tapi matrenya dalam hal yang wajar,” jelasnya.

Bella pun meminta agar dirinya tak lagi dikaitkan dengan sosok Udar Pristono.

Jadi please, supaya masalah ini jangan sampai membias, jangan ada lagi sebut nama aku dekat dengan Pak Udar atau apa. Aku tidak kenal dan tidak pernah bertemu sama Pak Udar,” tutup Bella.  ***

Populer

Kematian Penjaga Rumah Febrie Harus Diusut Tuntas

Senin, 27 Juli 2026 | 19:53

Jubir IKN Troy Pantouw Sempat Telepon Keluarga Sehari Sebelum Ditemukan Meninggal

Minggu, 26 Juli 2026 | 20:58

Putusan Eksepsi Dokter Tifa Berujung Antiklimaks

Minggu, 02 Agustus 2026 | 05:20

Oknum Brimob Jadi Tersangka, KPK Pastikan Sanksi Pidana hingga Etik Menanti

Jumat, 31 Juli 2026 | 13:44

15 Jeriken Bensin yang Menenggelamkan Jabatan Ayah

Senin, 27 Juli 2026 | 01:03

Dana Nasabah Rp2,58 Miliar Raib, BCA Digugat ke PN Jakpus

Selasa, 28 Juli 2026 | 16:02

KPK Konstruksikan Dugaan Fee Rp3,5 Miliar dari Waskita untuk Eks Ketum HIPMI

Minggu, 02 Agustus 2026 | 14:18

UPDATE

Ruang Digital Kondusif Faktor Penting Jaga Stabilitas Ekonomi dan Politik

Rabu, 05 Agustus 2026 | 04:03

Dibungkam Maung Bandung 2-1, STY Sebut Pemain Persija Belum Maksimal

Rabu, 05 Agustus 2026 | 03:43

Kuliah Koperasi untuk Feri Amsari

Rabu, 05 Agustus 2026 | 03:18

Gagasan Anti-Penjajahan Soemitro jadi Modal Bangsa Hadapi Dinamika Global

Rabu, 05 Agustus 2026 | 02:55

BRI Gelar Kick-Off BRIncubator 2026 Songsong Akselerasi UMKM Naik Kelas

Rabu, 05 Agustus 2026 | 02:33

Ziarahi Makam Bung Karno, Muzani Tegaskan Indonesia Rumah Bersama

Rabu, 05 Agustus 2026 | 02:12

Penentu Tingkat Kesuksesan suatu Negara

Rabu, 05 Agustus 2026 | 01:43

Ikan Gabus Baik untuk Ibu Pascamelahirkan, Begini Penjelasannya

Rabu, 05 Agustus 2026 | 01:17

Indonesia-Thailand Makin Mantap Jaga Kawasan Selat Malaka

Rabu, 05 Agustus 2026 | 00:58

Utang Pinjol Warga RI Naik 25,88 Persen, Tembus Rp105 Triliun Hingga Juni 2026

Rabu, 05 Agustus 2026 | 00:30

Selengkapnya