Berita

jusuf kalla/net

Politik

KENAIKAN HARGA BBM

Demonstrasi Marak, JK Titip Pesan untuk Mahasiswa di Makassar

JUMAT, 14 NOVEMBER 2014 | 05:18 WIB | LAPORAN: ALDI GULTOM

Melihat besarnya aksi mahasiswa dari kampus-kampus di kota Makassar, Sulawesi Selatan, dalam menolak rencana pemerintah menaikkan harga bahan bakar minyak (BBM), Wakil Presiden Jusuf Kalla mengumpulkan sejumlah rektor di kantornya, kemarin (Kamis, 13/11).

Jusuf Kalla berpesan kepada mahasiswa melalui forum rektor sejumlah universitas di Makassar, agar para mahasiswa mengerti latar belakang kebijakan pemerintah itu.

"Pesannya standarlah, bahwa itu adalah suatu kebijakan yang harus kita dukung bersama," ujar Rektor Universitas Hasanuddin, Dwia Aries Tina Pulubuhu, di kantor Wapres, Medan Merdeka Utara, Jakarta.


JK berpesan kepada mahasiswa di kampung halamannya itu bahwa kenaikan harga BBM bersubsidi akan membawa banyak manfaat. Terutama ke sektor pendidikan, perbaikan infrastruktur, termasuk pemberian beasiswa untuk mahasiswa.

"Bukan persoalan menolak atau menerima, persoalan bagaimana mengawal pengalihan subsidi itu," ucapnya, dikutip dari JPNN.

Dwia juga memastikan tidak ada universitas di Makassar yang mendidik mahasiswanya untuk bertindak kekerasan saat berdemonstrasi. Dia mengatakan, demonstrasi adalah ekspresi para mahasiswa. Namun, pelanggaran hukum tidak boleh ditolerir.

"Kalau ada mahasiswa yang melakukan tindakan anarkis, menutup jalan, membakar ban, maka itu keleluasan aparat untuk melakukan tindakan," tegas Dwia. [ald]

Populer

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Mengenal Pantas Sutardja, Orang Super Kaya AS Berdarah Indonesia

Kamis, 10 September 2026 | 05:04

KPK Periksa Karyawan PT SCGU

Selasa, 08 September 2026 | 15:34

KPK Belum Tutup Peluang Periksa Bos Rokok HS M Suryo

Sabtu, 12 September 2026 | 06:08

Purbaya Bantah Terima Suap untuk Pertahankan Pejabat Bea Cukai

Sabtu, 05 September 2026 | 16:59

Pendatang Baru, Partai Gema Bangsa Siap Verifikasi Pemilu 2029

Minggu, 13 September 2026 | 17:39

Usai Dimaafkan Jusuf Hamka, KAKI Dorong Polri Buka Kembali Kasus NCD Unibank

Sabtu, 05 September 2026 | 19:53

UPDATE

Bahlil Ungkap Defisit Minyak RI Hampir 1 Juta Barel per Hari

Selasa, 15 September 2026 | 10:24

Pemerintah Terus Perbaiki DTSEN agar Bansos Tepat Sasaran

Selasa, 15 September 2026 | 10:15

Jelang Sertijab Menteri Keuangan, Rupiah Melemah ke Rp17.674 per Dolar AS

Selasa, 15 September 2026 | 10:10

Pitra Romadoni Pilih Restoratif Justice soal Kasus ITE di Polres Bogor

Selasa, 15 September 2026 | 10:05

Bahlil Buka Suara soal Antrean BBM Subsidi di Makassar

Selasa, 15 September 2026 | 10:05

KPK Benarkan Presiden Direktur Summarecon Agung Turut Terjaring OTT

Selasa, 15 September 2026 | 10:02

IBC Mulai Produksi Baterai di Karawang, Kapasitas Awal 6,9 GWh

Selasa, 15 September 2026 | 09:57

Ruang Akademik Menuju Ekosistem Hak Asasi Manusia

Selasa, 15 September 2026 | 09:48

Turun Dua Hari Beruntun, Emas Antam Ambruk ke Rp2,5 Juta per Gram

Selasa, 15 September 2026 | 09:44

KPK Dikabarkan Tetapkan Tangan Kanan Nusron Wahid Hingga Pihak Summarecon Usai OTT

Selasa, 15 September 2026 | 09:40

Selengkapnya