Berita

joko widodo/net

Politik

Jokowi Jangan Khianati Kaum Marhaen, Tegaslah Pada Kapitalis Otomotif Asing!

KAMIS, 13 NOVEMBER 2014 | 03:41 WIB | LAPORAN: ALDI GULTOM

Ternyata Presiden Joko Widodo (Jokowi) pernah berjanji tidak mencabut subsidi bahan bakar minyak (BBM) saat masa kampanye Pilpres lalu.

Jokowi tercatat pernah sesumbar tak akan menaikkan harga BBM di depan anggota IPOI (Ikatan Persaudaraan Ojek Indonesia) pada 16 Juni 2014 di Jalan Borobudur 18, Jakarta Pusat. Hal ini diketahui dari Koordinator Forum Relawan Pemenangan Jokowi-JK, Indro Tjahyono.

Mengomentari itu, peneliti Lingkar Studi Perjuangan (LSP), Gede Sandra, mengatakan, jika Jokowi akhirnya melakukan kebijakan penghematan khas neoliberal tersebut, maka pemilihnya yang berasal dari kalangan tukang ojek akan sangat kecewa.


"Ojek adalah lahan pekerjaan, yang produktif, namun sangat rentan terhadap perubahan harga BBM. Kenaikan harga BBM berapa pun akan mengurangi pendapatan mereka sehari-hari. Pendapatan yang sudah semakin tipis tersebut harus dibebani dengan inflasi harga bahan-bahan kebutuhan pokok keluarga mereka.," terang Gede, dalam rilisnya (Kamis, 13/11).

Menurut mantan aktivis ITB ini, sejatinya para tukang ojek adalah kaum marhaen karena memiliki alat produksi kecil, yaitu sepeda motor. Dari 80-an juta sepeda motor yang beredar di Indonesia, dapat dipastikan mayoritasnya adalah milik kaum marhaen. Selain ojek, banyak pedagang kecil yang menggunakan sepeda motor sebagai sarana penunjang aktivitas perekonomian mereka.

"Jokowi jangan khianati kaum marhaen, nanti kualat. Kalau memang hendak naikkan harga, hendak menguntungkan Pertamina, tarik saja uang dari kelas menengah atas dengan jalan subsidi silang BBM seperti usul seorang ekonom kerakyatan. Paksa yang kaya bayar lebih mahal untuk BBM mereka, tapi jangan korbankan wong cilik," kata Gede Sandra.

Menurut peneliti yang mendapatkan master ekonomi dari Universitas Indonesia ini, selain subsidi silang, Jokowi bisa menaikkan pajak kendaraan bermotor di atas CC tertentu yang biasa dibeli oleh kalangan menengah ke atas. Dengan cara itu,kensenjangan yang memburuk semasa pemerintahan Susilo Bambang Yudhoyono akan membaik, meskipun kemudian kebijakan tersebut akan dilawan habis-habisan oleh korporasi otomotif.

"Kita semua sadar bahwa segala masalah ini, subsidi BBM yang besar, kemacetan di perkotaan, dan defisit transaksi berjalan, adalah industri otomotif asing di Indonesia yang terlalu kita manjakan. Jujur, kita meragukan pemerintahan Jokowi dapat tegas terhadap kalangan korporat. Seorang menterinya saja pernah menjadi Dirut di salah satu industri otomotif asing," pungkas Gede. [ald]

Populer

PIK-2 dan Ancaman Kedaulatan Negara

Rabu, 19 Agustus 2026 | 04:42

Satlap Tri Cakti Diduga Hadang Polisi di Belitung, IPW Desak Ada Tindak lanjut

Senin, 17 Agustus 2026 | 14:30

KPK OTT Rektor Unsoed Prof Akhmad Sodiq

Jumat, 21 Agustus 2026 | 08:01

Febrie Bisa Diamuk Koruptor Lain Jika Ditahan di Rutan Kejaksaan

Selasa, 11 Agustus 2026 | 11:18

Mendadak Berubah, Jaksa Agung Lantik Saiful Bahri jadi Dirdik Jampidsus

Selasa, 11 Agustus 2026 | 20:21

Rismon Sianipar Bisa Menangkan Sayembara Rp100 Juta dari Denny Indrayana

Rabu, 12 Agustus 2026 | 05:19

Warga Gembira TransJakarta Layani Rute Kepulauan Seribu

Selasa, 11 Agustus 2026 | 06:10

UPDATE

Kejagung Periksa PNS Pemprov Banten terkait Korupsi MBG

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 06:17

Ahli dari Polri Untungkan Febri Adriansyah

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 06:03

Kinerja BUMD DKI Dituntut Lebih Terukur

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 05:53

Bayar Rp650 Juta tapi Gagal Lolos Kedokteran Unsoed

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 05:41

KPK Bongkar Mahar Rp1,12 Miliar di Jalur Mandiri Unsoed

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 05:29

Kiai Marsudi Dinilai Mampu Membangun Kemajuan NU Tanpa Kehilangan Jati Diri

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 05:17

Rektor Unsoed Diduga Terima Gratifikasi Rp680 Juta Lewat Mulyono

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 04:46

Ahli Praperadilan Febrie Sebut TPPU Perlu Tindak Pidana Asal

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 04:29

Sjafrie Terima Menhan China: Perkuat Kerja Sama Militer

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 04:16

Mantan Dirdik Jampidsus Jasman Panjaitan Beberkan Kesaksian terkait Febrie

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 04:05

Selengkapnya