Berita

ilustrasi/net

Nusantara

Krisis Air Bersih Masih Landa Cilacap

JUMAT, 31 OKTOBER 2014 | 10:45 WIB | LAPORAN:

Krisis air bersih di sejumlah wilayah di Kabupaten Cilacap, Jawa Tengah masih terjadi kendati hujan sudah beberapa kali turun. Sebab, curah hujan belum mampu mengisi sumur milik penduduk.

"Sumur masih kering. Padahal sudah beberapa kali hujan. Hujan yang agak deras baru terjadi dua kali," kata Kepala Dusun Cinangsi Kabupaten Cilacap, Supriyatno, Jumat (31/10).

Supriyatno mengatakan debit sumur warga sempat naik seusai dua kali hujan deras pada pekan lalu. Namun, sumur kembali mengering setelah tidak terjadi hujan pada pekan selanjutnya.


Warga terpaksa mengambil air bersih di sumur lain yang berada di dataran rendah. Ada pula sebagian warga yang terpaksa membuat sumur resapan di pinggir sungai.

"Jarak yang ditempuh bervariasi antara 100 meter hingga 1 kilometer dari sumber air," jelasnya.

Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Cilacap Supriyanto mengakui sudah tidak lagi mengirim bantuan air bersih di wilayah ini. Kemungkinan karena menduga krisis air bersih sudah berlalu.

Seperti diketahui, krisis air bersih melanda 77 desa yang tersebar di 13 kecamatan seluruh Kabupaten Cilacap mulai Agustus hingga Oktober 2014 ini.

13 Kecamatan tersebut adalah Kecamatan Kawunganten, Bantarsari, Kampung Laut, Patimuan, Cipari, Adipala, Cimanggu, Kedung reja, Gandrungmangu, Kutawaru, Cilacap Tengah, Jeruk Legi, dan Kecamatan Nusawungu. [rus]

Populer

Jaksa Belum Yakin Hasil Forensik Ijazah Jokowi

Rabu, 06 Mei 2026 | 18:31

Indonesia Menuju Gelap

Minggu, 03 Mei 2026 | 06:50

Sikap Dudung Pasang Badan Bela Seskab Teddy Berlebihan

Rabu, 06 Mei 2026 | 03:39

Nama Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terseret di Dakwaan Bos Blueray Cargo

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:16

Sikap Adem Ayem Seskab Teddy Mencurigakan

Selasa, 05 Mei 2026 | 02:06

KPK Dalami Peran Haji Her dan Suryo di Skandal Cukai Rokok

Jumat, 01 Mei 2026 | 20:51

Omongan Amien Rais Dibenarkan Publik selama Tak Dibantah Teddy

Kamis, 07 Mei 2026 | 02:15

UPDATE

Lurah Cengkareng Barat Dilaporkan ke Polisi Buntut Putusan KIP

Minggu, 10 Mei 2026 | 21:36

Menteri Pigai Sebut Penyelesaian Konflik Papua Butuh Keputusan Nasional

Minggu, 10 Mei 2026 | 21:25

Prabowo Diminta Segera Bentuk Satgas Penyelundupan BBL

Minggu, 10 Mei 2026 | 20:56

Segera Dibentuk Satgas Anti-Kekerasan Pesantren

Minggu, 10 Mei 2026 | 20:35

Tata Kelola SDA Era Prabowo Disebut Berpihak ke Rakyat

Minggu, 10 Mei 2026 | 20:10

Ribuan Bobotoh Turun ke Jalan, Purwakarta Berubah Jadi Lautan Biru

Minggu, 10 Mei 2026 | 19:42

Lonjakan Gila Minyakita Rapor Merah Zulkifli Hasan

Minggu, 10 Mei 2026 | 19:12

PKS Ingin Cetak Pemimpin Berbasis Iman, Bukan Sekadar Kejar Kursi

Minggu, 10 Mei 2026 | 18:32

Dalam Lindungan Aktor Digital

Minggu, 10 Mei 2026 | 17:59

BNI dan Kementerian PKP Sosialisasi Kresit Perumahan di Brebes

Minggu, 10 Mei 2026 | 17:34

Selengkapnya